"Pemadaman bergilir tidak perlu 
        dilakukan jika jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 
500 
        kV yang sedang dibangun PLN sudah terwujud"...................mari kita 
wujudkan bersama Java-Bali Systems dengan Planning Process yang baik dan benar. 

HAPPY INDONESIAN COOPERATIVE DAY 12 JULY 2008, ..........the 61 Years of 
Survivals.

[EMAIL PROTECTED] 


Back-up email for: [EMAIL PROTECTED]


--- On Fri, 7/11/08, Ibnu Nugroho P. <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Ibnu Nugroho P. <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [indonesia] Re: Jadwal Pemadaman Listrik
To: [email protected]
Date: Friday, July 11, 2008, 5:44 PM



 
#yiv2024785786 DIV {
MARGIN:0px;}


Tentunya, harganya jangan diatur 
... jangan seperti premium ... tapi seperti pertamax. Konsumennya juga di 
segmen 
menengah ke atas, bukan segmen bawah. Kalau segmen bawah tetap menggunakan 
PLN dengan harga yang diatur. Dengan demikian diharapkan beban PLN bisa 
berkurang.
 
 
Salam.
 
 

  ----- Original Message ----- 
  From: 
  Pekik A. Dahono 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, July 10, 2008 11:22 
  PM
  Subject: [indonesia] Re: Jadwal Pemadaman 
  Listrik
  

  Kalau harus jualan dengan harga rugi, sampai 
  kapanpun tidak ada swasta yang berminat.
   
  Salam
   
  
    ----- Original Message ----- 
    From: 
    Ibnu 
    Nugroho P. 
    To: [email protected] 
    Sent: Saturday, July 12, 2008 1:24 
    AM
    Subject: [indonesia] Re: Jadwal 
    Pemadaman Listrik
    

    Peningkatan pemakaian 
    sebenarnya merupakan peluang bagi perusahaan penyedia listrik (dalam 
    hal ini PLN) untuk meningkatkan penjualan dan meningkatkan profit 
    (mengembangkan usaha). Bukannya lantas mengeluh dan dijadikan alasan untuk 
    melakukan giliran pemadaman.
     
    Barangkali untuk Jabodetabek 
    sudah diperlukan penyedia tenaga listrik swasta. Supaya bisa mencukupi 
    permintaan pasar dan mengurangi monopoli.
     
     
    Salam,
    Ibnu Nugroho P. 
    (SI-72)
     
     
    
      ----- Original Message ----- 
      From: 
      herman 
      rachman 
      To: [email protected] 
      Sent: Thursday, July 10, 2008 4:32 
      PM
      Subject: [indonesia] Re: Fw: Jadwal 
      Pemadaman Listrik
      

      
      Pagi inidi tv, SBY diTokyo mengatakan bahwa salah satu penyebab gelap 
      adalah peningkatan pemakaian.
      Mana yang benar nih.
      Apa penyebab kekurangan bahan bakar tersebut?, pembangkit mana 
      yang mengalami?, berapa kapasitas pembangkit tersebut?. 
      Barangkali sohib dari PLN bisa membantu memberikan pencerahan.
      Salam  
      

      

      ----- 
      Original Message ----
From: Pekik A. Dahono 
      <[EMAIL PROTECTED]>
To: 
      [email protected]
Sent: Thursday, 10 July, 2008 4:40:41 
      PM
Subject: [indonesia] Re: Fw: Jadwal Pemadaman Listrik

 
      #yiv2024785786 DIV {
MARGIN:0px;}


      Pak, kalau PLN melakukan pemadaman di siang 
      hari, alasannya memang bukan karena kekurangan pembangkit.
      Alasannya adalah kekurangan bahan 
      bakar.
       
      Salam
       
      
        ----- Original Message ----- 
        From: herman 
        rachman 
        To: [email protected] 
        
        Sent: Thursday, July 10, 2008 4:12 
        PM
        Subject: [indonesia] Re: Fw: Jadwal 
        Pemadaman Listrik
        

        
        PLN tdk pernah terus terang mengenai beban terendah (siang) dan 
        beban puncak (malam). Menurut informasi dari kawan2 yg berkiprah di 
PLN, 
        bahwa perbedaan antara beban puncak  dan  beban rata2 siang 
        hari cukup besar. (Dinegara maju perbedaan ini kecil ). Perbedaan 
        ini yg menjadi salah satu penyebab kesulitan  PLN  memprediksi 
        waktu yg tepat penambahan pembangkit baru.
        Dengan kondisi kekurangan daya pada siang hari berarti PLN 
        sudah tidak bisa memasok daya utk beban terendah, padahal belum 
        lama masih bisa memasok beban puncak.
        Harusnya pemadaman bergilir dimulai dengan beban puncak  baru 
        beban rendah.
        Aneh juga, pasti ada yang tidak benar.
        Aaahhhh negeri gelap.
        Salam
        
 
        

        ----- 
        Original Message ----
From: "Sugiyarso, Bambang" 
        <[EMAIL PROTECTED]>
To: 
        [email protected]
Sent: Thursday, 10 July, 2008 3:14:44 
        PM
Subject: [indonesia] Re: Fw: Jadwal Pemadaman Listrik


        



        
        Rasanya kok kontradiktif, 3 tahun lalu PLN 
        berjanji tidak akan ada pemadaman listrik, tapi hari ini ada berita 
akan 
        dilakukan pemadaman listrik..mungkin ada yg bisa kasih 
        pencerahan..bagaimana membuat indonesianextbetter..tanpa ada pemadaman 
        listrik..
         
        Kalau melihat arsip berita di bawah ini mestinya 
        sudah tidak ada lagi pemadaman listrik ya…..atau SUTET 500 KV nya belum 
        selesai? Sudah tiga tahun apa masih belum juga 
selesai?
         
        Mudah2an bisa dicari alternative tanpa harus 
        dengan pemadaman listrik lagi ya….
         
        Salam,
        Bambang S
        
________________________________________________________________________________________
        Pemadaman 
        Listrik Bergilir Kembali Dilakukan di Jawa-Bali
Kamis, 11 
        Agustus 2005 | 18:12 WIB 
        TEMPO 
        Interaktif, 
        Jakarta: PLN akan 
        kembali melakukan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah akibat 
        kebocoran boiler di unit VII Suralaya. Untuk memperbaikinya, 
membutuhkan 
        waktu minimal lima hari. 

"Mudah-mudahan dalam dua atau tiga hari 
        ini perbaikan sudah selesai dan tidak perlu lagi ada pemadaman giliran 
        di wilayah Jawa dan Bali," kata General Manager Penyaluran dan Pusat 
        Pengatur Beban PT PLN wilayah Jawa Bali, Muljo Adji, Kamis (11/8) di 
        Yogyakarta.

Akibat kebocoran tersebut, PLN Suralaya mengalami 
        defisit daya sekitar 300 MW. Pada Rabu malam, kata Muljo, PLN 
mengurangi 
        pasokan dalam jumlah berbeda-beda di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa 
        Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Pemadaman bergilir tidak perlu 
        dilakukan jika jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 
500 
        kV yang sedang dibangun PLN sudah terwujud. Dengan SUTET 500 kV 
        tersebut, kata dia, penyediaan tenaga listrik se-Jawa dan Bali lebih 
        terjamin. Syaiful 
        Amin 
        
        
http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2005/08/11/brk,20050811-65187,id.html
        
        


      

Kirim email ke