Awang 

Hanya ada satu kata SETUJU.
Demikian uag atas
ucapan salah satu pengamat 
perminyakan yang mengatakan bahwa "
masih memiliki cadangan yang berlimpah"

si Abah

On Mon, May 23, 2011 1:15 pm, Awang Satyana wrote:
> Saya jadi
ingat ketika ada instititusi dan person yang mengeluarkan
>
pernyataan yang lalu riuh disambut media, bahwa telah ditemukan
lapangan
> minyak raksasa di perairan Simeulue lepas pantai Aceh,
lapangan yang
> cadangannya dikabarkan lebih besar daripada
lapangan minyak Saudi Arabia.
> Sebuah penyataan ngawur
(banget)... Ternyata di balik pernyataan itu
> tujuannya hanya
untuk provokasi (!)...
>  
> Alasan
memprovokasi sama dengan pernyataan gempa 8,7 SR di Jakarta itu
>
(ini juga ngawur), yaitu konon kecewa dengan kinerja
institusi lain (yang
> punya otorisasi) yang
menganggap sepi hasil penelitian person dan
>
institusi yang mengeluarkan pernyataan provokatif itu.
>
 
> Mengritik suatu institusi boleh2 saja, tetapi
bukan dengan cara-cara
> provokatif..., apalagi bila sampai
menebar ketakutan...
>  
> salam,
>
Awang
> 
> --- Pada Sen, 23/5/11, Rovicky Dwi Putrohari
<[email protected]> menulis:
> 
> 
> Dari:
Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
> Judul:
[iagi-net-l] Fwd: [bencana] Inilah Alasan Mengapa Andi Arief Bicara
> tentang Potensi Gempa 8,7 SR di Jakarta
> Kepada:
"IAGI" <[email protected]>, "Forum HAGI"
<[email protected]>,
> [email protected]
>
Tanggal: Senin, 23 Mei, 2011, 8:36 AM
> 
> 
> oooh
ini to alasannya :(
> Berita menakut-nakuti masuk menyebar teror
ndak ya ?
> 
> RDP
> 
> 
>
---------- Forwarded message ----------
>
From: Djuni
Pristiyanto <[email protected]>
> Date: 2011/5/23
> Subject: [bencana] Inilah Alasan Mengapa Andi Arief Bicara tentang
Potensi
> Gempa 8,7 SR di Jakarta
> To: Milis Bencana
<[email protected]>
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Inilah Alasan Mengapa Andi Arief
Bicara tentang Potensi Gempa 8,7 SR di
> Jakarta
> Minggu,
22 Mei 2011 , 16:54:00 WIB
> Laporan: Teguh Santosa
> 
> RMOL. Kinerja Kepala Badan Geologi di Kementerian Energi dan Sumber
Daya
> Mineral (ESDM), Dr. R. Sukhyar, harus dievaluasi. Begitu
juga dengan
> kinerja Kepala Data dan Informasi Wilayah 1 Badan
Meteorologi,
> Klimatologi, dan Geofisika (BMKK), Hendra
Suwarta.
> 
> Kedua pejabat ini dinilai tidak
memperlihatkan keseriusan dalam membantu
> masyarakat awam,
peneliti dan lembaga pemerintah terkait lainnya untuk
> memahami
potensi bencana yang timbul dari aktivitas lempeng bumi dan magma
> (tektonik dan vulkanik). Karena kedua lembaga ini pasif, masyarakat
umum
> lah yang akan menjadi korban karena karena tidak memiliki
informasi yang
> memadai. Di sisi lain, badan-badan tertentu di
pemerintahan pusat maupun
> daerah yang memiliki kewenangan untuk
menyiapkan blueprint dan skenario
> pengamanan sebelum bencana
tidak bisa berbuat apa-apa karena ketiadaan
> data.
> 
> â&euro;&oelig;Saya benar-benar kecewa dengan BMKG dan Badan
Geologi di ESDM. Selama
> ini kedua badan itu tidak memperhatikan
kepentingan publik dan tidak mau
> mendorong dunia penelitian.
Mereka pasif dan menyimpan semua informasi
> yang mereka
miliki,â&euro; ujar Staf Khusus Presiden bidang Bencana dan
> Bantuan Sosial, Andi Arief, kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu
petag
> (22/5).
> 
> Sikap pasif kedua lembaga
itulah yang membuat Andi Arief tergerak untuk
> menyampaikan
kepada publik potensi bencana dan kegempaan di Indonesia,
>
termasuk potensi gempa 8,7 Skala Richter di kawasan Selat Sunda yang
> menjalar hingga Jakarta. Sejak tahun lalu, Andi Arief dan semua
peneliti
> di kantornya bekerja serius menindaklanjuti berbagai
hasil penelitian
> mengenai potensi bencana di Indonesia.
> 
> â&euro;&oelig;Apa yang saya sampaikan ke publik
sumbernya jelas dan tidak
> mengada-ada,â&euro; ujarnya
lagi.
> 
> Karena BMKG dan Badan Geologi ESDM tidak
berperan banyak, Andi Arief
> meminta agar kedua lembaga itu
diaudit oleh pihak yang berwenang. Dana
> miliaran rupiah yang
dialokasikan ke kedua badan itu, sambungnya, terbukti
> tidak
efektif.
> 
> Di mata Andi Arif, kedua badan itu juga
terkesan mengambil jarak dengan
> dunia penelitian. Tahun lalu,
kantor Andi Arief membentuk tim khusus yang
> menyusun peta baru
potensi gempa di Indonesia. Salah satu yang ditemukan
> tim khusus
itu adalah potensi gempa di Selat Sunda. BMKG dan Badan Geologi
>
ESDM sama sekali tak tergerak dengan hasil pekerjaan tim khusus yang
> dibentuk Andi Arief, yang terdiri dari sejumlah pakar gempa.
> 
> â&euro;&oelig;Karena telah menegasikan hasil kerja
tim peta gempa dan hasil
> penelitian atau disertasi yang
didasarkan pada data resmi GPS yang
> dipasang Badan Koordinasi
Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal),
> maka atasan kedua
pejabat itu harus mengambil tindakan tegas," tambahnya.
> 
> Hal lain yang membuat Andi gerah adalah kenyataan bahwa kedua
lembaga itu
> mengabaikan hasil penelitian USGS mengenai potensi
kegempaan di kawasan
> Asia Tenggara tahun 2007-2008. Dalam
risetnya, USGS memperkirakan Selat
> Sunda berpotensi mengalami
gempa yang lebih besar 8,7 Skala Richter.
> 
> Studi yang
dilakukan USGS ini , kata Andi Arief lagi, pasti tidak
>
dimaksudkan untuk membuat masyarakat panik. Sebaliknya untuk membuat
semua
> pihak, masyarakat dan pemerintah, waspada dan mengambil
langkah yang
> dibutuhkan untuk memperkecil kerusakan dan
meminimalisir korban.
> 
> Andi Arief juga mencontohkan
reaksi pemerintah Jepang terhadap hasil studi
> mengenai potensi
bencana dan kegempaan sejak beberapa dekade lalu. Untuk
>
menghadapi segala kemungkinan pemerintah Jepang membentuk empat komisi
> khusus. Pertama, komisi yang mempelajari bencana katastropik purba;
kedua,
> komisi yang khusus membahas potensi gempa di Tonakai;
ketiga, komisi
> evakuasi Tokyo; dan keempat, komisi mitigasi
nasional.
> 
> â&euro;&oelig;Hal-hal seperti ini
juga yang harusnya dilakukan oleh pemerintah
> Indonesia. Tetapi
itu tidak bisa dilakukan kalau lembaga yang harusnya
>
menyampaikan data, tidak bekerja,â&euro; demikian Andi Arief.
[guh]
> 
>
http://www.rakyatmerdekaonline.com/news.php?id=27856
> --
> THE TREKKERS www.thetrekkers.com: http://tenda.thetrekkers.com/,
> http://perahu.thetrekkers.com/, http://tangkiair.thetrekkers.com/.
Sedia
> peralatan emergency/bencana/gawat darurat, rescue,
temporary
> shelter/tenda, dan peralatan kebencanaan. Kontak:
Ferri Iskandar
> ([email protected], [email protected] hp:
+62-812-2765-434)
>
-----------------------------------------------
> Hidup Bersama
Risiko Bencana
> Website: http://bencana.net; Milis:
[email protected]
> Arsip berita/artikel di Milis
Bencana:
> http://groups.google.com/group/bencana/topics
>
Mendaftar anggota milis:
http://googlegroups.com/group/bencana/subscribe
> Keluar dari
milis: [email protected]
> Kontak Moderator:
[email protected]
> 
> 
> 
>
--
> "Everybody is safety leader, You can stop any unsafe
operation !"
> 
> 
> 


-- 
_______________________________________________
Nganyerikeun hate
batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma hirupna pada
ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan.

Kirim email ke