Aditya Agustyana wrote:
> salam kenal juga ^_^
>
> Ruby = OOP (atau lebih tepatnya True OOP) karena di ruby semuanya dipandang
> sbg objek
>
> eg,
> "blah".split(2)
>
> jd Rails yg dibikin based on Ruby, ya OTOMATIS jd OOP juga...
>
> eniwei pengertian RAILS sendiri di sitenya adalah
>
> "Rails is a full-stack framework for developing database-backed web
> applications according to the Model-View-Control (MVC) pattern. From the
> Ajax in the view, to the request and response in the controller, to the
> domain model wrapping the database, Rails gives you a pure-Ruby development
> environment. To go live, all you need to add is a database and a web server"
>
> kata kuncinya adalah MVC, dan sy lebih menyukai kalo menyebut Rails sbg
> Framework yg MVC banget he he ....
>
> CMIIW
>
>   
Ya. As requested.

1. Ruby bahasa yang OOP-capable. Rails adalah framework yang 
Object-oriented juga meski banyak teknik implementasi dan fitur Rails 
secara internal yang "goes beyond OOP" dalam artian awam.
2. Menggunakan bahasa dengan kemampuan OOP tidak secara *otomatis* 
membuat aplikasi tersebut objek-oriented. Kebetulan, Rails object 
oriented. Tapi bisa saja Anda memprogram sesuatu di Ruby yang tidak 
objek-oriented.
3. Anda bisa juga mengimplementasikan OOP dengan bahasa yang "tidak 
objek oriented", misalnya C.
4. Menurut father of OOP sendiri (Alan Kay), definisi OOP yang 
"originale" sebenarnya cukup berbeda secara signifikan dengan pengertian 
OOP yang dikenal "masyarakat"......

Let's see: ( 
http://userpage.fu-berlin.de/~ram/pub/pub_jf47ht20Ht/doc_kay_oop_en )

    OOP to me means only messaging, local retention and protection and 

    hiding of state-process, and extreme late-binding of all things. It 

    can be done in Smalltalk and in LISP. There are possibly other 

    systems in which this is possible, but I'm not aware of them.


Sebagian orang (developers) mungkin membayangkan C++ atau Java kalo 
denger OOP. Sayangnya, bukan itu yang dimaksud Mister Alan Kay. Almost 
the contrary:

    (I'm not against types, but I don't know of any type systems that 

    aren't a complete pain, so I still like dynamic typing.)


Dari beberapa kriteria yang disebutkan Mr. Kay, salah dua-nya adalah 
'dynamic typing' dan 'late-binding'...... dan keduanya tidak secara 
natural ada dalam bahasa pemrograman C++, Java, maupun C# (yang 
ketiganya sering2 disebut sebagai bahasa OOP). Possible, but probably 
painful.

So balik lagi ke Boby Ert sang penanya, jika masih tertarik membahasnya, 
yang bagaimana yang Anda maksud dengan "OOP bgt"? Salam kenal juga :-)

> On 9/29/07, boby_ert <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   
>>   Salam ruby :)
>>
>> Saya tertarik belajar Ruby On Rails. Katanya yang OOP bgt. salam
>> kanal semua buat semua pecinta ruby.
>>     

-- 
Hendy Irawan
www.hendyirawan.com

Kirim email ke