Setuju...tuk P.Tidung tidak perlu segan-segan tuk belajar dari pulau-pulau lainnya. Prediksi saya pulau ini akan banyak diminati para wisatawan terutama yang mulai jenuh dengan crowded-nya P.Pramuka dan P.Untung Jawa. Guide perlu memahami bagaimana memberikan service yang memuaskan atau membuat tamu-tamu enjoy. Kalau boleh mencatat point-point perlu di miliki oleh para guide disana...
Pertama. Pengetahuan baik spot snorkling atau diving. Umumnya tamu-tamu mau snorkling. Tidak hanya tahu tapi guide sudah pernah datang dan mencoba di spot tersebut. Sehingga kalau di tanya spot mana yang bagus, mereka tidak gelagapan menjawabnya atau sekedar asal jawab aja. Kedua. Keterampilan tuk snorkling termasuk juga membimbing para tamu-tamunya terutama yang belum pernah atau jarang snorkling. Ketrampilan disini termasuk juga handel savety..... Ketiga. Pengetahuan dan pemahaman akan pulau-nya itu sendiri. Bisa menjelaskan apa-apa saja yang menarik di pulau tersebut. Termasuk sejarah dan lain-lain mengenai pulau. Keempat. Kalau ke P.Tidung tidak lengkap kalau tidak bersepeda. Di hari-hari tertentu, misalnya weekend, kebutuhan sewa sepeda dengan yang tersedia terasa timpang. Rombongan kami pernah ngalami kekuarangan sepeda. Solusinya unik juga...sisa sepeda yang kami butuhkan kami cari sambil jalan. Lewat rumah penduduk begitu lihat sepeda nganggur kami tanyakan sama tuan rumah apakah bisa dan mau kami sewa. Jawabannya ada yang lantas bilang, oke silahkan pake....ada juga yang mengatakan sebaliknya. Akhirnya semua-nya dapat sepeda. Peranan guide bisa membantu mencarikan sepeda. Kelima. Minimnya peralatan sewa snorkling. Pernah rombongan kami dan rombongan lain tidak bisa sewa alat snorkling karena tidak ada barang. Lagi-lagi peranan para guide bisa memberikan solusi bagi mereka yang kekurangan alat snorkling. Keenam. Penginapan disana yang kami tahu hanya Lima Bersaudara, yang di kelola oleh Pak Haji Hamid. Berharap kalau memang belum ada investor yang mau buka usaha akomodasi, rumah-rumah penduduk bisa sebagai home stay. Minimal di setiap homestay ada kipas anginnya. Ketujuh. Kesiapan sewa perahu. Perlu ada yang koordinator disana tuk sewa perahu. Yang penting adalah jangan mainkan harga. Misalnya harga normal 200 rb lalu di jual 400 rb, dan ketahuan lagi oleh tamu-tamu-nya kalau harga di up. Selain itu pengetahuan para tukang perahu menyangkut savety dan spot-spot snorkling yang nyaman. Tuk savety, minimal di setiap perahu ada tangga dan tali. May be kalau orang pulau tidak perlu tangga...tapi yang belum terbiasa setelah snorkling dan akan naik perahu sangat butuh tangga. Kedelapan. Warga disana perlu menjadi kontrol wisatawan menyangkut moral dan perilaku. Jangan sampai mereka yang berbusana minim, meski tujuannya tuk snorkling, dibiarkan begitu saja. Bebas boleh saja...tapi bebasnya jangan kebablasan. Warga perlu saling kontrol... Kesembilan. Masing-masing guide boleh-boleh saja bersaing...tapi jangan sampai saling menjatuhkan. Misalnya guide A mengatakan, wah jangan pake guide si B dech...Dia payah...ngga tahu apa-apa, ngga bisa snorkling...bla..bla... Nah yang kayak begitu jangan sampai terjadi. Kesepuluh...Tampaknya tuk kembali ke Jakarta dari P.Tidung perlu ada kapal yang siang. Selama ini yang ada hanya Minggu pagi jam 8 saja. Berarti hanya hari Sabtu saja yang full activity. Kecuali kalau mau carter. Pun carter tentunya harga akan lebih mahal. Tulisan di atas hanya saran aja sebagai kepedulian dengan P.Tidung. Bukan bermaksud sok pintar ya. Please jangan ada prasangka demikian. Bagi saya pribadi P.Tidung ibarat emas yang masih perlu di percantik lagi supaya tambah memikat. Adolf ----- Original Message ----- From: "Novianti, Ika" <[email protected]> To: <[email protected]>; "Indo backpacker" <[email protected]>; "Adolf Izaak" <[email protected]>; "ridwan malik" <[email protected]> Sent: Friday, December 11, 2009 9:09 AM Subject: Re: Pulau Tidung ya....Re: [indobackpacker] gelombang kepulauan seribu-desember Mas Ridwan yang sedang mengembangkan P. Tidung, salut buat anda dan good luck yah.. harapan saya agar masalah Guide lebih difokuskan terutama bagian safety dan caring. guide adalah basic dari berkembangnya pariwisata. Guide harus bisa mencontohkan bagaimana bermain di laut dengan aman, dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap biota laut terutama terumbu karangnya.. jangan sampai malah rusak sebelum sempat P. Tidung berkembang. dan untuk rekan2, kalau menjumpai guide yang seperti itu, harus di beritahu.. untuk kepentingan kita bersama :-) Kepulauan seribu itu Indah.. masih Indah! itu yang saya tau dan saya lihat dari bbrp pulau.. masih ada rays, moray eel, nudi, clams, dan terumbu karang yang besar2 dan hidup.. duh senangnya! Sekedar info, P. Seribu kita msh lebih bagus dari TARP (P. Seribu-nya Malaysia) di Kinabalu :-) ayo di jaga yaa. Novi --- On Thu, 12/10/09, ridwan malik <[email protected]> wrote: From: ridwan malik <[email protected]> Subject: Re: Pulau Tidung ya....Re: [indobackpacker] gelombang kepulauan seribu-desember To: [email protected], "Indo backpacker" <[email protected]>, "Adolf Izaak" <[email protected]> Date: Thursday, December 10, 2009, 6:46 AM Benar sekali yang dikatakan oleh Adolf. Saya sendiri adalah orang asli Pulau Tidung yang tinggal di Depok dan terlibat dalam mengembangkan potensi wisata disana. Untuk sekarang Pulau Tidung memang masih baru mencoba mengembangkan potensi wisata. Jauh tertinggal dari Pulau Pramuka dan Pulau Untng Jawa yang sudah lebih dahulu dikembangkan oleh dinas wisata Pulau Seribu. Masukan dari Mas Izaak sangat membantu kami yang sedang berupaya memperkenalkan potensi wisata di Pulau Tidung. Dengan tulisan Mas Izaak kami tentu bisa belajar lebih baik lagi dalam menerima para turis dan memperbaiki berbagai kekurangan yang ada, baik dalam masalah guide, sarana maupun pengetahuan wisata lainnya yang kami yakin akan berguna sekali bagi pengembangan wisata bahari di Pulau Seribu ke depan. Sekali lagi terimakasih atas masukan Mas izaak. Hormat saya, Ridwan Penulis, penyuka jalan-jala (081 2804 3941) --- On Thu, 10/12/09, Adolf Izaak <adolf-izaak@ dnet.net. id> wrote: From: Adolf Izaak <adolf-izaak@ dnet.net. id> Subject: Pulau Tidung ya....Re: [indobackpacker] gelombang kepulauan seribu-desember To: cokelatbiru@ gmail.com, "Indo backpacker" <indobackpacker@ yahoogroups. com> Date: Thursday, 10 December, 2009, 6:10 PM Awal november lalu dengan teman-teman sempatkan main-main kesana. Tuk saya pribadi adalah yang kedua kalinya setelah pertama kali kesana tahun 2006. Biasanya lebih sering ke P.Pramuka. IMHO, P.Tidung menarik. Boleh dibilang SEDANG AKAN berkembang sebagai pulau wisata. Beda dengan P.Pramuka yang SEDANG berkembang. Bandingkan dengan P.Untung Jawa yang menurut saya SUDAH berkembang. Namanya juga sedang akan berkembang tentunya tuk sarana akomodasi, pelayanan guide, masih lebih baik di P.Pramuka. Di P.Tidung kalau mau tinggal di rumah penduduk, saya yakin banyak yang mau terima. Tapi tuk penginapan masih terbatas. Tuk nuansa...kalau ada mengatakan lebih bagus P.Tidung dibanding P.Pramuka... .Bisa ya bisa juga tidak. Ya...karena masih banyak spot-spot di P.Tidung masih belum di jamah dibanding di P.Pramuka. Spot snorkling di dekat P.Tidung Kecil, very nice. Untuk diving, katanya spotnya juga oke. Tapi...sayang belum ada dive center disana. Saya rencana bulan Maret, setelah ombak tenang ingin diving disana. Lagi berpikir kalau start dari P.Tidung akan sangat repot karena harus bawa terutama tanki. Tuk 4 x dive berarti tuk satu orang perlu bawa 4 tanki dan pemberat dan peralatan lain...hhhhmmm. ...repot. Setelah berunding kami memutuskan start dari P.Pramuka saja sebagai home base. Tokh dari P.Pramuka ke P.Tidung hanya sekitar sejam saja. Satu hal sehingga saya merasa perlu mengatakan sedang akan berkembang adalah dari kesiapan local guide tuk mengantar tamu-tamu keliling pulau dan tuk snorkling. Tampaknya person yang terlatih melayani tamu masih terbatas. Pun juga pengetahuan tentang spot-spot snorkling tampaknya juga masih terbatas. Miris juga saat kami ditemani oleh guide disana yang rupanya belum familiar dengan lokasi yang kami datangi. Malah kami mendapat informasi adanya spot menarik itu bukan oleh guide tersebut tapi dari petugas perikanan. Kemudian, saat menemani kami snorkling... .miris sekali. Guide kami tidak memakai fin, hanya sandal dan banyak karang ter-injak-injak olehnya dan patah....hhhhhhmmmm m....miris ya...Kami sempat membuatkan foto dokumentasi yang tentunya tidak untuk di publikasikan. Selain itu pengetahuan tentang alat-alat snorkling masih terbatas. Sudah pasti tidak bisa di generalisir ya. Barangkali kebetulan saja kami mendapat guide yang masih "baru". Kami berharap tuk kedepannya ada kesiapan dari teman-teman di P.Tidung tuk menerima tamu-tamu yang ingin ber-wisata. P.Pramuka hampir setiap minggu selalu crowded. Kapal menuju Pramuka selalu penuh. Tidak menutup kemungkinan suatu saat P.Pramuka akan sampai titik jenuh. Yang kemudian beralih ke P.Tidung. Apakah siap P.Tidung menjadi pulau wisata yang murah meriah...? jawaban kembali kami serahkan kepada rekan-rekan disana. salam Adolf [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Indonesian Backpacker Community visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di http://www.backpacker-indonesia.info/ Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan. No SPAMMING or forwarding unrelated messages. Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT. Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian yang perlu saja. Milis Indobackpacker menerima ATTACHMENT baik gambar ataupun photo, tetapi mohon indahkan tentang hak cipta dan ukuran file. Cara mengatur keanggotaan di milis ini : Mengirim email ke grup : [email protected] (moderasi penuh) Mengirim email kepada para Moderator/Owner: [email protected] Satu email perhari: [email protected] No-email/web only: [email protected] Berhenti dari milist kirim email kosong : [email protected] Bergabung kembali ke milist kirim email kosong : [email protected] Yahoo! Groups Links __________ NOD32 4675 (20091210) Information __________ This message was checked by NOD32 antivirus system. http://www.eset.com
