Tentunya, harganya jangan diatur ... jangan seperti premium ... tapi seperti 
pertamax. Konsumennya juga di segmen menengah ke atas, bukan segmen bawah. 
Kalau segmen bawah tetap menggunakan PLN dengan harga yang diatur. Dengan 
demikian diharapkan beban PLN bisa berkurang.


Salam.


  ----- Original Message ----- 
  From: Pekik A. Dahono 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, July 10, 2008 11:22 PM
  Subject: [indonesia] Re: Jadwal Pemadaman Listrik


  Kalau harus jualan dengan harga rugi, sampai kapanpun tidak ada swasta yang 
berminat.

  Salam

    ----- Original Message ----- 
    From: Ibnu Nugroho P. 
    To: [email protected] 
    Sent: Saturday, July 12, 2008 1:24 AM
    Subject: [indonesia] Re: Jadwal Pemadaman Listrik


    Peningkatan pemakaian sebenarnya merupakan peluang bagi perusahaan penyedia 
listrik (dalam hal ini PLN) untuk meningkatkan penjualan dan meningkatkan 
profit (mengembangkan usaha). Bukannya lantas mengeluh dan dijadikan alasan 
untuk melakukan giliran pemadaman.

    Barangkali untuk Jabodetabek sudah diperlukan penyedia tenaga listrik 
swasta. Supaya bisa mencukupi permintaan pasar dan mengurangi monopoli.


    Salam,
    Ibnu Nugroho P. (SI-72)


      ----- Original Message ----- 
      From: herman rachman 
      To: [email protected] 
      Sent: Thursday, July 10, 2008 4:32 PM
      Subject: [indonesia] Re: Fw: Jadwal Pemadaman Listrik


      Pagi inidi tv, SBY diTokyo mengatakan bahwa salah satu penyebab gelap 
adalah peningkatan pemakaian.

      Mana yang benar nih.

      Apa penyebab kekurangan bahan bakar tersebut?, pembangkit mana yang 
mengalami?, berapa kapasitas pembangkit tersebut?. 

      Barangkali sohib dari PLN bisa membantu memberikan pencerahan.

      Salam  





      ----- Original Message ----
      From: Pekik A. Dahono <[EMAIL PROTECTED]>
      To: [email protected]
      Sent: Thursday, 10 July, 2008 4:40:41 PM
      Subject: [indonesia] Re: Fw: Jadwal Pemadaman Listrik

       
      Pak, kalau PLN melakukan pemadaman di siang hari, alasannya memang bukan 
karena kekurangan pembangkit.
      Alasannya adalah kekurangan bahan bakar.

      Salam

        ----- Original Message ----- 
        From: herman rachman 
        To: [email protected] 
        Sent: Thursday, July 10, 2008 4:12 PM
        Subject: [indonesia] Re: Fw: Jadwal Pemadaman Listrik


        PLN tdk pernah terus terang mengenai beban terendah (siang) dan beban 
puncak (malam). Menurut informasi dari kawan2 yg berkiprah di PLN, bahwa 
perbedaan antara beban puncak  dan  beban rata2 siang hari cukup besar. 
(Dinegara maju perbedaan ini kecil ). Perbedaan ini yg menjadi salah satu 
penyebab kesulitan  PLN  memprediksi waktu yg tepat penambahan pembangkit baru.
        Dengan kondisi kekurangan daya pada siang hari berarti PLN sudah tidak 
bisa memasok daya utk beban terendah, padahal belum lama masih bisa memasok 
beban puncak.
        Harusnya pemadaman bergilir dimulai dengan beban puncak  baru beban 
rendah.
        Aneh juga, pasti ada yang tidak benar.
        Aaahhhh negeri gelap.
        Salam

         


        ----- Original Message ----
        From: "Sugiyarso, Bambang" <[EMAIL PROTECTED]>
        To: [email protected]
        Sent: Thursday, 10 July, 2008 3:14:44 PM
        Subject: [indonesia] Re: Fw: Jadwal Pemadaman Listrik


        Rasanya kok kontradiktif, 3 tahun lalu PLN berjanji tidak akan ada 
pemadaman listrik, tapi hari ini ada berita akan dilakukan pemadaman 
listrik..mungkin ada yg bisa kasih pencerahan..bagaimana membuat 
indonesianextbetter..tanpa ada pemadaman listrik..



        Kalau melihat arsip berita di bawah ini mestinya sudah tidak ada lagi 
pemadaman listrik ya…..atau SUTET 500 KV nya belum selesai? Sudah tiga tahun 
apa masih belum juga selesai?



        Mudah2an bisa dicari alternative tanpa harus dengan pemadaman listrik 
lagi ya….



        Salam,

        Bambang S

        
________________________________________________________________________________________

        Pemadaman Listrik Bergilir Kembali Dilakukan di Jawa-Bali
        Kamis, 11 Agustus 2005 | 18:12 WIB 

        TEMPO Interaktif, Jakarta: PLN akan kembali melakukan pemadaman 
bergilir di sejumlah wilayah akibat kebocoran boiler di unit VII Suralaya. 
Untuk memperbaikinya, membutuhkan waktu minimal lima hari. 

        "Mudah-mudahan dalam dua atau tiga hari ini perbaikan sudah selesai dan 
tidak perlu lagi ada pemadaman giliran di wilayah Jawa dan Bali," kata General 
Manager Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban PT PLN wilayah Jawa Bali, Muljo 
Adji, Kamis (11/8) di Yogyakarta.

        Akibat kebocoran tersebut, PLN Suralaya mengalami defisit daya sekitar 
300 MW. Pada Rabu malam, kata Muljo, PLN mengurangi pasokan dalam jumlah 
berbeda-beda di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

        Pemadaman bergilir tidak perlu dilakukan jika jaringan Saluran Udara 
Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV yang sedang dibangun PLN sudah terwujud. 
Dengan SUTET 500 kV tersebut, kata dia, penyediaan tenaga listrik se-Jawa dan 
Bali lebih terjamin. Syaiful Amin 

        
http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2005/08/11/brk,20050811-65187,id.html

Kirim email ke