Salam Entah informasi mana yang benar, hanya Allah SWT yang Maha Tahu Komentar dan sikap kita terhadap berbagai informasi yang ada merupakan gambaran tingkat keimanan kita yang tentu akan kita pertanggungjawabkan di akhirat nanti.
Semoga Allah SWT senantiasa memelihara keimanan kita, amiin Wassalam On Thu, September 30, 2010 9:25 am, [email protected] wrote: > Informasi dari sumber lain, mereka yg ditembaki polisi bukan dalam > keadaan shalat, melainkan keluar dari shalat dan bermaksud melarikan > diri, bahkan konon sempat terjadi baku tembak. > > Pertanyaannya, kalau memang tidak ada apa2, mengapa harus lari? > > > Wass. DZA > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > > -----Original Message----- > From: Harlizon MBAu <[email protected]> > Sender: [email protected]: Thu, 30 Sep 2010 00:28:56 > To: <[email protected]>; > <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: [indonesia] Fwd: [ekonomi-nasional] Gawat! Densus 88 Habisi > Jamaah Sedang Shalat, > Dua Tewas > > > dari milis sebelah... > > ---------- Forwarded message ---------- > From: A d a m <[email protected]> > Date: Sep 27, 2010 8:02 PM > Subject: [ekonomi-nasional] Gawat! Densus 88 Habisi Jamaah Sedang Shalat, > Dua Tewas > To: Ekonomi Nasional <[email protected]> > > > > > Gawat! Densus 88 Habisi Jamaah Sedang Shalat, Dua Tewas > JPNN - Padang Today > > > Ilustrasi > > > Tindakan yang dilakukan Densus 88 terhadap Khairul Ghozali bersama 4 > orang jemaahnya saat shalat maghrib di Jalan Besar Medan-Tanjung Balai > Asahan, > dinilai sebagai tindakan yang biadab tidak berperikemanusiaan. > > Pernyataan tersebut ditegaskan Adil Akhyar Al Medani, didampingi putri > kandung ustadz Ghozali, Rabbaniyah (17) kepada Sumut Pos (grup > Padang-Today.Com) > Jumat > (24/9) di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan Jalan Hindu Medan. > > > "Biadab. Saat orang shalat dihabisi, seolah-olah negera ini bukan Negara > hukum. Dalam penyerangan biadab itu, dua orang jemaah itu tewas di tempat > akibat ditembaki Densus 88, sedangkan seorang lagi dapat melarikan diri. > Sementara > itu abang saya, ustadz Ghozali itu terus dianiaya diinjak-injak densus, > namun abang saya itu tetap terus shalatnya," tegas pemilik Pondok Pesantren > Dkwah Daarul > > > Syifaa. > > > Atas penyerangan yang tidak berprikemanusiaan itu, sambung Akhyar, > diharapkan agar presiden segera meninjau dan membubarkan Densus 88 karena > telah melanggar dan bertindak diluar hukum. > > "Saya minta agar presiden SBY agar memperhatikan konfrensi pers > ini.Jangan presiden hanya mendengarkan laporan sepihak dari Kapolri > BHD.Kami juga > meminta pada komisi III DPR-RI, untuk segera mngusut tuntsa kasus ini, dan > segera meninjau kembali densus 88, karena sudah tidak berprikemanusiaan," > tegas Akhyar. > > > Akhyar sendiri sudah mengetahui keberadaan abang kandungnya tersebut, > ustadz > > Ghozali yang saat ini info yang dia terima berada di Mebes > Polri.Sementara > itu langkah hukum yang akan ditempuh keluarga besar Ghozali yakni sudah > melamporkan kasus ini ke Amnesty Internasional. > > "Saat ini kami sudah memberikan keterangan pada Amnesty Internasional, > laporan tersebut sudah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris, nah untuk > keponakan saya yang masih berumur beberapa bulan yang ditahan Polres > Tanjung Balai, bersama > > > ibunya Kartini Panggabean, kami juga sudah melaporkan ke Komisi Perli > Anak > Indonesia," beber pria berjubah putih ini. > > > Akhyar juga menceritakan selamatnya Kartini Panggabean istri dari ustadz > Ghozali, karena Cici (Kartini Panggabean red) berada di ruangan lain. > "Namun > > > usai penyerangan tersebut tidak berapa lama datang Polres Tanjung Balai, > ke kediaman abang saya seolah-olah tidak mengetahui penyerangan > tersebut.Saat itulah Kartini Panggabean bersama anaknya yang masih berumur > beberapa bulan diboyong ke Polres, dengan alasan polisi untuk diminta > keterangannya," terangnya. > > Sementara itu salah seorang putrid ustadz Ghozali, yakni Rabbaniyah, > pelajar > > Kelas 2 SMA Kelas Muhammdiyah 18 Kampung Lalang yang turut mendampingi > pamannya Adil Akhyar Al Medani, di LBH Medan Jalan Hindu Medan, berharap > orangnya tuanya tersebut segera pulang kerumah untuk berkumpul bersama > keluarganya. > > "Saya berhaharap buya (ayah) pulang secepatnya untuk berkumpul bersama > keluarga lagi.Saya yakin buya tidak bersalah untuk itu saya hanya hanya > bisa menyerahkan dan berdoa pada Allah SWT," beber gadis manis berkerudung > hijau ini. Walaupun, > ayahnya dicap teroris oleh Densus 88, namun Rabbaniyah tetap percaya pada > orang tuanya dan tetap bersemangat untuk bersekolah. > > "Saya berharap kasus penganiayaan buya saya dilakukan Densus 88, saat > menjalankan ibadah shalat maghrib, dapat menjadi perhatian serius dari > bapak > > Presiden SBY, agar polisi-polisi itu segera ditindak tegas sesuai hukum > yang > > berlaku," tegas Rabbaniyah.(rud) > > sumber: http://padang-today.com/index.php?today=news&id=21232 > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > __._,_.___ > Reply to > sender<[email protected]?subject=gawat!+densus+88+habisi+jamaah+sedang > +Shalat,+Dua+Tewas>| > Reply > to > group<[email protected]?subject=gawat!+densus+88+habisi+ja > maah+Sedang+Shalat,+Dua+Tewas>| Reply > via web > post<http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/post;_ylc=X3oDMTJyNzN > sajRqBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRtc2dJ > ZAMxNTM4OARzZWMDZnRyBHNsawNycGx5BHN0aW1lAzEyODU1OTI1NDE-?act=reply&messag > eNum=15388>| Start > a New > Topic<http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/post;_ylc=X3oDMTJmcm > 42ajhnBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRzZWM > DZnRyBHNsawNudHBjBHN0aW1lAzEyODU1OTI1NDE-> > Messages in this > topic<http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/message/15388;_ylc=X3 > oDMTM3YXY1bm80BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY > 5NQRtc2dJZAMxNTM4OARzZWMDZnRyBHNsawN2dHBjBHN0aW1lAzEyODU1OTI1NDEEdHBjSWQD > MTUzODg->( > 1) > Recent Activity: > > > - New > Members<http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/members;_ylc=X3oDM > TJnOXBhZXJoBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQ > RzZWMDdnRsBHNsawN2bWJycwRzdGltZQMxMjg1NTkyNTQw?o=6> > 10 > > > Visit Your > Group<http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional;_ylc=X3oDMTJmNzRtbmR > sBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRzZWMDdnRs > BHNsawN2Z2hwBHN0aW1lAzEyODU1OTI1NDA-> > Ingin bergabung ke milis ekonomi-nasional? > Kirim email ke [email protected] > http://capresindonesia.wordpress.com > http://infoindonesia.wordpress.com > [image: Yahoo! > Groups]<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJlMGE1Z2pwBF9TAzk3MzU5NzE0BGd > ycElkAzEwMDM4MTM2BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRzZWMDZnRyBHNsawNnZnAEc3RpbWUD > MTI4NTU5MjU0MQ--> > Switch to: > Text-Only<[email protected]?subject=change+del > ivery+Format:+Traditional>, > Daily > Digest<[email protected]?subject=email+delivery:+Di > gest> > Unsubscribe<[email protected]?subject=unsubscr > ibe> Terms > of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/> . > > > __,_._,___ > > > -- I Nyoman P. Aryantha *SITH-ITB(http://www.sith.itb.ac.id/mgb) *Pusat Ilmu Hayati ITB (http://www.hayati.itb.ac.id) +62-81573825693 -- Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat. Info pengelolaan milis Indonesia next better : http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
