Bagaimana Kanjeng Nabi memperlakukan manusia ?
Manusia dibagi menjadi berbagai tingkatan. Mulai dari yang
bertuhan sampai yang
tak bertuhan. Dari yang konsisten terhadap Tawhid sampai
yang munafik. Dari yang
jujur sampai yang pura-pura. Dari keluarganya sampai para
sahabatnya. Semua
jenis manusia ada.
Tujuan hidup semua manusia sudah digariskan, hanya satu
saja yaitu IBADAH. Bisa
dimudahkan pengertiannya dengan PENGABDIAN. Seorang hamba
mengabdi kepada
Majikannya.
Kanjeng Nabi Saaw adalah orang yang paling bisa
memperlakukan manusia dengan
bijaksana, adil dan pas. Mulai dari yang lunak sampai
keras. Mulai dari memaafkan
sampai menghukum. Mulai dari bertanggungjawab sampai
berlepas diri.
Tapi sayang, perilaku beliau Saaw yang sangat bervariasi
itu luput dari perhatian dan
penelitian secara mendalam dan komprehensif.
Ketika Kanjeng Nabi Saaw menjatuhkan pernyataan hukum
kepada suatu perkara,
maka kita harus memandang Nabi Saaw selaku eksekutor bukan
legislator. Beliau
Saaw adalah "lembaga peradilan" dengan beliau Saaw sendiri
sebagai hakimnya.
Berkaitan dengan kasus Ahmadiyah, adakah pernyataan hukum
untuk Ahmadiyah ?
Fatwa ulama bukan pernyataan hukum sebab para ulama itu
bukan hakim !
Maka siapapun yang berlindung dibawah fatwa ulama bukan
pelaksana hukum.
Dan siapapun yang bertindak hukum tanpa melalui prosedur
hukum adalah menyesatkan.
Pelaksanaan Hukum Islam tidak bisa main-main !
Perilaku menghakimi orang lain tanpa prosedur seperti
fatwa sesat, kafir, murtad,
munafik, dll adalah perilaku yang tidak sesuai dengan
Sunnah Nabi. Tapi sayang,
perilaku seperti ini sudah menjamur di kalangan ummat
Islam, kelompok-kelompok,
organisasi-organisasi.
Perilaku kekerasan terhadap anggota dan infrastruktur
Ahmadiyah yang didasarkan
atas 'fatwa sesat" para ulama telah berubah menjadi
perbuatan anarkis. Sebuah
perbuatan yang lebih dekat dengan cara-cara komunis.
Dengan tidak dieliminasinya perilaku-perilaku anarkis
sebagian ummat Islam, maka
kelak ummat Islam tidak bisa lagi membedakan mana
perbuatan yang islami
dan mana perbuatan komunis.
Lihat dan baca sejarah masa lalu, orang-orang komunis
beramai-ramai memakai
baju Islam dan membawa panji-panji Islam, meneriakan
ALLOHU AKBAR, mereka
membakar dan membunuh rakyat tak berdosa, sehingga rakyat
menjadi sangat
anti kepada panji-panji Islam. Rakyat menjadi trauma
terhadap Islam & muslim.
Bandingkan dengan perilaku Nabi Saaw ketika beliau Saaw
masuk ke Madinah dalam
rangka membangun Madinatul Munawwaroh, beliau Saaw
melakukan perjanjian dan
kesepakatan pertahanan dan kesejahteraan yang dikenal
dengan Pakta Pertahanan
Bersama.
Apapun alasannya merusak tatanan di bumi adalah perbuatan
Iblis Laknatulloh.
========================================================================================
Dapatkan kemudahan layanan Mobile Email dari VENTUS untuk Personal, VENTUS Easy.
Klik http://easy.ventusmobile.com
========================================================================================
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam