Anggota milis ysh,

Izinkan untuk sharing dalam diskusi potensi gempa di subduksi di
selatan selat Sunda.

Apabila dirunut sama-sama yang menimbulkan kehebohan pemberitaan yaitu:
1. Bias informasi bahwa lokasi sumber gempa ada di Jakarta
2. Bias waktu bahwa gempa akan terjadi dalam waktu tertentu

Tetapi diluar ke-2 bias tersebut tdp beberapa literatur yg menjelaskan
dari sejarah kegempaan, pernah terjadi gempabumi akibat subduksi di
selatan Jabar dan selatan selat sunda.

Beberapa penelitian yang telah published terkait hal ini misalnya :
(mohon koreksinya dari para senior)

1. Newcomb and McCann (1989) menjelaskan tdp gempa
pd 27 Feb 1903 M8.1 yang menghasilkan tsunami yg efeknya
dirasakan di selatan sumatra dan barat P. Jawa (gempa ini tercatat
juga dalam katalog  Utsu)

2. . Visser, S.W. (1922) mendeskripsikan gempa pada 9 Jan 1852
tanpa magnitude, yang kemungkinan lokasinya diantara selatan
Sumatran barat P. Jawa. Yang diikuti tsunami 2 jam kemudian menghantam
Teluk  Betung, Lampung.

nuhun,
irwan meilano




2011/5/24 <[email protected]>
>
> Saya jadi ingat ketika masih kerja di salah satu gedung tertinggi di Jakarta 
> saat itu sekitar awal periode tahun 2000 -an ketika terjadi Gempa besar di 
> sekitar Bengkulu dan dirasakan di Jakarta, mengakibatkan terjadi "sedikit" 
> keretakan pada dindingnya. Sempat saya amati dan lapor pada petugas 
> berwenang. Namun penyelesaiannya "hanya dengan menutup" keretakan dindingnya 
> sehingga tidak dapat dijumpai tandanya setelahnya. Jadi sempat berpikir dalam 
> hati, bila terjadi gempa yang lebih besar dan pusatnya lebih dekat, apa 
> mungkin ada kerusakan lebih parah pada gedung2 di Jakarta.
>
> Pertanyaan saya apakah ada pengecekan berkala pada setiap gedung pasca gempa 
> atau periode waktu (setiap 1 / 2 / waktu lain pertahunnya).
>
> Semoga ini jadi perhatian serius para pemilik gedung dan pemda serta 
> institusi terkait.
>
> Juga perlunya sosialisasi tindakan pasca gempa dan tsunami di setiap kota 
> yang dekat pantai / potensi thd tsunami. Pengumuman thd tindakan pasca 
> tsunami seperti yang ada di Balikpapan dan beberapa kota lainnya dapat 
> dijadikan program nasional oleh pemerintah daripada merilis suatu potensi 
> gempa besar.
>
> Semoga pemerintah dan kita semua lebih peduli lagi untuk masalah ini.
>
> Salam sambil minum kopi pagi.
>
>
> TAM
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
> ________________________________
> From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
> Date: Tue, 24 May 2011 07:28:04 +0700
> To: <[email protected]>
> ReplyTo: <[email protected]>
> Subject: Re: Bls: [iagi-net-l] Fwd: [bencana] Inilah Alasan Mengapa Andi 
> Arief Bicara tentang Potensi Gempa 8,7 SR di Jakarta
> 2011/5/24 o - musakti <[email protected]>
>>
>> Yang harus dibuat 'panik' adalah instansi-instansi terkait. Apakah tatakota 
>> benar-benar sudah menerapkan dan mengawasi building code tahan gempa untuk 
>> gedung2 tinggi di Jakarta ?
>
> Kalau melihat kerentanan gempa di Jakarta semestinya mitigasi yang paling 
> penting dituju adalah yang paling lemah bila terkena goyangan gempa. Sependek 
> pengetahuanku, bangunan-bangunan tinggi di Jakarta dan daerah lain pada 
> umumnya, justru BANGUNAN PERUMAHAN yang paling rawan menghadapi gempa. 
> Bangunan gedung tinggi di jakarta memang terlihat menakutkan, tetapi kalau 
> terjadi bencana gempa gedung-gedung ini relatif akan bertahan dibandingkan 
> rumah tinggal yang pada umumnya ATAPNYA BERAT !
>
> Memang bagi mereka yang "berbisnis" dalam bidang mitigasi kebencanaan akan 
> lebih mudah menembak pemilik bangunan-bangunan tinggi ini, ketimbang 
> mengurusi rumah tinggal.
>
> Salam Waspada !
> RDP
>



--
Irwan Meilano, Dr.sc
Lecturer
Geodesy Research Group
Faculty of Earth Science and Technology
Institut Teknologi Bandung (ITB)
Ganesa 10, Bandung 40132,Indonesia
[email protected]
[email protected]

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah Joint Convention Makassar (JCM), HAGI-IAGI, Sulawesi, 26-29
September 2011
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke