Benar juga usul teman-teman semua,

Mari coba kita realisasikan, saya usul mungkin di Pelangi karena lokasi di 
tengah.  Atau ada saran lain untuk tempat.  Minggu ini hari Selasa atau Rabu? 


--- In [email protected], enny.sudarma...@... wrote:
>
> Ide2 dibawah ini sangat briliant, kalau nggak direalisasikan sayang banget 
> tuh
> Milis inipun bagi saya sangat sangat bermanfaat, karena banyak sekali 
> informasi wisata yg saya dapatkan dari rekan2 di milis ini
> Saya acung dua jempol untuk pembuat/pemrakarsa milis ini, terimalah rasa 
> salut saya
> Kembali pada ide2 dibawah, bgmn kalau kita langsung bergerak dengan scope 
> yg kecil dulu tapi langsung diimplementasikan, system koin OK, kayaknya 
> prospective
> 
> Tks n rgds,
> Enny Sudarmanto
> 
> 
> 
> 
> "Aji Nugraha" <qsu...@...> 
> Sent by: [email protected]
> 17-Dec-2009 11:30
>  
> To
> [email protected]
> cc
> 
> Subject
> Re: [indobackpacker] Re: Pandangan orang Asing - usul membuat leaflet - 
> kumpul uang receh
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> Ide yang sangat menarik nih. Jujur saja, saya mengikuti milis ini karena 
> kurangnya informasi mengenai tempat-tempat pariwisata di Indonesia. Dari 
> sini pengetahuan saya tentang keindahan daerah Indonesia semakin 
> bertambah. Mengapa tidak kita sampaikan apa yang sudah kita alami ini ke 
> orang lain yang tidak join/tidak tahu mengenai milis ini.
> 
> Sudah saatnya kita bergerak. Saya lihat responnya sangat bagus, dan 
> sebaiknya segera kita realisasikan sebelum semangatnya menguap lagi.
> 
> Bagaimana kalau kita ketemuan dan membahas hal ini (sesuai dengan usul Pak 
> Sumartok, salam kenal Pak ). Usul saya minggu depan -hari Senin atau 
> Selasa- kita ketemuan di Jakarta? (bila banyak yg berdomisili di Jkt). 
> Sebagai pertemuan awal mematangkan konsep saja. Apabila ada rekan yg 
> diluar Jkt dan ingin berkontribusi, mungkin kita bisa lakukan 
> teleconference (?).
> 
> Atau mungkin ada usul lain yang lebih baik? 
> 
> Salam,
> Aji Nugraha
> 
> ________________________________
> From: Gabriella Maria <gabriellamaria.rahayusha...@...>
> To: [email protected]
> Sent: Thu, 17 December, 2009 8:54:26
> Subject: [indobackpacker] Re: Pandangan orang Asing - usul membuat leaflet 
> - kumpul uang receh
> 
> Saya tertarik dengan bahasan ini, walaupun tidak mengikuti dari awal. Rasa 
> gemas akan kondisi pariwisata kita memang amat amat sangat mengganggu.
> 
> Negara lain sampai memasukkan tarian Bali atau budaya Indonesia ke 
> Discovery Channel... kenapa kita tidak bisa. APakah mahal sekali? Mungkin 
> teman-teman ada yang tahu tarifnya? 
> 
> Begini aja, kita kumpul uang dari uang receh... terinspirasi dengan kasus 
> Ibu Prita. Gaungnya akan terasa, semua rakyat akan sadar.. mulai dari yang 
> termiskin dapat berpartisipasi, dan lebih mudah menyadarkan rakyat kita 
> akan pentingnya Pariwisata, dibandingkan maaf nih.. menarik investasi di 
> Pertambangan atau Hutan yang hanya sekian tahun, alam rusak dan 
> recoverynya justu sangat mahal atau tak terbayarkan. COba Pariwisata, mau 
> tidak mau hutan di jaga untuk trekking spt iklan Malaysia, arung jeram, 
> rumah tua/tradisional, sawah, kebun-kebun buah spt promonya agrotourism 
> Thailand. Saat ini kayu Ulin - atau kayu besi di Kalimantan sudah punah 
> :((. Buah Kapul juga sudah tidak ada.
> 
> Untuk urusan setting iklan, saya yakin banyak creator, designer handal 
> Indonesia yang mau tanpa dibayar untuk membuat kampanye atau iklan yang 
> sangat OK. Leaflet hanya terbatas, tp saluran TV international, gaungnya 
> lebih OK dgn visual+musik, lebih mengena dan lebih lama dalam ingatan.
> 
> Ini yang mengusik dan ide saya... 
> 
> --- In indobackpacker@ yahoogroups. com, intan f <holiday_sendiri@ ...> 
> wrote:
> >
> > Dear Rekans,
> > 
> > Wah senang sekali kalau bisa merealisasikan hal ini. Betul juga usul Pak 
> Sumartok agar jangan terlalu banyak mencetak leaflet karena merusak hutan 
> dengan banyaknya kertas yang terbuang. Tapi saya tetap merasa promosi 
> dengan materi cetak perlu karena bisa langsung dilihat saat itu juga dan 
> si pemberi leaflet bisa langsung "memprospek" calon wisatawannya hehe. 
> Sekedar usul:
> > 
> > - leafletnya ini dibuat untuk pulau-pulau utama Indonesia dan 
> masing-masing ada semacam "Top 5 Destinations" 
> > - untuk distribusi, selama belum ada dana, kita print sukarela saja dan 
> titip ke teman-teman yang ke luar negeri dan juga ke orang-orang asing di 
> dalam negeri 
> > - lalu tenaga yang diperlukan: penulis, editor teks, penyeleksi foto, 
> penerjemah (siapa tau bisa ada bahasa Belanda, Jerman, Jepang dll), 
> > - usul banner yang seragam dan dipasang di blog kita masing-masing juga 
> sangat efektif. 
> > 
> > Terus terang saya nggak punya pengalaman sama sekali tentang marketing 
> ataupun kampanye hehe. Cuma gemas aja beberapa kali ketemu orang asing, 
> masih saja ada yang bertanya, "I heard Bali is nice?" dan saya cuma bisa 
> menulis Karimun Jawa, Kelimutu di buku notes mereka.
> > 
> > Jadi mohon petunjuk teman-teman lainnya...
> > 
> > Salam,
> > Intan
> > 
> > 
> > --- On Wed, 12/16/09, sumartok@ <sumartok@ .> wrote:
> > 
> > From: sumartok@ <sumartok@ .>
> > Subject: Re: [indobackpacker] Pandangan orang Asing - usul membuat 
> leaflet
> > To: "Anggi Sinaga" <batax_tinggi@ ...>, indobackpacker@ yahoogroups. com
> > Date: Wednesday, December 16, 2009, 9:40 PM
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > Dear Rekan2x,
> > 
> > 
> > 
> > Wah, topik yang seru sekali ini. Saya pikir kita harus merealisasikan 
> hal ini, yg pada intinya kita bersatu dan bersama2x membangun pariwisata 
> Indonesia secara sukarela. Indonesia banyak sekali potensi alam yg bisa 
> dijadikan objek wisata, tp sayang "Marketing" nya kurang baik. 
> > 
> > 
> > 
> > So, daripada terus menyalahkan instansi yg terkait dgn pariwisata, 
> sptnya ide yg bagus kalo kita bisa lakukan secara swadaya, sbg pecinta 
> backpacker n pariwisata.
> > 
> > 
> > 
> > Kalau koin peduli Prita bisa mengumpulkan Rp 500jt sampai saat ini, 
> kenapa kita tidak bisa lakukan hal yang sama utk membangun pariwisata 
> bersama2x. Saya siap untuk sumbang tenaga, pikiran, waktu dan bahkan 
> materi sesuai kemampuan saya.
> > 
> > 
> > 
> > Saran saya, utk promosi pariwisata keluar, kita bisa gunakan website, 
> kita buat website yg informatif dan atraktif. Biayanya darimana? Kita akan 
> sukarela menyumbang dan tentunya kita kelola bersama. Utk leaflet, 
> sebaiknya jgn terlalu banyak juga, mengingat setiap kertas yg kita 
> habiskan, akan semakin merusak hutan kita. 
> > 
> > 
> > 
> > Website yg kita buat ini harus sgt informatif dan dgn design yg bagus. 
> Terus kita bisa mempromosikan website ini ke setiap org yg kita kenal, 
> baik di dalam maupun luar negri. Media social networking kan sudah cukup 
> besar di Indonesia, kita bs gunakan jg utk campaign.
> > 
> > 
> > 
> > Nah, kalo sudah ada bbrp org yg sukarela mau kerjakan project ini, 
> gimana kalau kita ketemuan dan membahas hal ini segera. Setuju? Mari kita 
> jadikan Indonesia lebih maju dgn mulai kita mencintai alam kita, 
> merawatnya dan memasarkannya sehingga negeri ini akan menjadi negeri yg 
> luar biasa indah dan bisa hidup dari sektor pariwisata. Saya bukan 
> siapa2x, tapi sy percaya setiap koin ataupun keringat yg kt keluarkan utk 
> tujuan mulia, pasti memperoleh hasil yang baik. Gerakan koin peduli Prita 
> sudah membuktikannya. So, kita buat gerakan peduli pariwisata? Silahkan 
> urun rembugnya dari teman2x. Thanks.
> > 
> > 
> > 
> > Regards,
> > 
> > 
> > 
> > Sumartok
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke