Saya ingin ikut urun remug:

>Ada beberapa pertimbangan :
>1. Linux tidak mempunyai vendor. biasanya perusahaan mau memakai software
>yang mempunyai vendor yang
>jelas. Jadi kalau ada kerusakan, hacker , dsb kita masih dapat mengusahakan
>support dari orang tersebut
>( meskipun untuk hal NT, microsoft Indonesia supportnya jueeeeleeekkk
>banget baik dalam hal pelayanan
>maupun dalam hal knowlege ).

Ini dia peluang usaha. Sudah seharusnya LUG mulai membuat sebuah perusahaan
konsultan menangani masalah-masalah LINUX. Mungkin satu perusahaan saja di
Jakarta sebagai homebase, dan LUG-LUG di luar Jakarta menjadi kantor
cabangnya.

Kenapa harus perusahaan? Tentunya perusahaan-perusahaan mau dial dengan
pihak yang bisa dipertanggung-jawabkan. Sebuah perusahaan bisa
dipertanggung-jawabkan karena sebagai lembaga hukum, alias kalau wan
prestasi dlsb, bisa diseret ke pengadilan.

>2. Linux dibangun dari ribuan bahkan puluhan ribu Hacker+programmer , jadi
>yach...riskan banget khan ......


Justru saya melihatnya sebagai hal yang positif. Tentunya para programmer
dan hacker ini tidak akan membuat LINUX yang rentan dan mudah ditembus,
malah sebaliknya, dengan pengalaman dan kemampuan mereka saat menemukan satu
kekurangan, dibuatkan perbaikannya.

>3. Linux tidak user friendly ( meskipun saat ini sedang diusahakan ) tapi
>bagaimanapun juga kita sudah terbiasa
>windows 95, atau dos yang sudah sejak dulu mengakar ke PC.


Mungkin yang lain bisa jawab.

salam,
Eriyawan


>
>Nah...sebenarnya banyak sekali kekurangan Linux saat ini ,  Namun aku yakin
>bahwa Linux memang sedang
>berkembang untuk mengejar NT ( dalam sisi PC ).
>
>
>-------------------[cut]-----------------
>
>     Delly
><< LUG STTS >>



______________________________________________________________________
Utk berhenti langganan kirim email ke [EMAIL PROTECTED] 
Sudah cari di arsip? http://www.linux.or.id/milis.php3#arsip-id-linux
Utk info netiket, kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke