On Mon, 28 Oct 2002, JPN. Sumarno wrote:
> Halo Mas Agus, saya sependapat dg anda lho ;-). Memang internet memiliki > freedom for speech and expression. Justru dg keragaman info di internet > maka siapapun dan dari generasi manapun bisa mengetahui atau merasakan > informasi tsb. Khususnya dg ide-ide orisinal, budaya, bisa juga agama dll. Iya kalau idenya orisinal, berapa banding berapa persen ide-ide yang ada diInternet itu orisinal. Berapa persen masyarakat indonesia pemakai jasa internet yang punya kemampuan untuk memfilter ide-ide yang tidak orisinal?. Nah sekarang kembali lagi ke masalah domain *.id yang didelegasikan oleh IDNIC. Apakah sebuah domain tersebut layak atau tidak? Kalau menurut saya akan kembali lagi kepada IDNIC sebagai .ID DOMREG apakah mau disensor atau tidak tergantung rules/agreement dari IDNIC. <.web.id//or.id> Cuman sayangnya kalau di IDNIC kita daftar walau hanya dengan berbekal no.ktp entah itu ktp sendiri atau karangan, bisa saja tuh <IDNIC beda ama domreg lain Lagi>, Orang cuman berbekal akses Rp 2500 dari warnet konek ke website IDNIC kemudian register juga bisa dapet domain. <.web.id//or.id> Oke lah IDNIC itu harus netral cuman tolong mungkin RULES2x/AGREEMENT IDNIC juga dibikin tegas. Kalau domain register yg lain .com/.net/.org mungkin penegasannya yang penting bayar. Urusan content web nanti urusan belakangan, sedang IDNIC yang penting kita bisa akses ke website IDNIC, isi formulir, tunggu konfirmasi, dapet domain. > Itu sesuai dg pendirian internet itu sendiri dimana para penemunya awalnya > amat prihatin atas banyaknya informasi manusia (bangsa, budaya, cerita > dll) yang hilang pada perang dunia II. Maka sejak itulah dimulai > penelitian internet (tidak hanya di AS, di Eropapun dilakukan) dan > sekarang kita bisa merasakan manfaatnya. Kebetulan perkembangannya > melibatkan lembaga pertahanan AS (proyek ARPANET), maka seolah-olah > internet adalah tool AS bagi pelebaran hegemonynya. Padahal, ide orisinal > risetnya adalah seperti di atas, saya yakin itu tetap masih dipegang > sampai saat ini. Karena itu ICANN atau W3C tidak pernah merasa didikte > oleh proposal G Bush ke PBB saat ini ;-). > > Cyberlaw Indonesiapun jadinya saya kira tak perlulah membelenggu soal > content saya kira, tetapi POLRI yg harus membuat aturan tsb. Soal sara > atau porno amat berhubngan dg soal ketertiban masyarakat, jadi itu tugas > polri ;-). Nah apakah kita sebagai masyarakat tidak punya tanggung jawab dalam persoalan masalah ketertiban masyarakat?. Wah repot! :> Untung banyak masyarakat indonesia belum kenal internet. > > Salam > -marno- > > On Mon, 28 Oct 2002, Agus Nizami wrote: > > Menurut saya, IDNIC itu harus netral. Selama aplikasi memenuhi syarat, IDNIC > > tidak berhak menolaknya. > > > > Jika suatu saat hukum menetapkan bahwa organisasi anu terlarang, begitu pula > > dengan situsnya, maka IDNIC baru bisa memblokir site tersebut. Jadi bukan > > berdasarkan like dan dislike saja, tapi berdasarkan hukum yang jelas. - Jika seorang provokator dalam sebuah kerusuhan ditangkap kenapa site yang berisi provokasi tidak ditutup?. Bukankah sama-sama mempunyai content yg sama. > > Internet adalah satu alat untuk mengungkapkan ide atau satu berita. Selama > > itu bukan pornografi atau judi, IDNIC harus berhati-hati untuk bertindak, > > agar tidak seperti rezim ORBA yang membelenggu kebebasan berpendapat > > (Freeedom for speech and expression). > > > > ----- Original Message ----- > > From: "JPN. Sumarno" <[EMAIL PROTECTED]> > > To: <[EMAIL PROTECTED]> > > Sent: Monday, October 28, 2002 9:12 AM > > Subject: Re: [Idnic] DOMAIN LASKARJIHAD.OR.ID > > > > > > > On Mon, 28 Oct 2002, adi wrote: > > > > On Sun, Oct 27, 2002 at 06:14:32AM +0700, Budi Rahardjo wrote: > > > > > > karena tidak ada bedanya antara sensor thd nama > > > > > > suatu domain dengan sensor terhada isi suatu > > > > > > webpages. > > > > > > > > > > jelas ada bedanya dong. > > > > > domain nggak selalu terkait dengan webpage lho. > > > > > > > > benar. secara alami dan teknis memang begitu. walaupun > > > > sebenarnya maksud saya lebih berkenaan dengan sensor > > > > terhadap 'kata-kata' tabu, entah itu ke nama suatu domain > > > > atau isi suatu webpages. > > > > > > > > > > > > > > _______________________________________________ > Idnic mailing list > [EMAIL PROTECTED] > http://www.idnic.net.id/cgi-bin/mailman/listinfo/idnic > _______________________________________________ Idnic mailing list [EMAIL PROTECTED] http://www.idnic.net.id/cgi-bin/mailman/listinfo/idnic

