Mbak Ambar, saya setuju dengan ajakan untuk bikin IBP trip, bukan berarti tidak mau solo travel, masalahnya adalah tidak semua orang punya self confidence yang tinggi untuk datang ke suatu tempat (apalagi di LN dimana kendala bahasa sangat mempengaruhi). Saya ingat mbak Ambar pernah mengajak untuk IBP trip dari Spore sp China, tapi akhirnya tertunda. Bagaimana kalau acara tersebut dicoba lagi ?
-----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Ambar Briastuti Sent: 19 Nopember 2008 1:13 To: [email protected] Subject: [indobackpacker] Solo Traveller : trend baru? Temen2 Backpacker, Solo Travel artinya bukan travel ke kota Solo. Tapi adalah julukan untuk yang jalan-jalan sendirian saja. Mungkin udah banyak yang melakoni tapi ternyata barusan dinilai sebagai kecenderungan baru. Para soloist ini punya alasan sendiri kenapa mereka melakukannya. Salah satunya seperti dibawah ini. Terlampir adalah interview tertulis dengan sebuah radio di Singapura yang menggali kemungkinan trend ini kedepan. Tidak berarti solo travel ini juga independen loh. Artinya ada juga soloist yang emang itinerary-nya dibuatkan agen (custom made). Sedangkan saya mungkin termasuk katagori dua2nya, walaupun ditengarai sekarang mulai bertumbuhan pasar untuk solo traveller (khususunya perempuan yang lebih ke faktor keamanan). Mungkin rekan-rekan ada yang punya pengalaman solo travel? Ngga musti ke luar negeri loh, wong di dalam negeri aja cukup menantang kok. Ditunggu komentar dan bagi2 critanya. Salam, Ambar *ayuks bikin trip IBP lagi DyStar Confidentiality Notice: This message and any attachments are confidential and intended only for use by the recipient named above. Unauthorized disclosure, distribution or copying of this communication and the information contained in it is strictly prohibited. If you are not the intended recipient, please notify us immediately and delete the message and any attachments. Thank you.
