Penyebab lain dari kesemrawutan yang ada di Jakarta adalah banyaknya 
pendatang-pendatang yang memutuskan "mengadu nasib" di Jakarta namun mereka 
tidak memiliki ketrampilan apa2 serta berpendidikan yang rendah. Sehingga 
mereka ini, menetap di tempat2 yang sebenarnya dilarang oleh Pemerintah. 
Misalnya di kolong2 jembatan, di pinggiran kali serta di lahan kosong milik 
pemerintah atau milik instansi swasta. Hal ini dapat menimbulkan pemandangan 
yang tidak enak dilihat mata untuk kota Jakarta yang katanya kota 
Megapolitan.
Pada saat pemukiman2 liar tersebut ditertibkan oleh Pemerintah, mereka 
dengan sepenuh jiwa mempertahankan "tanah" mereka, melawan aparat yang 
hendak mengeksekusi tempat tinggal mereka, walhasil semakin banyaklah 
preman2, gelandangan, pengemis de el el.
Di bantaran kali Ciliwung misalnya, banyak dari mereka yang membuang sampah 
sembarangan, sehingga menyebabkan kebanjiran yang besar di Jakarta.

Allohua'lam,

Saidi

----- Original Message ----- 
From: "Suwarno" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Thursday, December 11, 2008 6:49 AM
Subject: Re: [is-lam] Pindahkan Ibukota dari Jakarta!


> Setuju Pak....
>
> Saya sampai sekarang ini dah 8 tahunan tinggal di Jabotabek, TAPI
> keinginan untuk kembali ke daerah asal masih sangat besar... TAPI APA
> DAYA "gula"nya masih banyak di sini, jadi ya masih dibetah-betahkan
> disini. Coba kalau ada "gula" di daerah saya sana di Jawa bagian selatan
> sana...
>
> Intinya pemerataan pembangunan dan perekonomian masih sesuatu yang
> sangat jauh panggang dari api...
>
> Wassalam...
>
> -----Original Message-----
> From: [EMAIL PROTECTED]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of hamami
> Sent: Wednesday, December 10, 2008 5:05 PM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [is-lam] Pindahkan Ibukota dari Jakarta!
>
>
> Sekedar ungkapan uneg2.
>
> Terkonsentrasinya penduduk disekitar JABODETABEK itu bukan tanpa alasan.
> Pepatah lama kita mengatakan "Ada gula ada semut"
> Kalau saja pemerintah adil dan fair dalam membuat regulasi yang
> berkaitan
> dengan pembangunan wilayah. Konsentrasi penduduk yang terjadi seperti
> sekarang ini seharusnya tidak terjadi.
>
> Bandingkan, seberapa banyak peluang/kesempatan kerja yang ada di
> JABODETABEK
> dibanding daerah lain diluar Jawa.
> Nampaknya pemerintah tidak rela bila daerah lain diluar Jawa maju.
> Pertimbangannya jelas "ekonomi".
>
> Kalau saja pemerintah mau memeratakan pertumbuhan industri/lapangan
> kerja
> untuk daerah lain diluar Jawa dengan cara membatasi perizinan
> pembangunan
> industri/kawasan industri baru kecuali untuk daerah diluar Jawa,
> penyebaran
> penduduk insya-Allah tidak hanya akan terkonsentrasi di Jawa khususnya
> JABODETABEK.
>
> Yang ada nampaknya monopoli JABODETABEK, dan konsekuensinya......
> seperti
> apa yang kita lihat dan rasakan sekarang.
>
> Pemindahan ibu kota nampaknya bukan satu2nya jalan, kalau alasannya
> untuk
> mengatasi kesemrawutan di JABODETABEK.
> Menurut saya kuncinya adalah PEMERATAAN PEMBANGUNAN DAN LAPANGAN KERJA.
> Janganlan menjadi monopoli daerah tertentu seperti JABODETABEK Semarang
> ini.
>
>
> Kalau kita mau jujur, coba renungkan apa yang memotivasi kita (khusunya
> untuk yang ada di JABODETABEK, termasuk saya tentunya - saya berasal
> dari
> Palembang) untuk ada/hidup di JABODETABEK ini? Kenapa tidak di Sumatera,
> Kalimantan, atau Sulawesi misalnya? Tentu bukan karena dekat dengan Ibu
> Kota.
>
> Wassalam
> Hamami
>
> -----Original Message-----
> From: A Nizami [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Wednesday, December 10, 2008 2:55 PM
> To: is-lam
> Subject: [is-lam] Pindahkan Ibukota dari Jakarta!
>
> Pindahkan Ibukota Jakarta ke Kalimantan. Jika tidak:
>   1. Jakarta akan jadi kota yang sangat macet
>   2. Dengan banyaknya orang bekerja di Jakarta
> padahal rumah mereka ada di pinggiran Jabotabek, akan
> mengakibatkan pemborosan BBM. Paling tidak ada sekitar
> 6,5 milyar liter BBM dengan nilai sekitar Rp 30
> trilyun yang dihabiskan oleh 2 juta pelaju ke Jakarta
> setiap tahun.
>   3. Dengan kemacetan dan jauhnya jarak perjalanan,
> orang menghabiskan waktu 3 hingga 5 jam per hari hanya
> untuk perjalanan kerja.
>   4. Stress meningkat akibat kemacetan di jalan.
>   5. Penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas)
> juga meningkat karena orang berada lama di jalan dan
> menghisap asap knalpot kendaraan
>   6. Banjir dan kekeringan akan semakin meningkat
> karena daerah resapan air terus berkurang.
>   7. Jumlah penduduk Indonesia akan terpusat di
> wilayah Jabodetabek (sekarang 30 juta).
>
> Baca selengkapnya di:
> http://infoindonesia.wordpress.com/2008/02/18/memindahkan-ibukota-dari-j
> akar
> ta
>
> ===
> Paket Umrah 2009 Mulai Rp 16,9 juta
> Informasi selengkapnya ada di:
> http://www.media-islam.or.id
>
> Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS
>
> Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252
>
> Untuk berhenti: UNREG SI kirim ke 3252. hanya dari Telkomsel
> Informasi selengkapnya ada di http://syiarislam.wordpress.com
>
>
>      Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger. Tambahkan mereka
> dari
> email atau jaringan sosial Anda sekarang!
> http://id.messenger.yahoo.com/invite/
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
>
> __________ NOD32 3360 (20080815) Information __________
>
> This message was checked by NOD32 antivirus system.
> http://www.eset.com
>
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
> 


_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke