Saya jadi ingat ketika masih kerja di salah satu gedung tertinggi di Jakarta 
saat itu sekitar awal periode tahun 2000 -an ketika terjadi Gempa besar di 
sekitar Bengkulu dan dirasakan di Jakarta, mengakibatkan terjadi "sedikit" 
keretakan pada dindingnya. Sempat saya amati dan lapor pada petugas berwenang. 
Namun penyelesaiannya "hanya dengan menutup" keretakan dindingnya sehingga 
tidak dapat dijumpai tandanya setelahnya. Jadi sempat berpikir dalam hati, bila 
terjadi gempa yang lebih besar dan pusatnya lebih dekat, apa mungkin ada 
kerusakan lebih parah pada gedung2 di Jakarta.

Pertanyaan saya apakah ada pengecekan berkala pada setiap gedung pasca gempa 
atau periode waktu (setiap 1 / 2 / waktu lain pertahunnya).

Semoga ini jadi perhatian serius para pemilik gedung dan pemda serta institusi 
terkait.

Juga perlunya sosialisasi tindakan pasca gempa dan tsunami di setiap kota yang 
dekat pantai / potensi thd tsunami. Pengumuman thd tindakan pasca tsunami 
seperti yang ada di Balikpapan dan beberapa kota lainnya dapat dijadikan 
program nasional oleh pemerintah daripada merilis suatu potensi gempa besar.

Semoga pemerintah dan kita semua lebih peduli lagi untuk masalah ini.

Salam sambil minum kopi pagi.


TAM


Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
Date: Tue, 24 May 2011 07:28:04 
To: <[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: Re: Bls: [iagi-net-l] Fwd: [bencana] Inilah Alasan Mengapa Andi Arief
 Bicara tentang Potensi Gempa 8,7 SR di Jakarta
2011/5/24 o - musakti <[email protected]>

> Yang harus dibuat 'panik' adalah instansi-instansi terkait. Apakah tatakota
> benar-benar sudah menerapkan dan mengawasi building code tahan gempa untuk
> gedung2 tinggi di Jakarta ?
>

Kalau melihat kerentanan gempa di Jakarta semestinya mitigasi yang paling
penting dituju adalah yang paling lemah bila terkena goyangan gempa.
Sependek pengetahuanku, bangunan-bangunan tinggi di Jakarta dan daerah lain
pada umumnya, justru BANGUNAN PERUMAHAN yang paling rawan menghadapi gempa.
Bangunan gedung tinggi di jakarta memang terlihat menakutkan, tetapi kalau
terjadi bencana gempa gedung-gedung ini relatif akan bertahan dibandingkan
rumah tinggal yang pada umumnya ATAPNYA BERAT !

Memang bagi mereka yang "berbisnis" dalam bidang mitigasi kebencanaan akan
lebih mudah menembak pemilik bangunan-bangunan tinggi ini, ketimbang
mengurusi rumah tinggal.

Salam Waspada !
RDP

Kirim email ke