Mas, tarif regional saat ini agak susah diterapkan karena isu keadilan.
Kalau mau adil, listriknya orang Jabar paling murah, karena mempunyai banyak 
PLTA.
Listrik paling mahal ada di Jakarta dan Bali, karena nggak punya pembangkit 
(atau hanya sedikit).
Salam

  ----- Original Message ----- 
  From: hilwin manan 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, July 14, 2008 10:23 AM
  Subject: [indonesia] Re: Jadwal Pemadaman Listrik


        Solusi jangka pendek adalah menyegerakan penerapan tarif Regional.

        Sebagai ilustrasi, ibu rumah tangga di Jakarta memasak nasi menggunakan 
RICE COOKER biayanya hanya Rp 200,-, bisa ditinggal dan bisa dimanfaatkan 5 
orang.

        Mudah-mudahan ada rekan di DITJEN LPE yang tergelitik.



        Salam.

        HILWIN.M.

        --- On Fri, 11/7/08, Pekik A. Dahono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


          From: Pekik A. Dahono <[EMAIL PROTECTED]>
          Subject: [indonesia] Re: Jadwal Pemadaman Listrik
          To: [email protected]
          Date: Friday, 11 July, 2008, 4:51 PM


           
          Masalahnya, listrik swasta semacam itu dilarang oleh undang2.
          Selain itu, swastanisasi listrik tidak semudah swastanisasi telpon 
seluler.
          Perlunya kabel menyebabkan swastanisasi listrik tidak bisa dilakukan 
dengan mudah.
          Salam

            ----- Original Message ----- 
            From: Ibnu Nugroho P. 
            To: [email protected] 
            Sent: Saturday, July 12, 2008 4:44 AM
            Subject: [indonesia] Re: Jadwal Pemadaman Listrik


            Tentunya, harganya jangan diatur ... jangan seperti premium ... 
tapi seperti pertamax. Konsumennya juga di segmen menengah ke atas, bukan 
segmen bawah. Kalau segmen bawah tetap menggunakan PLN dengan harga yang 
diatur. Dengan demikian diharapkan beban PLN bisa berkurang.


            Salam.


              ----- Original Message ----- 
              From: Pekik A. Dahono 
              To: [email protected] 
              Sent: Thursday, July 10, 2008 11:22 PM
              Subject: [indonesia] Re: Jadwal Pemadaman Listrik


              Kalau harus jualan dengan harga rugi, sampai kapanpun tidak ada 
swasta yang berminat.

              Salam

                ----- Original Message ----- 
                From: Ibnu Nugroho P. 
                To: [email protected] 
                Sent: Saturday, July 12, 2008 1:24 AM
                Subject: [indonesia] Re: Jadwal Pemadaman Listrik


                Peningkatan pemakaian sebenarnya merupakan peluang bagi 
perusahaan penyedia listrik (dalam hal ini PLN) untuk meningkatkan penjualan 
dan meningkatkan profit (mengembangkan usaha). Bukannya lantas mengeluh dan 
dijadikan alasan untuk melakukan giliran pemadaman.

                Barangkali untuk Jabodetabek sudah diperlukan penyedia tenaga 
listrik swasta. Supaya bisa mencukupi permintaan pasar dan mengurangi monopoli.


                Salam,
                Ibnu Nugroho P. (SI-72)


                  ----- Original Message ----- 
                  From: herman rachman 
                  To: [email protected] 
                  Sent: Thursday, July 10, 2008 4:32 PM
                  Subject: [indonesia] Re: Fw: Jadwal Pemadaman Listrik


                  Pagi inidi tv, SBY diTokyo mengatakan bahwa salah satu 
penyebab gelap adalah peningkatan pemakaian.

                  Mana yang benar nih.

                  Apa penyebab kekurangan bahan bakar tersebut?, pembangkit 
mana yang mengalami?, berapa kapasitas pembangkit tersebut?. 

                  Barangkali sohib dari PLN bisa membantu memberikan pencerahan.

                  Salam  





                  ----- Original Message ----
                  From: Pekik A. Dahono <[EMAIL PROTECTED]>
                  To: [email protected]
                  Sent: Thursday, 10 July, 2008 4:40:41 PM
                  Subject: [indonesia] Re: Fw: Jadwal Pemadaman Listrik

                   
                  Pak, kalau PLN melakukan pemadaman di siang hari, alasannya 
memang bukan karena kekurangan pembangkit.
                  Alasannya adalah kekurangan bahan bakar.

                  Salam

                    ----- Original Message ----- 
                    From: herman rachman 
                    To: [email protected] 
                    Sent: Thursday, July 10, 2008 4:12 PM
                    Subject: [indonesia] Re: Fw: Jadwal Pemadaman Listrik


                    PLN tdk pernah terus terang mengenai beban terendah (siang) 
dan beban puncak (malam). Menurut informasi dari kawan2 yg berkiprah di PLN, 
bahwa perbedaan antara beban puncak  dan  beban rata2 siang hari cukup besar. 
(Dinegara maju perbedaan ini kecil ). Perbedaan ini yg menjadi salah satu 
penyebab kesulitan  PLN  memprediksi waktu yg tepat penambahan pembangkit baru.
                    Dengan kondisi kekurangan daya pada siang hari berarti PLN 
sudah tidak bisa memasok daya utk beban terendah, padahal belum lama masih bisa 
memasok beban puncak.
                    Harusnya pemadaman bergilir dimulai dengan beban puncak  
baru beban rendah.
                    Aneh juga, pasti ada yang tidak benar.
                    Aaahhhh negeri gelap.
                    Salam

                     


                    ----- Original Message ----
                    From: "Sugiyarso, Bambang" <[EMAIL PROTECTED]>
                    To: [email protected]
                    Sent: Thursday, 10 July, 2008 3:14:44 PM
                    Subject: [indonesia] Re: Fw: Jadwal Pemadaman Listrik


                    Rasanya kok kontradiktif, 3 tahun lalu PLN berjanji tidak 
akan ada pemadaman listrik, tapi hari ini ada berita akan dilakukan pemadaman 
listrik..mungkin ada yg bisa kasih pencerahan..bagaimana membuat 
indonesianextbetter..tanpa ada pemadaman listrik..



                    Kalau melihat arsip berita di bawah ini mestinya sudah 
tidak ada lagi pemadaman listrik ya…..atau SUTET 500 KV nya belum selesai? 
Sudah tiga tahun apa masih belum juga selesai?



                    Mudah2an bisa dicari alternative tanpa harus dengan 
pemadaman listrik lagi ya….



                    Salam,

                    Bambang S

                    
________________________________________________________________________________________

                    Pemadaman Listrik Bergilir Kembali Dilakukan di Jawa-Bali
                    Kamis, 11 Agustus 2005 | 18:12 WIB 

                    TEMPO Interaktif, Jakarta: PLN akan kembali melakukan 
pemadaman bergilir di sejumlah wilayah akibat kebocoran boiler di unit VII 
Suralaya. Untuk memperbaikinya, membutuhkan waktu minimal lima hari. 

                    "Mudah-mudahan dalam dua atau tiga hari ini perbaikan sudah 
selesai dan tidak perlu lagi ada pemadaman giliran di wilayah Jawa dan Bali," 
kata General Manager Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban PT PLN wilayah Jawa 
Bali, Muljo Adji, Kamis (11/8) di Yogyakarta.

                    Akibat kebocoran tersebut, PLN Suralaya mengalami defisit 
daya sekitar 300 MW. Pada Rabu malam, kata Muljo, PLN mengurangi pasokan dalam 
jumlah berbeda-beda di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, 
dan Bali.

                    Pemadaman bergilir tidak perlu dilakukan jika jaringan 
Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV yang sedang dibangun PLN 
sudah terwujud. Dengan SUTET 500 kV tersebut, kata dia, penyediaan tenaga 
listrik se-Jawa dan Bali lebih terjamin. Syaiful Amin 

                    
http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2005/08/11/brk,20050811-65187,id.html
       

  Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke