Setelah rangkaian 'panorama indah saat take off dan landing' dan 'tidak ada 
teguran dari pramugari', ada arus balik dari mas Pras, mas Puguh, dan mbak 
Ambar.  Tentang penggunaan alat elektronik memang masih ada dualisme yang 
bertentangan.  Di penerbangan domestik, begitu kita berada di dalam pesawat, 
larangan penggunaan barang elektronik dikumandangkan.  Sementara yang pernah 
merasakan terbang jarak-jauh (misalnya ke Eropa atau US), di dalam pesawat ada 
layanan hiburan musik berbagai jenis (dari klasik hingga dangdut) dan beberapa 
film pilihan.  Malah di saat hp belum semurah kacang goreng, di 
pesawat tersedia fasilitas sejenis SLI.  Apakah peralatan eletronik itu 
mengganggu penerbangan?  Saya tidak tahu karena saya bukan ahlinya.  Kalau pun 
saya tahu dan peraturan melarang, saya akan ikuti aturan itu seberapa pun 
pahitnya.  Aturan itu (bagi saya) mirip kewajiban.  Jika kita tak sanggup 
melakukan, ya jangan mengambil haknya. 

Untuk bisa jalan-jalan orang memang tidak perlu kaya lebih dulu.  Di sisi lain, 
saya melihat bahwa orang yang taat aturan, orang yang peduli pada kebersihan, 
orang yang punya perhatian serius kepada lingkungan, biasanya orang yang mapan 
dalam materi.  Sebaliknya, orang yang mapan materi belum tentu taat aturan, 
peduli kebersihan, peduli lingkungan!  Barangkali, maaf beribu maaf, 
penampilan-isme itu memang wabah yang berbahaya-:)-:).  Yang mendekati ideal 
tentunya jika kemampuan/kekayaan (apapun batasannya) jasmani diikuti dengan 
pengayaan batin.  Saya kira salah satu dari 'misi' milis IBP selaras dengan 
yang mendekati ideal ini.  Berbagai 'code of conduct' dalam backpacking kerap 
didiskusikan untuk memberi semacam 'pencerahan'.  Hal-hal seperti itulah yang 
membuat milis ini bertahan lebih dari 4 tahun dan untuk itu apresiasi layak 
diberikan kepada para moderator. 

Rekan-rekan tak perlu berkecil hati karena saya pun pernah melakukan beberapa 
kecerobohan lantaran kurang hati-hati.  Sebait puisi (alm) Subagyo 
Sastrowardojo mengatakan, "melalui dosa kita menjadi dewasa".

Salam dari Sangatta
22-Januari-2009





________________________________
From: Ambar Briastuti <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, 22 January 2009 1:54:54
Subject: Re: [indobackpacker] Re: Denda 200 juta atau bui....was: Foto dari 
dalam pesawat...


He he he... jadi mikir, kenapa ngga bawa kamera analog atau holga saja :)

Saya suka berkenyit kalau orang bilang peraturan itu untuk dilanggar. Wah
kalau begitu penuh deh bui :) soalnya ini hanya excuse orang kepepet dan
ndak mau disalahkan. Attitute saya : peraturan itu dibuat dengan alasan
yang jelas. So mematuhinya adalah mencerminkan pengetahuan tentang alasan
kenapa dibuat peraturan itu.

Sedih banget kalau lihat perilaku bangsa kita yang masih ndeso soal hape
(well, mematuhi peraturan itu dikatagorikan sebagai masyarakat beradab,
berpendidikan dan civilised contrary to 'ndeso, udik, kampungan' ndak peduli
sebagus apapun hape anda). Kagetnya kok kebanyakan yang melanggar itu malah
yang berpendidikan, sekolah tinggi. Jadi perbuatan dia untuk melanggar
peraturan itu adalah sadar. Yang dikatagorikan lebih parah dibanding orang
yang ngga ngerti kalau itu salah. "Oh jadi make hape di pesawat itu ngga
boleh toh?" -iyah tapi tanyalah apa sebabnya.

Ada perdebatan barang elektronik apa sih yang sebenarnya mengganggu fungsi
sinyal di pesawat. Kata tukang elektro, sebenarnya disaat take off dan
landing itu yang paling krusial bagi kru. Sedangkan di midair (udah
melayang) barang eletronik bisa dipakai termasuk hape. Saat ini negara Eropa
dan Amerika mulai memperbolehkan hape di pesawat (note : klo udah
melayang). Air France, BMI dan Ryan Air udah melakukan percobaan. Tapi ya
itu Eropa menganut GSM dengan 1800mghertz. Yah untuk membuat penumpang boleh
pake hape itu butuh peralatan tambahan (Pico) seperti disebut disini *
http://tinyurl. com/6u9alc*

Amerika udah mulai make Wi-fi tetapi membatasi VOIP (seperti skype). Mereka
menggunakan Gogo (www.aircell. com), tapi ya itu dijual per session. Jadi
semacam operator komunikasi di pesawat.

Nah selama ini belum ada di Indonesia, tolong deh patuhi aturan. Tunjukkan
bangsa kita ini tidak ndeso soal hape :)

Salam,
Ambar

2009/1/20 puguh_imanto <puguh_imanto@ yahoo.com>


Recent Activity
        *  111
New Members
        *  1
New FilesVisit Your Group 
Yahoo! News
Odd News
You won't believe
it, but it's true
Yahoo! Finance
It's Now Personal
Guides, news,
advice & more.
Group Charity
i-SAFE
Keep your kids
safer online
. 
 


      New Email names for you! 
Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and @rocketmail. 
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/sg/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke