Biaya Pendidikan Memang Mahal, Kalau Perlu Uang Pangkal 100 Juta dan Kuliah
50 Juta Pertahun.
Supaya profesi Pendidik/ Dosen/ Guru dihargai dan yang menjadi "Guru" bukan
karena terpaksa karena tidak diterima ditempat lain akhirnya jadi "Guru"
sajalah. Phenomena ini sudah selayaknya diakhiri di Indonesia sehingga orang
menjadi bangga jika profesinya adalah "Guru". Agar ini bisa dicapai maka
selayaknya Uang Masuk adalah 100 juta dan Uang Kuliah 50 juta pertahun. Tapi
jangan kaget dulu, makanya makna biaya pendidikan 20% dari APBN janganlah
semu. Walau uang pangkal 100 juta dan uang kuliah 50 juta tapi yang
dilemparkan atau yang di-offer ke rakyat adalah. maaf cut dulu ada
panggilan, nanti disambung lagi, harap sabar !!!
Alkhori M
Alkhor Community
Qatar

Maaf tulisan diatas terputus, sekarang baru bisa dilanjutkan, tapi judulnya
saya ganti biar lebih menggigit tentu dengan diganti judul ada cakupan yang
lebih "Objective" yang ingin disharing bagaimana agar pendidikan Indonesia
tidak mempunyai dilema seperti judulnya yaitu: 
FiqihTasauf Biaya Pendidikan Indonesa Yg Mahal
Tentu semua setuju kalau dituliskan bahwa "Profesi Guru/ Tenaga Pendidik
adalah profesi yang Sangat Sangat Mulia" tapi di Indonesia profesi guru
hanya dilihat sebelah mata. Untuk ini haruslah dibenahi, tapi "Allah tidak
akan mengubah nasib suatu kaum (guru) kalau guru sendiri tidak mau mengubah
nasibnya" Guru bukanlah pekerjaan, tapi guru dilahirkan. Tidak ada lagi
istilah klasik, karena tidak dapat kerja ditempat lain terpaksalah jadi
guru. Begitu lulus University yg pintar pintar bekerja di perusahaan yang
terkenal dengan gaji dan benefit yang super, sementara yg lulus pas-pas-an
tinggal di University untuk selanjutnya mengabdi di almamater due to no
alternative instead of dapur tak ber-asap okay-lah terima saja jadi tenaga
pengajar. Buktinya IKIP atau FKIP terpaksa dibubarkan.

Bagaimana hal tersebut tidak boleh dan harus tidak ter-ulang lagi, "PROFESI
GURU DILAHIRKAN Dan guru harus SIAP mengubah nasib sendiri" Lihat lagi
"Tuhan Tidak Mengubah Nasib Suatu Bangsa Kalau Bangsa Itu Tidak Mengubah
Nasibnya Sendiri." Apa saja faktor untuk mengubah nasib guru?  yang sangat
penting dan tidak termasuk didalamnya JANGAN DEMO masak guru DEMO, lucu
orang yang jadi panutan spt PGRI DEMO jadi dibawah ini bbrp bullet antara
lain agar bisa mengubah nasib GURU:
1.      Sapu bersih/ say no to koruptor, berantas habis korupsi
2.      Peraturan harus Transparant, bukan jebakan dan tidak ada celah
membuat orang lain jadi bisa dipersulit
3.      Murahkan pendidikan yang mahal di Indonesia
4.      Sederhanakan Kurikulum (ini yang dimaksud dg FiqhTasauf Pendidikan
Indonesia)
5.      20% APBN untuk pendidikan jangan SEMU
6.      Orang orang tua diharapkan mundur dari membuat kebijakan pendidikan
nasional, tapi mereka bisa sebagai pengajar
7.      UN ditiadakan dan Methode belajar mengajar diperbaiki ???
8.      Dll dll

AD.1: SAPU BERSIH/ SAY NO TO KORUPTOR, BERANTAS HABIS KORUPSI
Pemilu sdh dekat, pilihlah (CALEG/ CAPRES/ CAWAPRES) yang bersih NO KKN dan
mau memperhatikan pendidikan, tentu Guru bisa memilih dengan tepat. Contoh
kasus: BCA ketika menjadi pasien BPPN karena tidak mampu melunasi BLBI untuk
menyehatkan BCA maka disuntik dana Rp. 60 Triliun, tapi sewaktu dijual ke
asing hanya dihargai Rp. 10 triliun, menguap sebanyak Rp. 50 triliun, siapa
yang menikmati dana Rp. 50 triliun, tentu para koruptor. Banayk kasus kasus
korupsi lainya yang fantastik, yang mana kalau duit ini dialokasikan untuk
pendidikan nasional maka tidak saja pendidikan 12 tahun bisa gratis
diseluruh Indonesia tapi malahan unag masuk dan uang kuliah bisa sangat
murah di Indonesia.

Insya Allah bersambung, salam kompak selalu dari Qatar.
Alkhori M
Alkhor Community
Qatar

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke