Salam GPS (Global Posistioning System/Groud Positioning by Satellite) seperti sudah disinggung teman-teman, banyak tipenya. Tipe, menentukan user dan menentukan fitur apa yang hendak dipasang (atau tipe membawa fitur masing-masing sehingga menarik user tertentu?). Dari semua tipe, yang pasti ada terdapat di semua GPS adalah triangulasi posisi. Lain-lain fitur adalah tambahan khas masing2 GPS namun bisa juga overlap.
GPS mapping, ini yang umum dipakai oleh orang. Didalamnya ada penentuan posisi, update poi, update track, batas area dll. Di dalamnya juga ada (semua GPS ada) indikator satelit tertangkap dan akurasi, (tidak mesti semua ada) kompas, pasang surut berdasar data lokasi dan posisi bulan, barometer, dan juga navigasi sederhana (arah/bearing, speeed dlm km/mil atau knot) sehingga GPS ini bisa juga digunakan sebagai navigasi. Umumnya GPS ini waterproof dan shockproof. Harga sekitar 1.5 juta ke atas. Akurasi sekitar 3 meter ke atas. GPS navigasi, ini yang biasa dipasang di mobil-mobil. Layarnya gede, mapnya jelas dari jalan sampe gang2 kebaca berikut poi2 yang berhamburan. Tampilannya gede, bisa warna-warni dan bisa diprogram tujuan dan dapat men-suggest rute yang akan ditempuh plus ada suaranya (kayak yang dipilem2..belum nemu sendiri yang bunyi kayak gini he he). Untuk navigasi laut, biasa plus sonar untuk mengetahui kedalaman dan posisi ikan (sampe ukuran ikannya pun bisa). Navigasi udara juga ada tapi sepertinya sama saja fiturnya. Harga sekitar 2 juta ke atas. Akurasi kurang lebih GPS mapping. GPS geodetic, digunakan untuk penentuan titik benchmark. Karena detil dan teliti, acquire signal satellit juga cukup lama dibanding GPS lainnya. Harga 100 juta ke atas, bahkan ada yang hampir satu miliar. Tingkat ketelitian bisa 2 mm. Batasan antara GPS mapping dan navigasi sering overlap, kalo sekarang saya cuma liat dari tampilan aja. Kalo GPS navigasi biasanya mount-type, bukan handheld dan powernya fix bukan baterai. Fitur2nya juga overlap, GPS mapping juga ada yang bisa diupload peta 3D dll. Nah, fitur yang saya suka seperti yang disebut Mas Robert, ada radio 2 way-nya. Jadi saat dipencet tombol transmit, otomatis posisi kita ter-lock lawan bicara sehingga masing2 tahu posisinya di peta. Berguna sekali jika posisi kita dan teman terhalang bukit dan jurang. Sayang channelnya FRS/GMRS saja dengan 1 watt. Tidak kebayang kalo bisa dipasang 5 watt seperti HT, wah, teman sejauh 8 km pun bisa terbaca posisinya. Omong2 soal akurasi. Secara real sebenarnya mau akurasi 2 mm pun sebenarnya itu bukan 'real' koordinat dan terutama ketinggian yang absolut benar. Kenapa? karena yang dibaca GPS adalah model elipsoid bumi. Jadi bumi yang peang penjol naik turun ini dimodelkan sempurna elipsoid. Namanya model kan tidak 100% benar, hanya memudahkan menggeneralisirkan saja. Nah, jadi kalo 2 mm akurasi, ya 2 mm terhadap model elipsoid tadi. Yang paling tepat lalu bagaimana? Ya dengan pengamatan pasang surut air laut untuk penentuan titik 0 m, lalu ditarik ke titik yang hendak kita ketahui persis ketinggiannya. Kekuatan acquire sinyal juga berbeda2,makanya ada beberapa GPS terutama GPS mapping akan keok kalo dipakai di dalam mobil (tapi saya juga pernah pake GPS mapping yang di dalam mobil tidak masalah). Rata-rata toh ada slot antena eksternal hingga bisa dipasang antena tambahan. Keakuratan juga tergantung jumlah satelit, untuk 2D minimal 3 dan 3D minimal 4 satelit. Ada beberapa jenis satelit yang menggunakan tidak hanya sistem GPS dari Amerika, tapi juga mengkawinkan dengan GLONASS dari Rusia dan Galileo dari Eropa. Nggak kebayangbetapa cepat acquire satelit dan ketelitiannya karena semua satelit 'diembat'. Untuk backpack, ya jelas saja GPS mapping ini yang cocok digunakan. Lebih kepada fungi handheld-nya ya..karena yang dipakai paling GPS yang bisa menunjukkan poi, track, map, dan navigasi arah. Kalo bawa mount-type kan kesulitan karena ukurannya (kecuali rela bawa GPS Navigasi sambil nenteng2 aki di pinggang atau dimasukkan ke backpack he he). Rata2 waterproof dan shockproof dengan ukuran mungil2 sedikit ebih besar dari HP jadi enak dibawa2. Powerpun batere AA saja. Malahan sesungguhnya, untuk backpack, bermodalkan mobile gadget yang bisa GPS dan google map sudah cukup sekali, asal daerah yang kita datangi ada koneksi GPRS. Kalo dulu temen2 saya kalo trip, yang diplot tempat2 seperti pemandian di sungai, rumah gadis anu, warung makan murah-prasmanan dan lain2. Yah namanya point of interest kan masing2 interest orang beda-beda he he. Happy GPS-Backpacking, RHH 2009/7/1 R A I <[email protected]>: > > > Saat ini banyak jenis GPS di pasaran. Peminat bisa pilih sesuai kebutuhan > dan budget. Jika ingin dipake untuk survey, pemetaan dan membutuhkan > ketelitian yang akurat, tentu perlu merogoh kocek lebih mahal.... Harga > bicara... Untuk saya pribadi memakai GPS untuk "fun", teman perjalanan, > setelah tahu ternyata bisa memantau posisi kita ada dimana, saat naik > pesawat di ketinggian berapa, dll.....Karena itu untuk penggunaan macam saya > ini.....ketelitian perlu....But meleset masih di kisaran 50 meter ya maklum > lah.....Saya pernah nandai sebuah rest area di jalan toll. Saat kesana lagi, > di GPS sudah ada tanda "arrive at..." yang artinya sudah tiba. Tapi ternyata > masih berjarak sekitar 100 meter.... Oke lah no problem...Masih mending > tidak meleset sampai 1 kilo...Demikian untuk rumah saya.... Di GPS nandai > sudah tiba, padahal masih berjarak sekitar 20 meter. > > Di GPS itu sendiri ada jenis yang sudah ada PoI, misalnya pomp bensin, rumah > sakit, dll....Kalau ingin yang spesifik bisa nandai sendiri. Seperti > misalnya waktu ke Sawarna dan Ciwidey...Ada tanjakan yang menurut saya > terjal dan sopir butuh ancang-ancang 'n ekstra hati-hati. Di GPS langsung > saya tandai. Supaya next time bisa mengingatkan sopir hati-hati di daerah > sini.... Benar aja....Saat datang lagi kebetulan sopir tidak paham lokasi, > setelah lihat di GPS di PoI yang sudah saya tandaai saya ingatkan ke sopir > sekitar 100 meter ada tanjakan terjal perlu ancang-ancang. Sopir memahami > dan bersiap-siap..... > > Terakhir saya lihat di distributor Garmin Indonesia di STC, ada jenis GPS > handheld tapi hitam putih yang juga berfungsi walkie talkie. Selain sebagai > penunjuk arah, bisa komunikasi dengan sesama pengguna dengan jenis yang > sama, saat komunikasi bisa tahu lawan bicara kita jaraknya berapa jauh dari > kita.......Hhhhmmmm.....menarik...Harganya sekitar 1.5 juta per unit...Cuma > yang kurang menarik masih hitam putih.... > > Kalau sudah pegang GPS memang perlu sering-sering nandai tempat-tempat > menarik...Spot hunting, diving, dll, supaya tidak lupa dan may be next time > mau datang lagi tinggal ikutin petunjuk di GPS aja...Simpel khan... Ada > rekan yang suka naik gunung memanfaat GPS sebagai antisipasi tuk jaga-jaga > kalau terjadi darurat. Selama sinyal hp masih terjangkau, setiap 30 menit, > dia SMS rekan-nya untuk kasih tahu koordinat terakhir. In case ada kejadian, > entah hilang, dll di harapkan tim resque bisa menelusuri base on koordinat > yang dia kasih..... > > Ada pengalaman menarik dari GPS. Rumah saya sudah saya tandai di GPS. Waktu > naik pesawat, saat take off pesawat melakukan beberapakali manuver yang > ternyata melintas rumah saya. Saya tahu-nya dari GPS. Posisi pesawat > menunjukan terbang di atas rumah saya...... he...he.... > > Satu lagi...Untuk penangkapan sinyal GPS, akan lebih optimal kalau duduk di > jendela. Karenanya kalau naik pesawat atau kendaraan apa saja akan selalu > pilih di pinggir jendela, supaya GPS tetap bisa menangkap sinyal satelit. > Kalau ada awan tebal, gelap, biasanya sinyal lemah dan GPS mulai ngaco tuk > menunjukkan arah. Tapi setelah lewat awan kembali normal.... > > salam > Adolf > > ----- Original Message ----- > From: Rakaryan > To: [email protected] > Sent: Wednesday, July 01, 2009 8:32 AM > Subject: Re: [indobackpacker] GPS Sebagai Teman Perjalanan > > Alat GPS (tergantung jenisnya) mempunyai fitur2 tambahan seperti: > - Game > - MP3 Player > - Foto Viewer > - Prediksi Pasut (Pasang Surut air laut) dan waktu mancing terbaik (berdasar > data pasut) di suatu tempat. > > PoI (Point of Interest) bisa kita simpan sendiri ke alat GPS. (Bisa > dipanggil kembali atau di share kepada teman2 yang lain) > Alat GPS ini dengan berikut alat Fish Finder adalah alat favorit pemancing > di laut lepas. > > Jika ingin mencari Peta2 utk alat GPS dan PoI Kuliner: > http://www.navigasi.net/ > > Satu hal yang perlu dimengerti mengenai ketelitian alat ini. > Akurasi yang ditunjukan oleh GPS bukan menunjukan ketelitian posisi secara > absolut, ini sebetulnya menunjukan nilai simpangan atau variasi dari > beberapa kali hasil penentuan posisi (biasanya update per sekian detik) atau > ketelitian relatif setelah beberapa saat dilakukan penentuan posisi di titik > tersebut oleh alat GPS. Pada kondisi terjelek (tergantung kondisi atmosfir > dan konfigurasi satelit), kesalahan absolut penentuan posisi bisa mencapai > 300 m (berhubungan dengan kesalahan penentuan beda waktu satelit dan > receiver serta kecepatan gelombang di atmosfir). > > Alat2 GPS dengan ketelitian sampai milimeter adalah alat2 GPS Geodetic > dengan fasilitas2 yang berbeda dari Handheld GPS Receiver. Jadi jangan > menggunakan alat GPS di mobil atau jenis handheld standar untuk pemetaan > teliti karena akurasinya sangat jelek atau tidak bisa diandalkan. > > -- ------------------------------------------------------- Kabaena Camp-D3W North Pit; S 5 deg 25.73 min/E 121 deg 59.43 min YM : heru_hendarto
