Nimbrung juga..... Hehehe...pernah juga ngalamin perut bermasalah tapi pas berangkat kerja pagi2.... Pas puasa lagi....alamat ga mau minum obat....akhirnya nyerah turun di pintu tol Halim untuk numpang menuntaskan masalah....dan akhirnya nggak masuk kerja hehehehe...
Saya pribadi sih lebih memilih untuk sedia Norit dan sebotol air untuk jaga-jaga karena memang kondisi perut yang kadang bermasalah. Tapi pernah juga obat2an nggak manjur malah saran minum teh pahit bisa meredakan kondisi sakit perut yang hebat..... Ardi --- Pada Sel, 2/3/10, Puguh <[email protected]> menulis: Dari: Puguh <[email protected]> Judul: [indobackpacker] Re: sharing obat2an penting saat travelling. Ada yg punya pengalaman sama? Kepada: [email protected] Tanggal: Selasa, 2 Maret, 2010, 10:41 AM Dear Iid; Untungnya selama melakukan perjalanan, perut saya selalu berdamai dengan bakteri dan rempah-rempah setempat. Justru pengalaman rohaniah yang saya alami adalah sewaktu naik mikrolet M01, jurusan Kp Melayu- Senen, macet didaerah jatinegara, pagi2, penumpang penuh, dan sakit perut! yang lebih parahnya, sulit untuk dibedakan antara fasa gas, padat, atau cair! Saya cuma bisa bilang dalam hati;"Inilah rupanya dasar dari segala dasar piramida Maslow..." Buku petunjuk perjalanan menyarankan selain membawa carbon active (sejenis Norit atau Diatabs) yang perlu juga dibawa adalah IMODIUM. Carbon active untuk menetralisir racun2 diperut, imodium membantu menenangkan aktifitas usus sehingga mengurangi kebutuhan atas kamar kecil. Semoga membantu. Tabik; Puguh --- In indobackpacker@ yahoogroups. com, iid satria <iidsat...@. ..> wrote: > > Syarat mutlak sebelum travelling yang diminta dari ibu setelah doa > adalah obat mencret. Hal sepele mungkin, tapi berkali kali mendatangi > tempat baru, saya selalu menemukan masalah dengan makanan dan perut. > mungkin gara gara 26 tahun hidup di Bandung yang makanannya "ramah" > dengan perut dan lidah saya. Di Lombok, saya dibawa seorang teman untuk > mencicipi makanan khas Lombok, dia bilang sih gakan nemu ditempat lain. > namanya nasi puyuh, herannya saya ga nemu telor puyuh di sana!isinya > cuma nasi, ayam suwir, kacang goreng, sambal dan air putih satu teko. > satu-dua suap ga ada masalah, setelah itu bukan bukan hanya lidah saya > yang kebakar!air mata mulai keluar, ingus meler, keringat bercucuran > bahkan telinga jadi budek!!busyeet pedesnya bukan maen deh!setengah > piring belum habis, 3 gelas air udah ludes. Bahkan 1 jam setelah makan > perut masih anget rasanya dan malemnya buang buang air sampe pantat > pedes!! > > Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda? Buat Pingbox terbaru Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/ [Non-text portions of this message have been removed]
