Sebenernya susah juga menjawabnya. Minimal kalau untuk Garuda
Indonesia, setahu saya, mereka punya Garuda Maintenance Facility

GMF - http://www.gmf-aeroasia.co.id
http://www.garuda-indonesia.com/index.php?menu=page&pageid=34

Dan GMF ini sudah merupakan anak perusahaan yg customernya ga cuma GA,
tapi juga airline lain.

Jadi kalo soal mengirit biaya dengan memotong biaya maintenance rutin,
untuk Garuda Indonesia, saya sih cukup yakin mereka belum separah itu.
Kalo airline lain, saya ndak tahu.

Yah, minimal kita ndak cuma berprasangka buruk, tapi juga berusaha
mencari informasi utk mengklarifikasi kondisi sebenarnya itu seperti
apa.

Haikal


Pada tanggal 20/09/07, joko santoso <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

> Di tempat saya bekerja, secara teratur ada uji keadaan darurat.  Teratur di 
> sini maksudnya selalu dilakukan, bukan berkala setiap rentang waktu tertentu. 
>  Alarm penanda kebakaran dibunyikan.  Sesuai prosedur, yang ada di dalam 
> gedung harus segera menuju tempat berkumpul darurat.  Tak terkecuali 
> tamu-tamu yang sedang berkunjung.  Tamu-tamu ini menjadi tanggung jawab 
> pengundang.  Di tempat berkumpul, yang ditunjuk sebagai fire warden akan 
> mengabsen orang-orang yang ada di bawah tanggung jawabnya.
>
[deleted]

Kirim email ke