Terbayang kalau IAGI mampu melakukan kegiatan itu sambil bekerjasama dengan lembaga lain atau Media TV tentu sangat menarik sekali...
Pada 19 September 2011 07:28, Shofiyuddin <[email protected]> menulis: > Sabtu kemarin iseng iseng beli koran Kompas ... dan waw ... saya dibuatnya > surprise sekali dimana harian ini mengulas perjalanan Ekspedisi Cincin Api > yang dimulai dari Gunung Tambora di Nusa Tenggara Sana. Ekspedisi akan > dilanjutkan ke banyak gunung api lainnya seperti Toba di Sumatra dsb. > > Ini adalah ekspedisi gabungan yang melibatkan ilmu volkanologi, geologi dan > arkeologi. Gunung Tambora dijadikan sebagai titik awal ekspedisi. Cukup > mencengangkan ternyata gunung yang satu ini diperkirakan meletus pada April > 1815. Kedahsyatan letusannya sanggup mengubah iklim di sebagai belahan dunia > dan diperkirakan berada 1 tingkat di bawah letusan super Toba di Sumatra. > Saya belum pernah mendengar ini sebelumnya. Diameter kaldera sepanjang 7 km > barangkali bisa bercerita kehebatan letusannya dan penemuan sisa sisa > gelontoran awan panas membumi hanguskan desa desa di sekitarnya. > Diperkirakan dua kerajaan terkubur hidup hidup karena letusan ini dibuktikan > dengan penemuan mayat mayat yang terbakar hangus. > > Tulisan lengkap bisa liat langsung di Kompas edisi sabtu kemarin. > > Saya tidak tahu apakah ada rekan rekan IAGI yang terlibat ekspedisi ini. > > Maaf tidak bermaksud promosi, tapi tulisan itu bagus sekali. Dulu harian > ini juga melakukan ekspedisi menelusuri sisa sisa kerajaan Majapahit, yang > menurut saya luar biasa. Jadi inget novelnya nya Majapahit karangan LKH > terbitan Gramedia. > > > Shofi > > > >

