Saat ini banyak jenis GPS di pasaran. Peminat bisa pilih sesuai kebutuhan dan budget. Jika ingin dipake untuk survey, pemetaan dan membutuhkan ketelitian yang akurat, tentu perlu merogoh kocek lebih mahal.... Harga bicara... Untuk saya pribadi memakai GPS untuk "fun", teman perjalanan, setelah tahu ternyata bisa memantau posisi kita ada dimana, saat naik pesawat di ketinggian berapa, dll.....Karena itu untuk penggunaan macam saya ini.....ketelitian perlu....But meleset masih di kisaran 50 meter ya maklum lah.....Saya pernah nandai sebuah rest area di jalan toll. Saat kesana lagi, di GPS sudah ada tanda "arrive at..." yang artinya sudah tiba. Tapi ternyata masih berjarak sekitar 100 meter.... Oke lah no problem...Masih mending tidak meleset sampai 1 kilo...Demikian untuk rumah saya.... Di GPS nandai sudah tiba, padahal masih berjarak sekitar 20 meter.
Di GPS itu sendiri ada jenis yang sudah ada PoI, misalnya pomp bensin, rumah sakit, dll....Kalau ingin yang spesifik bisa nandai sendiri. Seperti misalnya waktu ke Sawarna dan Ciwidey...Ada tanjakan yang menurut saya terjal dan sopir butuh ancang-ancang 'n ekstra hati-hati. Di GPS langsung saya tandai. Supaya next time bisa mengingatkan sopir hati-hati di daerah sini.... Benar aja....Saat datang lagi kebetulan sopir tidak paham lokasi, setelah lihat di GPS di PoI yang sudah saya tandaai saya ingatkan ke sopir sekitar 100 meter ada tanjakan terjal perlu ancang-ancang. Sopir memahami dan bersiap-siap..... Terakhir saya lihat di distributor Garmin Indonesia di STC, ada jenis GPS handheld tapi hitam putih yang juga berfungsi walkie talkie. Selain sebagai penunjuk arah, bisa komunikasi dengan sesama pengguna dengan jenis yang sama, saat komunikasi bisa tahu lawan bicara kita jaraknya berapa jauh dari kita.......Hhhhmmmm.....menarik...Harganya sekitar 1.5 juta per unit...Cuma yang kurang menarik masih hitam putih.... Kalau sudah pegang GPS memang perlu sering-sering nandai tempat-tempat menarik...Spot hunting, diving, dll, supaya tidak lupa dan may be next time mau datang lagi tinggal ikutin petunjuk di GPS aja...Simpel khan... Ada rekan yang suka naik gunung memanfaat GPS sebagai antisipasi tuk jaga-jaga kalau terjadi darurat. Selama sinyal hp masih terjangkau, setiap 30 menit, dia SMS rekan-nya untuk kasih tahu koordinat terakhir. In case ada kejadian, entah hilang, dll di harapkan tim resque bisa menelusuri base on koordinat yang dia kasih..... Ada pengalaman menarik dari GPS. Rumah saya sudah saya tandai di GPS. Waktu naik pesawat, saat take off pesawat melakukan beberapakali manuver yang ternyata melintas rumah saya. Saya tahu-nya dari GPS. Posisi pesawat menunjukan terbang di atas rumah saya...... he...he.... Satu lagi...Untuk penangkapan sinyal GPS, akan lebih optimal kalau duduk di jendela. Karenanya kalau naik pesawat atau kendaraan apa saja akan selalu pilih di pinggir jendela, supaya GPS tetap bisa menangkap sinyal satelit. Kalau ada awan tebal, gelap, biasanya sinyal lemah dan GPS mulai ngaco tuk menunjukkan arah. Tapi setelah lewat awan kembali normal.... salam Adolf ----- Original Message ----- From: Rakaryan To: [email protected] Sent: Wednesday, July 01, 2009 8:32 AM Subject: Re: [indobackpacker] GPS Sebagai Teman Perjalanan Alat GPS (tergantung jenisnya) mempunyai fitur2 tambahan seperti: - Game - MP3 Player - Foto Viewer - Prediksi Pasut (Pasang Surut air laut) dan waktu mancing terbaik (berdasar data pasut) di suatu tempat. PoI (Point of Interest) bisa kita simpan sendiri ke alat GPS. (Bisa dipanggil kembali atau di share kepada teman2 yang lain) Alat GPS ini dengan berikut alat Fish Finder adalah alat favorit pemancing di laut lepas. Jika ingin mencari Peta2 utk alat GPS dan PoI Kuliner: http://www.navigasi.net/ Satu hal yang perlu dimengerti mengenai ketelitian alat ini. Akurasi yang ditunjukan oleh GPS bukan menunjukan ketelitian posisi secara absolut, ini sebetulnya menunjukan nilai simpangan atau variasi dari beberapa kali hasil penentuan posisi (biasanya update per sekian detik) atau ketelitian relatif setelah beberapa saat dilakukan penentuan posisi di titik tersebut oleh alat GPS. Pada kondisi terjelek (tergantung kondisi atmosfir dan konfigurasi satelit), kesalahan absolut penentuan posisi bisa mencapai 300 m (berhubungan dengan kesalahan penentuan beda waktu satelit dan receiver serta kecepatan gelombang di atmosfir). Alat2 GPS dengan ketelitian sampai milimeter adalah alat2 GPS Geodetic dengan fasilitas2 yang berbeda dari Handheld GPS Receiver. Jadi jangan menggunakan alat GPS di mobil atau jenis handheld standar untuk pemetaan teliti karena akurasinya sangat jelek atau tidak bisa diandalkan.
