Untuk menjawab pertanyaan ke 2(3) mengenai banyaknya developer di LINUX 
hal tsb sebetulnya malah baik... saya lampirkan tulisan yang saya
ambil dari IEEE Computer

=======================================================================

Ketika MS meluncurkan Windows 98, MS mengakui telah memperbaiki 5000 bug
yang ada di Windows 95.  Jumlah ini besar sekali dan yang perlu dipahami..
artinya sebagai pengguna kita memakai software dengan 5000 bug, tanpa
disadari (YLK tak bersuara ya ????)

Hal ini belum termasuk resiko Y2K nya.   Tapi pada saat ini saya tidak
membahas hal tsb, tetapi ingin meninjau hal tsb dari (FUNCTIONAL POINT
ANALYSIS).

Menurut Carper Jones potensial kerusakan dapat dinyatakan sebagai :

        B(0) = FP^1.25

dimana nilai FP adalah jumlah functional point.  Untuk produk yang
di"enhance" angka 1.25 diganti dengan angak 1.27.

B(0) adalah merupakan potensial kkerusakan dari suatu software baru.
Jones juga menyarankan untuk menggunakan nilai FP sebagai LOC
  
       FP = (Line of Code) / 100.

Jadi bila MS mengklaim bahwa LOC (panjang program Windows 96 adalah
15.000.000 maka nilai B(0) adalah 150.000

Sehingga :

      B(0) = 150.000^1.25 
           = 2.951.985  potensial kerusakan (defect/bug)

Bug potensial ini tidak sama dengan jumlah bug yang ada. Nilai ini hanya
digunakan untuk memprediksikan berapa kali testing dan perbaikan yang
harus dilakukan.

Removal rule (untuk menghilangkan kesalahan tersebut) dapat dihitung
dengan 

      B(k) = B(0) x R^k

Dimana nilai R atau learning rate adalah 0,70. Artinya setiap selesai satu
iterasi pengujian masih tertinggal 70 % potensial bug. 

Untuk mengurangi jumlah pontensial bug Wind 95 dari sekitar 2,95 juta
menjadi sekitar 5000 (seperti yang dilakukan dengan dikeluarkannya Windows
98), maka dibutuhkan k jumlah perbaikan.

 k adalah jumlah berapa
kali dilakukan iterasi test-dan-perbaikan.  Sehingga bila sekarang kita
ingin mengetahui, berapa kalikah iterasi test-perbaikan yang harus
dilakukan maka, nilai k dapat dihitung dengan :

     k = - log[B(k)/B(0)] /log (R)

Jadi dengan mensubstitusikan 

     B(k) = 2.951.985
     B(0) = 5.000
     R    = 0.70

Ke dalam persamaan di atas sehingga menghasilkan :
 
    k = 17.89 sehingga dibulatkan menjadi 18.

Jadi nilai 18 kali inilah yang dibutuhkan untuk mengurangi bug dari 2,95
juta menjadi 5000. Untuk mengurangi hingga 1, dibutuhkan sekitar 42 kali
iterasi.

Misal didefiniskan fungsi kualitas software :

    Q = 1 - [B(k) / B(0)]
      = 1 - R^k

Perhitungan ini dilaukan ketika "software belum direlease".

Mudah-mudahan bermanfaat...

IMW

NB: justru itu kenapa LINUX lebih "bug free, karena interasi testingnya
    lebih banyak


===========================================================================
I Made Wiryana (0521-106 5328)            Universitas Gunadarma - Indonesia
Rechnernetze und Verteilte Systeme  http://nakula.rvs.uni-bielefeld.de/made
Universitaet Bielelfeld                                   Check my e-zine :
[EMAIL PROTECTED]    http://nakula.rvs.uni-bielefeld.de/majalah
===========================================================================


______________________________________________________________________
Utk berhenti langganan kirim email ke [EMAIL PROTECTED] 
Sudah cari di arsip? http://www.linux.or.id/milis.php3#arsip-id-linux
Utk info netiket, kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke