Hallo semua, Saya menikmati tulisan Bang Adolf, two thumbs :-). Pulau Tidung rasanya perlu sebuah badan otorita pengelola, yang terdiri dari tokoh2 masyarakat, tokoh adat, pemda dan orang yang profesional terutama di bidang pariwisata dan lingkungan. Sehingga semua terkontrol dengan baik. Penting mengenalkan aspek pariwisata secara menyeluruh, jangan kebablasan seperti daerah lain (Bali salah satunya), paling tidak masterplannya ditata bukan saja di bidang teknis wilayah tapi pembekalan mental bagi penduduk setempat. Untuk mengurangi efek seperti ini umpamanya, andai sebuah tempat pariwisatanya sudah mulai merangkak baik, akan mulai banyak serbuan investor berdatangan, dan kemudian kalau kebablasan akan banyak lahan berpindah pemilikan........dan kemudian semakin parah adalah masyarakat asli akan menjadi kuli di rumahnya sendiri.
Investor luar penting, tapi akan lebih baik kalau masyarakat lokal sebagai investor di rumahnya sendiri. Akan lebih bagus lagi kalau sektor pariwisata adalah tetap menjadi sektor pendukung, bukan sektor utama, seperti Pulau Tidung mungkin sektor kelautannya yang tetap ditonjolkan. Karena kalau sektor pariwisata terlalu menonjol, akan berat efeknya kalau dunia pariwisata tiba-tiba bermasalah. Menurut saya berwisata ke suatu tempat dengan lingkungan keseharian kehidupan masyarakat akan lebih baik daripada pariwisata yang seolah-olah diciptakan. Nah, begitu menurut saya, dan semoga berguna. salam, made ----- Original Message ----- From: [email protected] To: Adolf Izaak Cc: [email protected] ; Indo backpacker ; Novianti, Ika ; ridwan malik Sent: Friday, December 11, 2009 5:54 PM Subject: Re: Pulau Tidung ya....Re: [indobackpacker] gelombang kepulauan seribu-desember Dear all, Sangat setuju atas semua saran yang disampaikan oleh Adolf Kalau semua warga negara seperti Adolf yang peduli dan ingin mengembangkan potensi pulau2 di Indonesia saya yakin keindahan dan kenyamanan pulau2 di Indonesia akan membuat iri bangsa lain. Terimakasih Adolf yg sudah sharing pengalaman dan pengetahuan nya, semoga membuka wawasan kita2 yg minim pengetahuan mengenai hal ini Marilah kita jaga dan kita optimalkan aset pemberian Tuhan YME di tanah air kita. Tks n rgds, Enny Sudarmanto
