Wah kebetulan saya belum atau tidak menyaksikan JP episode yang diperdebatkan ini. Tetapi ada kalanya untuk mengejar otentisitas dan faktualitas hal tersebut direkam oleh mata kamera dokumenter. Sedangkan untuk penayangannya memang perlu dipertimbangkan lagi. Apabila informasinya tetap ingin disampaikan, mungkin bisa dilakukan dengan narasi. Atau apabila gambarnya ingin tetap dimunculkan, mungkin bisa dilakukan lewat angle yang cukup netral (misalnya wide angle, tidak usah detil). Atau, si host mengungkapkan ketidaknyamanannya dengan hal tersebut (toh bagaimana pun host adalah perwakilan penonton yang ada di lokasi), namun background gambarnya peristiwa yang dimaksud. Untuk ini memang harus ada kesamaan visi antara kameraman, host, dan produsernya.
Soal Tribe di Discovery Channel, itu contoh produksi yang menarik. Karena di situ pemandu program (host) berempati terhadap kondisi suku-suku dimana dia tinggal dan menyampaikan hal tersebut ke pemirsa, didukung pula oleh angle kamera yang bagus sehingga saya sebagai penonton diajak untuk merasakan juga kondisi di sana. Ada satu lagi tayangan menarik di Discovery Channel saat ini, judulnya Man VS Wild. Ceritanya si pemandu acara sekaligus pelaku melakukan kegiatan bertahan hidup di alam bebas. Dia dilepas sendirian dan bertahan hidup dengan makan dedaunan yang dia temui, menangkap ikan dengan tombak yang dia bikin sendiri, dan sebagainya. Balik lagi ke kasus JP. Mungkin kita memang harus sering menyampaikan kritik terhadap tontonan di televisi kita supaya ada perbaikan dan kesungguhan bekerja bagi orang-orang di balik layarnya. Regards, Kris On 8/7/07, Ms tari rahardjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Masalah JP ini sudah dari dulu dan gak ada perbaikan > dari JP. Pembunuhan binatang2 digambarkan dgn vulgar, > dan bukan dalam konteks tema spt halnya program TV > asing yg ditonton Ambar. Program2 JP sgt dangkal dlm > menggali, dan belum bisa disebut film dokumenter. > Pembunuhan2 binatang dlm tayangan2nya minus konteks, > berlebihan dan tidak perlu. > -- Kristianto Nugroho STUDIO SAMUAN Watch our program : JAGAT BALI, LENGGAK LENGGOK JAKARTA & TAPAK INDONESIA/ DISCOVER INDONESIA, @ ASTRO AWANI channel 30. [Non-text portions of this message have been removed]
