Masalah JP ini sudah dari dulu dan gak ada perbaikan dari JP. Pembunuhan binatang2 digambarkan dgn vulgar, dan bukan dalam konteks tema spt halnya program TV asing yg ditonton Ambar. Program2 JP sgt dangkal dlm menggali, dan belum bisa disebut film dokumenter. Pembunuhan2 binatang dlm tayangan2nya minus konteks, berlebihan dan tidak perlu.
Seorang rekan di milis tetangga pernah mencoba email pihak JP memberi masukan, dan dari pihak JP dengan santainya bilang, itu demi otensitas.... Otensitas omong kosong. Seorang jurnalis kebetulan berada di lokasi bersamaan dgn tim produksi JP dalam satu programnya (salah satu program yg kebetulan juga menuai protes penonton atas penayangan pembunuhan binatang yg vulgar, out of context dari tema). Jurnalis tsb bisa melihat gimana team JP bekerja. Data yg diambil di lokasi sangat dangkal. Gak mau repot. Risetnya dangkal. Utk gambar, kelihatan sekali mereka hanya ambil gambar yg gampang2 saja, terutama demi menekan biaya produksi. Shoot apa adanya saja minus editing. Karena editing berarti biaya. Coba perhatikan, isi tayangannya tidak lebih dari pandangan mata reporter yg jalan2. Produksi seperti itu belum bisa meng-claim dirinya sbg film dokumenter, karena gak ada nilai edukasi & informasi yg (seharusnya bisa) digali lebih dalam dlm "film dokumenter" mereka. Kalau alasannya biaya, program Expedition di Metro TV bisa dicontoh. Walaupun seorang rekan IBP gak sependapat dgn saya, tapi menurut saya Expedition menggali informasi2 cukup dalam (karena Expedition biasanya meliput kerja peneliti2) dan cara penayangannya pun paling elegan. Biaya produksi Expedition sangat minim, tapi mereka bisa memberikan tayangan yg cukup bermutu. Mungkin cuma Tuhan yg bisa mengubah isi kepala produser JP. Sementara menunggu, saya sudah lama meninggalkan tayangan2 JP sejak lama. Karena informasinya nggak edukatif dan berkali2 nggak tahan liat sadistis vulgar nggak mutu ..... (Eh ya baru sadar......tahun berapa ya terakhir nonton JP?) Salam, Tari --- Ambar Briastuti <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Pernah nonton the Tribe-nya Bruce Parry di Discovery > Channel? Maaf > saya langsung jump ke program luar karena nggak bisa > nonton teve di > tanah air. Mungkin yang ada teve kabel pernah ketemu > serial ini. >
