On 11/18/08, Syarif Hidayat <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Hmmmm,.. > Saya kira jika pelaku Bom bunuh diri punya teknology seperti rocket, rudal > atau senjata jarak jauh, pasti mereka sudah melakukannya,... > Mereka mati bunuh diri itukan bukan tujuannya, itu jelas berbeda dengan > orang yang sengaja bunuh diri...! > Meraka mati karna ledakan bomnya sendiri, makanya dibilang bom bunuh diri, > bukan bom untuk membunuh diri sendiri :) kematian itu hanya akibat yang tak > terhindarkan saja, jeadi betul kata kang A. Nizami peluang selamatnya 0%.
Daripada mencoba membenar-benarkan yang sudah jelas salah, kita lihat lagi contoh Rasulullah saw -- zaman dulu memangnya sudah ada rudal ? Belum ada kan. Tapi tidak membuat beliau & para sahabat menjadi suicidal. Contoh teladan juga banyak diberikan oleh para mujahidin, yang sebenarnya (bukan cuma mengaku mujahidin, tapi melanggar syariah terus menerus), di berbagai lokasi. Banyak kabar seperti bagaimana para mujahidin, dari awalnya modal dengkul, kemudian perlahan-lahan jadi memiliki senjata AK-47, bahkan sampai rocket launcher. Ingat juga dulu para pahlawan kemerdekaan kita tidak ada yang bunuh diri. Mereka berjihad dengan SABAR --- awalnya dari bambu runcing, lalu perlahan-lahan berhasil merampas berbagai senjata musuh, sampai akhirnya mulai bisa bersenjata yang setara. Faktor kesabaran ini yang banyak hilang dalam umat Islam saat ini. Salam, HS _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
