mungkin di antara kita juga melupakan peran FPI pasca Tsunami 2004.
saya ingat betul, mereka melakukan evakuasi jenazah saudara2 kita di
NAD, yang bahkan pihak TNI/Polri dan orang Aceh sendiri tidak berani.
Yaitu di daerah Lhok Nga, yang cukup dikenal daerah panas dan daerah
ini rata dengan tanah.

TNI/Polri tidak berani karena takut disasar peluru GAM, sedangkan
orang Gam sendiri takut disasar pluru tentara & polisi.
Mess Korem dan pemukiman Korem di sana juga sudah rata dengan tanah,
menyisakan masjid. (Saya lihat sendiri)

Juga yg mengenali jenazah Kadispen Polda NAD (CMIIW), Sayyid Husaini
adalah saudara2 kita dari FPI.

Mungkin kalo sodara2 yg dari AKKBB berperan di bidang yang lain.

--
Mukhlason
-- just reminding --

On 6/6/08, Adi Indrayanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Maksudnya berani ini apa pak? Berani memukuli orang lain yang tidak 
> sependapat?
>
>
>  On Fri, Jun 6, 2008 at 6:18 PM, Achmad Zaenal Abidin
>  <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>  > Mas Adi dan Rekans,
>
> >
>
>  > Apakah kita berani seperti mereka ? atau hanya bicara saja yang masih lebih
>  > bagus dari selemah lemahnya iman ?
>  >
>  > Salam,
>  > Zaenal
>  >
>
>
> --
>
> Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
>  kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan 
> akhirat.
>
>  Info pengelolaan milis Indonesia next better :
>  http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
>


-- 
M. Ari Mukhlason
-----------------------------
http://aerogift.com
YM&FS : [EMAIL PROTECTED]
HP     : 0818-223-062
email : [EMAIL PROTECTED]

-- 
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke