*Presumption of innocence. All Prospects and Leads are hydrocarbon filled,
until they are proven not. *
-bg

2012/8/28 <[email protected]>

> Dalam perhitungan cadangan u/Lead atau Prospek, kalau ada rujukan 1
> sumur/field discovery di sekitarnya atau dlm blok tsb, maka sangat wajar Sw
> yg dipakai adalah Sw yg berasal dr discovery field/sumur tsb. Tetapi kalau
> sumur2 sekitarnya dryhole maka Sw yg dipakai adlh Sw asumsi bhw
> Lead/Prospek tsb berisi minyak/gas, dan itu berarti MAX 65% u/minyak dan
> 70% u/gas!!! Nah, porositasnya bisalah dipakai dr dryhole2 atau wet zone
> sumur2 sekitarnya....
>
> Kalau kita sdh menyatakan suatu closure menjadi Lead atau Prospek, ya aneh
> dong kalo kita kasi harga Sw-nya 80% dan bahkan sampai 100%!!! Artinya kita
> gak menganggap itu sbg Lead, tapi sbg closure yg berisi air. Kalau
> membayangkan /mengharapkan / mengusulkan -  suatu closure menjadi Lead ya
> harus pasang Sw yg hidrokarbon (65%). Kalo kita gak nganggep ada
> hidrokarbonnya ya jangan dinamakan closure tsb Lead atau Prospek, tapi
> blendukan isi banyu saja kalo begitu,.... hehehe :-) !!!
>
> Nah, demikian juga dalam menimbang-nimbang potensi sumberdaya migas kita
> di luar daerah / cekungan yg sdh berproduksi. Kalau attitude kita sebagai
> explorasionist - geologist sudah diwarnai dg pesimisme dan blm2 sdh bilang:
> "potensi migas kita tdk sebesar negara2 tetangga", "apa iya kita akan
> dptkan migas di cekungan2 frontier yg blm dieksplorasi", "resiko eksplorasi
> tinggi, jadi kita serahkan saja pd org2 asing yg brani ambil resiko
> u/eksplorasi daerah2 unknown kita", dsb dsb yg kesemuanya menunjukkan
> pesimisme, sikap negatif, kemalasan dan ketidak-percayaan diri, ...mana
> mungkin kita akan dapatkan cadangan2 baru? Nope!!
>
> Makanya, jangan pernah menyerah dan menyeratuspersenkan saturasi air sblm
> benar2 kita bor dan uji sumberdaya2 migas indonesia kita!!!!
>
> ADB 2012
> Powered by Telkomsel BlackBerry®

Kirim email ke