2011/5/27 Awang Satyana <[email protected]>
>
> Tingay menambahkan bahwa hal-hal yang sudah diketahui/disimpulkan sampai
saat ini adalah:
>
> - sumber lumpur adalah Formasi Kalibeng
> - terdapat reaktivasi sesar berarah BD-TL (Watukosek Fault)
> - *Reaktivasi sesar *ini searah dengan present-day stress state
> - Tak ada Kujung ditembus sumur, tetapi *mid-Miocene carbonates*
> - Fluid sources berasal dari interval yang high pressure dan high
permeability, bisa shales bisa karbonat

Yang menjadi pertanyaan saya soal geologinya saja :)

- Apakah kita tahu kapan terjadinya reaktivasi sesar ini ? Setelah terjadi
semburan atau sebelum terjadi. Karena saya yakin setelah terjadi atau bahkan
sekarang ini Patahan ini akan terus bergerak karena adanya perubahan beban
akibat perubahan struktur ambles dsb.
- Kalau memang kujung tidak ditembus, apakah Mid Miocene Carbonat di BPJ-1
ini sama dengan yang Carbonate yang ditembus Porong-1 ? Karena di papernya
Arse menyebutkan karbonate di Porong-1 ini disebut Kujung.
- Saya masih belum "ngeh" fluid dari shale, apakah karena rapid
sedimentation sehingga proses dewatering terhambat ? dan apakah jumlah
fluidnya cukup untuk meghasilkan semburan sebanyak ini ? Saya kira mixed
atau malah didominasi fluid di carbonates (cmiiw)

Salam
RDP
--
"Everybody is safety leader, You can stop any unsafe operation !"

Kirim email ke