Permisi, hanya masukan. Sebenarnya tidak semua wilayah Eropa cenderung
bersikap cuek terhadap keadaan yang dialami Asia. Keluarga saya memiliki
pengalaman yang sangat baik dengan orang-orang Eropa khususnya di wilayah
Skandinavia, Benelux, dan Perancis. Biarpun wajah kami banyak Asianya,
petugas maupun warga di sana sangat peduli dengan keadaan kami. Hal ini juga
terjadi di Perancis, sebuah negara yang konon pelayanannya jelek terhadap
orang non-Perancis.
Kenapa kami bisa mengalami hal-hal positif di atas mungkin disebabkan hal
berikut:

*-Kemampuan menyelami kultur lokal secara tulus.*
Hal ini terjadi saat di Perancis. Sebelum kami tiba di Perancis, ayah kami
menyempatkan waktu dua bulan sebelum keberangkatan untuk mempelajari bahasa
Perancis termasuk bahasa negara lain yang akan kami kunjungi. Beliau juga
mengobservasi kebiasaan yang dilakukan masing-masing penduduk negara Eropa.
Hasilnya? Sukses besar! Berkali-kali muka bule sejati yang juga bukan
penduduk lokal seperti kami cenderung diabaikan karena mereka (penduduk
lokal) lebih mengutamakan untuk melayani kami terlebih dahulu

Segitu aja dulu. TQ

2009/12/26 <[email protected]>

> Pagi semua!
>
> Saya terusik dgn kalimat "jangan kelihatan seperti turis".. Seandainya di
> Eropa, bagaimana caranya utk tdk kelihatan spt turis? Dari perawakan saja
> sdh jelas kita (indonesians) berbeda, apalagi kalau kemudian nenteng kamera
> dan peta (perlengkapan wajib backpackers)..
>
> Ada yang punya saran atau jurus2 ampuh utk mengurangi kemungkinan jadi
> target?
>
> Trims ya!
>
> Selamat menikmati hari Sabtu-nya..
> -Ti-
> T.sweetBerry® powered by INDOSAT
>

Kirim email ke