Dear All, Memang mengasyikkan berpergian (bertualang) sendirian, "be absolutely freedom" kata Alexander Supertramp (Into The Wild). Saat-saat berlari ditepi pantai yang sepi, Berteriak di tengah rimbunan pohon, mengejar bis, duduk di samping supir truk (red: nebeng), tidak kebagian hotel hingga mendamparkan diri di pangkalan ojek atau masjid dan hal-hal lainnya lagi yang begitu menyenangkan, lepas dari peraturan, hirarki, merasa kuat, berbahasa universal dan masih banyak lagi...sampai akhirnya terdampar di sebuah pondok pesantren dan sakit selama sebulan disana membuatku sadar, lagi-lagi seperti tulisan Alexander Supertramp ternyata kebahagian itu baru nyata jika bisa dibagi. Kesimpulannya, solo traveller memang sangat mengasyikkan, tapi lebih asyik lagi mungkin bila bisa barengan dengan teman atau saudara.
Salam, Hendras
