Mas Ossy .. lebih dari setahun saya bolak-balik apel ke situs itu untuk ngecek 
harga.  Agak pusing juga awalnya lantaran sering berubah dan kelewat tinggi.  
Saya juga minta tolong kenalan lama (yang orang biro travel) untuk 
terus-menerus memantau perkembangan harga.  Yang saya dapat pada akhirnya 
memang sedikit lebih murah.  Juga agak mengejutkan, harga untuk terbang antar 
negara Latinnya berubahnya kayak siang dan malam.  Saya pernah shock diberi 
tahu harganya hampir separuh tiket ke Latin dari Asia.  Karenanya saya sempat 
membuat opsi hanya terbang Buenos Aires - Lima, dan baliknya dengan 
transportasi darat.  Selang sebulan harga bisa  turun sampai sekitar USD250.  
Conditionnya pun sedikit aneh.  Harga itu untuk BA - Lima (berangkat) dan 
Santiago - BA (pulang).  Kalau saya kembali ke opsi awal, hanya sekali jalan, 
selisihnya hanya USD20-30an!

Memang jalan di Latin lebih berat di tiket pesawat ketimbang ongkos operasional 
di sana.  Dari pengalaman jalan sekitar 41 hari kemarin, proporsi jatuhnya 
sekitar 60%-40%.  Pos paling mahal dan tak bisa dihindari adalah untuk ke Machu 
Picchu (MP) dan terbang di atas Lineas de Nazca.  Ke MP minimal perlu USD125.  
Itu untuk tiket kereta (USD73), bis ke kaki situs (USD12), dan tiket masuk 
sekali masuk (USD40).  Lagi-lagi sedikit kejutan, tiket ke MP untuk orang lokal 
jatuhnya sekitar 80% yang dibayar orang asing (di India perbandingannya hampir 
1:20).  Kereta adalah satu-satunya akses termurah.  Pilihan lain jalan 
sepanjang camino del Inca (inca trail).  Untuk jalan orang harus ikut paket 
tour mulai 2 hari sampai 4 hari yang jatuhnya sekitar USD50 per hari.  Tanpa 
tour orang tak punya akses untuk ke camino del Inca.  Alasan pemerintah Peru 
adalah untuk mengontrol jumlah pengunjung.  Memang masuk akal karena bukan 
hanya MP yang warisan dunia, tapi juga camino del Incanya.

Sebagai tambahan, jika kita kagum pada orang Kibti, Yunani kuno, dan Romawi 
karena teknologi bangunan mereka yang canggih, kita mestinya juga kagum pada 
jalan-jalan buatan orang Inca.  Orang Inca tak mengenal bahasa tulis.  Untuk 
komunikasi tak ada jalan lain di luar kurir.  Kondisi inilah yang mengharuskan 
mereka membuat jaringan jalan sepanjang kerajaannya.  Bukan hanya untuk 
komunikasi, tapi juga untuk keperluan keluarga raja.  Ada cerita bahwa 
raja-raja Inca adalah penggemar ikan laut.  Sementara pusat kerajaannya di 
Qosqo (Cuzco) yang ada di lereng Andes dan jauh dari laut.  Maka dibukalah 
jalan ke laut, ke sekitar kota Ica, di selatan Lima.  Seorang pelari cepat, dan 
tentunya pelari estafet, bisa membawa ikan segar ke Qosqo dalam tempo 2 hari.

Salam dari Sangatta



----- Original Message ----
From: Dandossi Matram <[EMAIL PROTECTED]>
To: joko santoso <[EMAIL PROTECTED]>; [email protected]
Sent: Sunday, 24 June 2007 9:28:29
Subject: Re: [indobackpacker] Terbang ke Latin

Bagi teman2 yang perlu perkiraan harga tiket ke amerika selatan bisa dibaca
di http://www.airfares .com.sg/airfares /qf/7_at_ qf_south_ america.htm tapi
belum termasuk tax ya .... yg saya nggak tahu berapa besarnya ...

Disitu bisa kelihatan alternatif route bisa via australia/new zealand atau
via eropa ...

ossy'81

Recent Activity
 79New Members
Visit Your Group 
SPONSORED LINKS
Backpacking travel insurance
Backpacking travel
Health Zone
Look your best!
Groups to help you
look & feel great.
Get Low Fares
Yahoo! FareChase
Searches sites so
you don't have to
Yahoo! News
Kevin Sites
Get coverage of
world crises.. 



      
__________________________________ 
Yahoo! Movies - Search movie info and celeb profiles and photos. 
http://sg.movies.yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke