Wah, saya tidak ada kompetensinya... thread lain, masih mungkin. Tapi soal
takdir ini, weeehhh.... berrraaattt.....

Coba tanyakan sama Kang Fahru; kenapa bisa masih tetap disebutkan "kullukum
roo'in wa kullukum mas'uulun 'an ro'iyyatihi (setiap dari kamu adalah
pemimpin, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya)"
jika setiap kejadian adalah PERBUATAN-NYA??? Kenapa kita yang harus
bertanggungjawab??? Hayoo???

Posting saya sebelumnya adalah kesimpulan dari beberapa pertanyaan. Bukan
jawaban.... he he he he

Nuwun;
Tejosuroso

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Dewa Gede Permana
Sent: 07 Desember 2008 2:30
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] Jabariyah & Qadariyah --c7| (khalas .. ma salama)

Mau tanya ya Kang Tejo, apa bedanya "kosong" dgn "tidak ADA" itu Kang?
Dan satu lagi kang, gimana cara makhluk dapat dengan mudah merasakan
(bukan mikirin doang) keberADAan Allah agar hiruk-pikuknya dunia ini
sedikit terkurangi gitu kang...

maturnuwun sanget,

:)
wassalam


2008/12/6 Tejosuroso <[EMAIL PROTECTED]>:
> Jadi...., para hadirin sekalian...., selamat dan celaka kita sudah
> "tertulis"....
>
> Yang bernama ikhtiar itu sejatinya adalah kosong...
>
> Dosa dan pahala juga adalah semu...
>
> Semua sudah tertulis...
>
>
>
> Entah nyambung apa tidak, tetapi penjelasan demi penjelasan yang saya
dapat
> di forum ini adalah ketiadaan hal lain selain Dia SWT.
>
> Dia Tulis semuanya dengan Ketentuan-Nya yang serba pasti. Dia pula
Ciptakan
> segala hal dari Dzat-Nya.....
>
>
>
> Selain Dia ternyata adalah kosong belaka...
>
>
>
> Nuwun;
>
> Tejosuroso
>
> From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
> On Behalf Of AFR
> Sent: 06 Desember 2008 15:12
> To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]
> Subject: Re: [is-lam] Jabariyah & Qadariyah --c7| (khalas .. ma salama)
>
>
>
> sebenarnya memahami/mengimani qadla' & qadr itu tidak tepat ada
>
> pembedaan sbgmana jabariyah & qadariyah. yg namanya taqdir
> adalah taqdir yg sdh tetap, tidak ada perubahan, stabil & sdh
> tergariskan. jadi lupakan jabariyah atw qadariyah agar tak bias.
>
> taqdir pun itu tidak cuma mengatur urusan manusia saja, bahkan
> gugurnya daun2an, jatuhnya bijian tanam2an di kegelapan bumi,
> kemana arah hembusan angin, turunnya hujan .. diatur dlm kitab
> yg sama di Lauh Mahfudz.
>
>
>
> mengimani rukun 6 sedemikian itu diharapkan, jgn muslim itu merasa
> bangga diri ketika mampu menguak depan yg dgn serba kebetulan saja,
> baik itu modal pemikiran analitik atw pun dgn alat bantu apapun kreasi
> manusia. bolehnya prediksi ke depan itu hanya sebatas perlu utk memicu
> semangat hidup, BUKAN utk mengantarkan pd kesombongan diri seolah
> hendak katakan 'kami manusia mampu merubah ini ... '
>
>
>
>
>
> khalas ... ma salama
>
>
>
>
>
> salam,
>
> Fahru
>
> ________________________________
>
> From: Bango Samparan <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Friday, December 5, 2008 1:23:50 PM
> Subject: Re: [is-lam] Jabariyah & Qadariyah --c|
>
> Wah pseudo problem ini memang susah yah:-)
>
> Kalau saya lalu saya made simple, soalnya saya dulu suka baca buku
komputer
> yang ... made easy.
>
> Memandang Allah sebagai ilah, maka saya qadariyah, semua harus saya capai
> dengan upaya.
>
> Memandang Allah sebagai rabb, maka saya jabariah, semua yang saya lakoni,
> proses dan hasilnya adalah ketentuan Allah semua.
>
> Salam hangat
> B. Samparan
>
>
>
>
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
>
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
>
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke