Sekedar Usul.  Kalau tidak salah ada Gedung kesenian di Jakarta yang
menayangkan pertunjukan wayang Orang,
Gimana kalau IBP bikin acara "Nonton Bareng wayang Orang..."    kang Giman,
Mba ida.. bisa cari tau tempatnya
Dan kapan?
Saya pernah lihat di TV, saya lihat penonton nya udah pada Lansia, gimana
kalau kita yang masih mudah ikutan Nonton Juga?

Abis itu bisa sekalian Nonton Bareng Into the wild, kapan nih file mini
tayang di Bioskop?  Saya lama banget nggak ke bioskop sejak tinggal di
ndeso.

Salam
ARIS



-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of Ambar Briastuti
Sent: 30 Januari 2009 6:25
To: [email protected]
Subject: Re: Bls: [indobackpacker] Re: plang iklan truly Malay (Surat Cinta
Kepada Kementrian Kebudayaan Malaysia)


Yang kita perlukan adalah menentukan identitas itu. Banggalah dengan
ndangdut, congkekan, engklek, wayang, batik, dagadu, bekiak, etc. Tugas kita
adalah membuatnya unik, mengenalkan ke orang Indonesia sendiri (ini yang
lebih berat sebenarnya) betapa cantiknya budaya kita.  Tak cuma berkata,
tapi praktikkan. Tak kenal maka tak sayang.

Salam,
Ambar
*mencoba menyimak wayang (alm) Ki Hadi Sugito


"Apakah anda masih sering mendengarkan wayang kulit ?"
"Masih, di kampung saya malah ada kelompok gamelan dan wayang. Padahal di
Jawa saya ngga pernah pegang alat."




Send instant messages to your online friends http://asia.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke