On 11/20/08, AFR <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> tahu bambu runcing vs tank mutakhir saat itu sangat sangat tidak seimbang.
> sebelum pejuang ini mati utk dapatkan rampasan senjata, apa tindakan pejuang
> itu juga tidak termasuk konyol & tolol secara logika? apa yg itu juga tidak
> termasuk bunuh diri secara nalar yg sehat?

Nalar sehat dari mana ? Tolol ?
Ya, kalau otaknya tidak dipakai.

Misal, meniru gaya film-film koboi --- menyerbu dari pintu depan
sambil teriak-teriak. Ya habislah diberondong senapan mesin musuh.

POW / tahanan perang yang tidak bersenjata saja bisa menang; ada yang
menggali terowongan selama puluhan meter, dan kemudian sukses kabur
dari penjara musuhnya.

Gunakan otak kita.

Pakai taktik & strategi dalam berjihad.

BUKAN emosi.

Allah swt sudah memberikan nikmat otak yang bisa digunakan untuk berpikir.
JANGAN kita malah menjadi umat yang kufur nikmat.

Lalu mengaku syahid pula.
Alamak....

> Faktor kesabaran ini yang banyak hilang dalam umat Islam saat ini.



Salam, HS




> lalu setelah sekian dptlah rasakan ni'matnya lepas belenggu penjajah,
> ummat berikut ikhlas & sukarela saja menyebutnya sbg mujahid.
> mungkin pemikiran sebagian kita ini mau menyebut si fulan itu mujahid
> kalo sdh dapat merasakan ni'matnya efek pengorbanan mereka.
>
> hmmm ...
> sungguh penilaian yg tidak jujur kalo menempatkan kavling mujahid hanya
> dgn cara spt itu. yg fair itu spt diurai akhi Syarif. mereka tidak akan
> 'bunuh diri'
> kalau bukan terpaksa dgn niat tulus dgn jiwanya demi perbaikan
> ummat berikut. terlalu murah berkorban nyawa, terlalu mahal kejar surga.
> tapi surga bukan ahli agama yg punya ...
>
> saat ini kaum kafir rmenguasai langit dgn satelitnya, shg memungkinkan
> pantau
> aktivitas manusia layaknya malaikat. jangankan mau bikin senjata utk tujuan
> keamanan diri, tanam pohon yg bisa utk bikin macam bambu runcing saja
> mungkin
> sdh bakal dilarang dgn berbagai alasan. itulah yg dihadapi bangsa Iran saat
> ini!
> sementara mereka leluasa bikin pemusnah tanpa halangan, negosiasi macam apa
> yg bisa dijadikan pegangan kecuali akan mereka khianati terus.
>
>
> salam,
> Fahru
>
>
> ________________________________
> From: Harry Sufehmi <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Thursday, November 20, 2008 12:45:48 AM
> Subject: Re: [is-lam] [WIQ] Bom Bunuh Diri, Jihadkah? --c|
>
> On 11/18/08, Syarif Hidayat <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> Hmmmm,..
>> Saya kira jika pelaku Bom bunuh diri punya teknology seperti rocket, rudal
>> atau senjata jarak jauh, pasti mereka sudah melakukannya,...
>> Mereka mati bunuh diri itukan bukan tujuannya, itu jelas berbeda dengan
>> orang yang sengaja bunuh diri...!
>> Meraka mati karna ledakan bomnya sendiri, makanya dibilang bom bunuh diri,
>> bukan bom untuk membunuh diri sendiri :) kematian itu hanya akibat yang
>> tak
>> terhindarkan saja, jeadi betul kata kang A. Nizami peluang selamatnya 0%.
>
> Daripada mencoba membenar-benarkan yang sudah jelas salah, kita lihat
> lagi contoh Rasulullah  saw  -- zaman dulu memangnya sudah ada rudal ?
> Belum ada kan. Tapi tidak membuat beliau & para sahabat menjadi
> suicidal.
>
> Contoh teladan juga banyak diberikan oleh para mujahidin, yang
> sebenarnya (bukan cuma mengaku mujahidin, tapi melanggar syariah terus
> menerus), di berbagai lokasi.
> Banyak kabar seperti bagaimana para mujahidin, dari awalnya modal
> dengkul, kemudian perlahan-lahan jadi memiliki senjata AK-47, bahkan
> sampai rocket launcher.
>
> Ingat juga dulu para pahlawan kemerdekaan kita tidak ada yang bunuh diri.
> Mereka berjihad dengan SABAR --- awalnya dari bambu runcing, lalu
> perlahan-lahan berhasil merampas berbagai senjata musuh, sampai
> akhirnya mulai bisa bersenjata yang setara.
>
> Faktor kesabaran ini yang banyak hilang dalam umat Islam saat ini.
>
>
> Salam, HS
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
>
>
>
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke