sempet lumayan sering dulu, bahkan termasuk saya ada posting jualan, selama agak aneh isi nya, gak pernah saya balas
sekarang termasuk sudah jarang sekali,sebulan belum tentu dpt 1x, saya ada 4 nomor aktif hehehe 2015-10-21 11:32 GMT+07:00 Ananda Laksono <[email protected]>: > Betul tu om modus lainnya juga, pernah ngalamin juga dan beberapa minggu > yang lalu temen² pada dapat barengan, haha. > On 21 Oct 2015 11:28 am, "Eko Prasetyo" <[email protected]> wrote: > >> Ini modus baru penipuan via sms: >> >> >> Kelihatannya si sender sms berharap kita balas. Saya hiraukan. >> >> Ada yg mengalami hal serupa? >> >> On Wed, Oct 21, 2015 at 10:33 AM Hilmy Irfan <[email protected]> wrote: >> >>> Dear rekan milis, izin share kejadian percobaan penipuan via telepon >>> yang saya alami ya. Sepertinya penipu sudah lumayan pinter, kuat dugaan >>> saya kali ini dia memanfaatkan data dari thread transaksi rekening bersama >>> di salah satu forum online terbesar di Indonesia. >>> >>> Semoga menjadi perhatian agar kita waspada apabila menaruh nomor telepon >>> atau data penting lainnya di forum umum, dan menerima telepon dari penipu >>> seperti yang saya alami. >>> >>> Tulisan ini dapat juga dibaca langsung di blog saya melalui shortlink >>> berikut: http://goo.gl/bIpIUO >>> >>> ------------- >>> >>> >>> <http://4.bp.blogspot.com/-t-7gzUQG-1g/VicFWmbNfjI/AAAAAAAACWs/qH2OKGZO4ME/s1600/00001510_604_gontagantihape_penpu_rekber_kaskus_001.jpg> >>> >>> >>> >>> Minggu lalu, tepatnya pada hari *Kamis* tanggal *15 Oktober 2015*, saya >>> dan beberapa teman sedang bekerja dari sebuah *cafe* di bilangan Teuku >>> Umar, dekat kampus Unpad Dipati Ukur, Bandung. Hingga kemudian telepon >>> genggam saya berdering, layarnya menampilkan sebuah nomor baru yang tidak >>> ada pada daftar kontak yang saya miliki. Dikarenakan saya sedang memasang >>> iklan menjual beberapa gadget dan juga rumah tinggal pribadi saya di >>> Depok >>> <http://rumahdijual.com/depok/935024-rumah-2-lantai-margonda-dekat-ke-mana-mana-di.html>, >>> saya sempatkan untuk menerima panggilan ini. Siapa tahu ada rezeki hari >>> ini, pikir saya. >>> >>> >>> "Lagi di mana?" demikian sang lawan bicara dengan sigap mengambil >>> kesempatan membuka percakapan dengan sebuah pertanyaan. Selanjutnya mari >>> kita sebut lawan bicara saya ini sebagai *Bapak X* saja ya. >>> >>> >>> Saya yang tidak mengetahui siapa lawan bicara saya, dengan sedikit kaget >>> hanya mampu menjawabnya dengan pertanyaan, "Ini dengan siapa?" >>> >>> >>> "Masa lupa, hayo ini siapa?" Rupanya *Bapak X* senang bermain >>> teka-teki. Namun saya yang sedang sibuk menghadapi beberapa pelamar kerja, >>> kehilangan selera bermain tebak-tebakan, dan kembali bertanya, "Siapa ya?" >>> >>> >>> "*DS*", jawab *Bapak X* dengan semangat. Nama lengkap yang dia sebutkan >>> saya samarkan ya. >>> >>> >>> "*DS* mana ya?" Untuk kesekian kalinya saya balik bertanya kepada *Bapak >>> X* ini, kali ini dengan pikiran yang sibuk membuka-buka kembali >>> lembaran ingatan saya akan nama *DS* ini. Ingatan saya hanya terpaut >>> kepada satu orang, *DS* yang dulu membeli Motorola Moto X bekas yang >>> saya jual di Kaskus <https://www.kaskus.co.id/>. Apa mungkin dia ya? >>> Sepengetahuan saya, *DS* ini nama yang identik dengan orang Jawa, namun >>> suara *Bapak X* ini jelas terdengar sangat kental akan logat dari Pulau >>> Sumatera. >>> >>> >>> Saya tanya saja lagi *Bapak X* ini, "*DS* yang dulu beli Moto X ya?" >>> >>> >>> "Iya, lagi di mana? Sibuk ngga?" Kali ini terdengar nada sumringah dari >>> *Bapak >>> X* karena merasa saya sudah mengingat siapa dia. >>> >>> >>> "Lagi di Bandung Mas, kebetulan lagi sibuk ngewawancara nih." Jawab saya >>> to the point, karena terus terang saya masih kaget ada apa *DS* ini >>> menelepon setelah sekian lama transaksi kami selesai. Memang beberapa waktu >>> lalu, *DS* ini sempat mengirim pesan via *Whatsapp Messenger*. Waktu >>> itu dia menginfokan akan kasus yang menimpa salah satu layanan rekening >>> bersama di Kaskus. Kami sama-sama bersyukur proses transaksi kami yang >>> ditengahi oleh layanan rekening bersama tersebut tidak menemui kendala. >>> Kalau tidak salah ingat, transaksi kami dilakukan sekitar 2-3 bulan sebelum >>> kasus tersebut ramai dibicarakan orang. Namun setelah itu *DS* tidak >>> pernah menghubungi saya lagi, dan memang kami juga tidak pernah melakukan >>> panggilan telepon sama sekali. >>> >>> >>> "Oh, ini saya mau memberitahukan nomor baru saya. Tolong disimpan ya >>> Mas, jangan lupa." *Bapak X* pun menyudahi percakapan kami waktu itu. >>> Saya yang masih menerka-nerka ada apa gerangan *DS *menghubungi saya >>> pun kembali melanjutkan pekerjaan. Meskipun setelahnya pikiran saya sedikit >>> bercabang, jangan-jangan Moto X-nya rusak, mana tidak ada garansinya pula, >>> karena memang Moto X *2nd generation *(2014) dengan seri XT1092 itu >>> tidak secara resmi masuk ke Indonesia. >>> >>> >>> Selang setengah jam berlalu, nomor yang sama yang digunakan oleh *Bapak >>> X* tersebut kembali menelepon. Terhitung dua kali dia melakukan >>> panggilan dan saya diamkan karena sedang ada pekerjaan yang berhadapan >>> langsung dengan orang lain. >>> >>> >>> Sekitar pukul setengah enam sore, pekerjaan saya sudah selesai dan >>> secara kebetulan *Bapak X* pun kembali menelepon saya. Kali ini saya >>> sudah bisa menerima panggilan, yang kira-kira isi pecakapannya seperti >>> berikut ini: >>> >>> >>> Bapak X: "Lagi di mana? Sibuk ngga?" >>> >>> Saya: "Di Bandung Mas, sudah selesai pekerjaan saya." >>> >>> Bapak X: "Ini saudara saya ada keperluan di rumah sakit, saya mau pinjam >>> uang. Nanti malam jam sembilan saya *transfer*." >>> >>> Saya: "Berapa Mas?" (di sini jantung saya mulai berdetak kencang, kaget >>> juga ada orang langsung berani pinjam uang) >>> >>> Bapak X: "Satu aja, ada ga?" >>> >>> Saya: "Satu juta Mas?" (di sini saya mulai ber*dzikir* sebisa saya biar >>> pikiran tidak kosong, he.. he..) >>> >>> Bapak X: "Iya, satu aja. Ada ga?" >>> >>> Saya: "Wah saya ga ada uang segitu, Mas." (saya berusaha sebisa mungkin >>> menolak, dan sudah berencana menghubungi *DS* via *Whatsapp* untuk >>> konfirmasi) >>> >>> Bapak X: "Lima ratus aja kalo gitu. Ada ga?" >>> >>> Saya: "Wah, saya lagi di luar kota ini Mas. Ga ada uang segitu." >>> >>> Bapak X: "Kalau gitu tolong *transferin* pulsa aja ke nomor ini ya!" >>> (pada tahap ini, sudah keliatan jelas ini adalah modus penipuan) >>> >>> Saya: "Isiin pulsa? Ini siapa sih?" >>> >>> Bapak X: "Bentar ya, ada yang mau ngomong nih." >>> >>> >>> Pada saat *Bapak X* meminta jeda, saya segera menutup teleponnya dan >>> kembali ke meja *cafe* yang tadi saya tinggalkan guna menerima panggila >>> ini. Sembari duduk, saya mulai membuka *Whatsapp Messenger *dan >>> mengirim pesan kepada nomor *DS *yang ada di daftar kontak saya. >>> Kira-kira lagi ya, seperti inilah percakapan dengan *DS* yang asli: >>> >>> >>> Saya: "Mas, tadi nelpon?" >>> >>> DS: "Ngga, kenapa gitu Mas?" >>> >>> Saya: "Tadi ada yang nelpon ngaku namanya *DS*, terus minjem uang >>> sejuta." >>> >>> DS: "Hah?" >>> >>> Saya: "Penipu kali ya Mas, sepertinya dia baca data transaksi kita di >>> *thread* rekber B****P*** di Kaskus" >>> >>> DS: "Wah, hati-hati Mas *modus* baru tuh" >>> >>> Saya: "Iya, saya takutnya ini pakai hipnotis juga" >>> >>> >>> Saya kemudian teringat kejadian yang menimpa Tante saya. Dia menerima >>> telepon dari nomor tak dikenal, dan persis seperti kejadian yang saya >>> alami, si penelepon berusaha membuat Tante saya menerka siapa penelepon >>> ini. Sayangnya Tante saya malah menerka bahwa ini adalah keponakannya, yang >>> mana memang itulah tujuan dari penelepon yang merupakan penipu tersebut. >>> >>> >>> Penipuan dengan *modus* seperti ini berusaha mengorek keterangan dari >>> calon korban dengan membuat calon korban menerka identitas penelepon. >>> Begitu calon korban menyebutkan sebuah nama, maka tugas sang penipu lebih >>> mudah karena tinggal mengaku-ngaku sebagai sang pemilik nama, lalu >>> menyebutkan bahwa saat ini sedang dalam kesulitan atau kondisi darurat, >>> semisal: mobil mogok di luar kota, saudara masuk rumah sakit, atau bahkan >>> sedang di kantor polisi. >>> >>> >>> Tante saya mengalami kerugian sekitar satu juta Rupiah dalam bentuk >>> *voucher* pulsa fisik. Dia pergi ke salah satu kedai pulsa dan membeli >>> sepuluh buah *voucher* untuk kemudian dia kirimkan nomor kode *voucher*-nya >>> kepada si penipu. >>> >>> >>> Merujuk kepada keterangan penjaga kedai pulsa yang juga merupakan >>> tetangga, sepertinya Tante saya tidak dalam kondisi kesadaran yang penuh. >>> Entah hipnotis atau apa, saya tidak punya latar belakang keilmuan yang >>> cukup untuk membuat prediksi tentang ini, namun yang saya rasakan setelah >>> menerima telepon dari *Bapak X*, badan ini terasa lemas seperti >>> kehilangan tenaga, padahal selama di *cafe *saya memesan beberapa porsi >>> makanan dan minuman lho. >>> >>> >>> Pesan saya, jika ada nomor tak dikenal yang menelepon dan meminta Anda >>> menebak siapa yang berada di ujung telepon sana, lebih baik segera tutup. >>> Jikalau penting dan memang orang yang kita kenal menghubungi kita >>> menggunakan nomor yang lain dari biasanya, sudah seharusnya dia >>> memberitahukan identitas dirinya terlebih dahulu bukan? >>> >>> >>> Saya sadari resiko berjualan barang secara *online* dengan mencantumkan >>> nomor telepon adalah seringnya muncul gangguan dari penipu-penipu macam >>> ini. Tapi penipu kali ini sedikit lebih pintar, saya yakin dia mendapatkan >>> nama *DS* dan nomor telepon saya dari data orang yang bertransaksi jual >>> beli menggunakan layanan rekening bersama di Kaskus. >>> >>> >>> Ada satu langkah dalam transaksi menggunakan rekening bersama yang >>> membuat data ini terekspos, yaitu pada langkah konfirmasi bahwa pembeli >>> sudah melakukan *transfer* dana ke rekening milik penyedia layanan >>> rekening bersama. Pada langkah tersebut, pembeli diminta mengkonfirmasi >>> *transfer* dana dengan format: *SUDAH TRANSFER dari Rekening [NAMA >>> BANK] nomor [NOMOR REKENING] atas nama [NAMA PEMBELI] untuk pembelian [NAMA >>> BARANG] seharga [NOMINAL]. Dari thread [LINK KE THREAD], Id pembeli [ID >>> PEMBELI], nomor telepon [NO TELP PEMBELI], Id penjual [ID PENJUAL], nomor >>> telepon [NO TELP PENJUAL]*. Lengkap sekali bukan? >>> >>> >>> Dari kejadian percobaan penipuan yang saya alami, saya merasa perlunya >>> penggunaan media lain untuk proses konfirmasi *transfer* rekening >>> bersama yang lebih tertutup, misal hanya dapat diakses oleh penjual dan >>> pembeli. Kaskus yang berawal dari bentuk forum umum, rasanya belum dapat >>> mengakomodasi kebutuhan akan keamanan data ini. Semoga para orang hebat di >>> balik Kaskus dapat melihat celah-celah seperti ini dan membuat terobosan >>> baru agar layanan mereka semakin baik dan bernilai guna, mengingat sejak >>> dari awal dulu hingga kini bisa dibilang perubahan yang terlihat hanya >>> sebatas tampilan baru dan jarangnya Kaskus mengalami maintenis >>> (maiantenance period) lagi. Secara fitur atau proses bisnisnya, belum ada >>> perubahan yang signifikan yang saya rasakan. >>> >>> >>> Akhir kata, selalu waspada dengan telepon dari nomor asing, apalagi bila >>> sudah menyangkut keuangan. Hati-hati pula menyimpan nomor telepon di dunia >>> maya, sebisa mungkin hapus nomor telepon dari tulisan apapun apabila >>> tujuannya sudah tercapai, misalnya dalam proses iklan dan jual beli >>> *online*, maka segera hapus nomor telepon Anda saat transaksi sudah >>> selesai. >>> >>> >>> Waspadalah, waspadalah... >>> >>> ---- >>> >>> >>> Hilmy >>> /* saya suka Gonta Ganti Hape <http://www.gontagantihape.com> */ >>> >>> -- >>> ========== >>> Beli paket data Internet Indosat cuma nge-tweet. >>> Daftar #TWITBUY di www.indosat.com/twitbuy >>> Ikuti obrolannya di Forum ICITY >> http://bit.ly/1UxYCDA >>> >>> ---------------------- >>> Hanya dengan 500ribu bisa jadi reseller delcell. >>> Hubungi: [email protected] >>> ---------------------- >>> Bass Audio Headphone Store, Toko Headphone Earphone Terlengkap >>> Kunjungi >> http://bassaudio.net >>> ---------------------- >>> Kontak Admin, Twitter @agushamonangan >>> ----------------------- >>> FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id >>> >>> Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT >>> >>> ========== >>> --- >>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "[id-android] >>> Indonesian Android Community" di Google Grup. >>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >>> kirim email ke [email protected]. >>> Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android. >>> >> -- >> @ekoprasetyo 🎲 >> >> -- >> ========== >> Beli paket data Internet Indosat cuma nge-tweet. >> Daftar #TWITBUY di www.indosat.com/twitbuy >> Ikuti obrolannya di Forum ICITY >> http://bit.ly/1UxYCDA >> >> ---------------------- >> Hanya dengan 500ribu bisa jadi reseller delcell. >> Hubungi: [email protected] >> ---------------------- >> Bass Audio Headphone Store, Toko Headphone Earphone Terlengkap >> Kunjungi >> http://bassaudio.net >> ---------------------- >> Kontak Admin, Twitter @agushamonangan >> ----------------------- >> FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id >> >> Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT >> >> ========== >> --- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "[id-android] Indonesian >> Android Community" di Google Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android. >> > -- > ========== > Beli paket data Internet Indosat cuma nge-tweet. > Daftar #TWITBUY di www.indosat.com/twitbuy > Ikuti obrolannya di Forum ICITY >> http://bit.ly/1UxYCDA > > ---------------------- > Hanya dengan 500ribu bisa jadi reseller delcell. > Hubungi: [email protected] > ---------------------- > Bass Audio Headphone Store, Toko Headphone Earphone Terlengkap > Kunjungi >> http://bassaudio.net > ---------------------- > Kontak Admin, Twitter @agushamonangan > ----------------------- > FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id > > Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT > > ========== > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "[id-android] Indonesian > Android Community" di Google Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android. > -- Salam, Yustinus *~ dikirim dari Android yang pake MIUI ~* -- ========== Beli paket data Internet Indosat cuma nge-tweet. Daftar #TWITBUY di www.indosat.com/twitbuy Ikuti obrolannya di Forum ICITY >> http://bit.ly/1UxYCDA ---------------------- Hanya dengan 500ribu bisa jadi reseller delcell. Hubungi: [email protected] ---------------------- Bass Audio Headphone Store, Toko Headphone Earphone Terlengkap Kunjungi >> http://bassaudio.net ---------------------- Kontak Admin, Twitter @agushamonangan ----------------------- FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT ========== --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian Android Community" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.
