Pernah nonton the Tribe-nya Bruce Parry di Discovery Channel? Maaf saya langsung jump ke program luar karena nggak bisa nonton teve di tanah air. Mungkin yang ada teve kabel pernah ketemu serial ini.
The Tribe mungkin lebih sadis lagi (atau berdarah-darah tepatnya). Dalam salah satu episode menggambarkan sodara kita suku Kombai di Papua. Bagaimanai si Bruce ini hidup selama dua minggu mendampingi mereka. Tidur di rumah pohon, berburu binatang dengan 'cekeran' alias ngg pake alas kaki. Belajar mencari makanan dari memenggal batang sago. Saya miris melihatnya; perut saya mual, tapi tiba-tiba saya jadi respek dengan suku pedalaman ini. Semua digambarkan apa adanya diselingi wawancara dengan beberapa anggota suku yang sudah 'civilised' atau melepas koteka dan hidup menetap. Mereka ini ternyata hanya berburu untuk survival. Hanya untuk keperluan makan mereka sehari-hari. Mereka juga lebih bijak menggunakan sumber daya alam ketimbang kita yang dengan atas nama populasi menebangi hutan semena-mena. Tayangan Dokumenter yang baik menurut saya adalah tidak hanya menyuguhkan visual tapi juga permasalahan. Memberikan wacana ke publik bahwa pergulatan masyarakat pedalaman vs kerakusan bisa mengakibatkan bencana. Jadi kembali ke perenungan sehabis nonton. Kalau cuman nonton adegan mengerikan (ie dengan kacamata kita) yah itu aja yang nyampe di publik. Sehabis nonton Tribe, saya salut ke pihak pembuat. Mereka membuka mata saya. Pesan sosialnya kena sekali. Antara modernisasi dengan nilai luhur masa lalu. Mungkin itu yang dimaui JP dengan tayangan seri Dayak-nya. Salam, Ambar ps : ada ngg sih tuntunan untuk usia penonton di awal program. Misalnya : tayangan ini sebaiknya untuk 12 tahun keatas dengan didampingi orang tua? --- In [email protected], anwar siswadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Gilee, barusan banget nonton Jejak Petualang di Trans 7. Kayaknya lokasinya di Kalimantan, sebab gue gak nonton dari awal. Medina Kamil (host) dkk disana, dipandu penduduk yang mereka sebut orang dayak. Tujuannya ke cagar alam gitulah, mau lihat banteng yang akhirnya nongol di kejauhan. Perjalanannya lewat sungai Bahau (ada yang tahu daerah mana?). Pas gue mulai nonton, rombongan lagi nyembeleh kerbau di sungai itu. Gak jelas gue asal muasalnya. Sebagian daging kerbau dibawa untuk bekal makan rombongan.
