Saya jadi tdengan sebuah film dokumenter karya alumni BSI yang berjudul "Kepala 
Sekolah Pemulung", menyentuh banget.....   
  ----- Original Message ----- 
  From: hamami 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, February 20, 2009 5:07 PM
  Subject: Re: [is-lam] [***SPAM*** Score/Req: 05.00/05.00] Re: Bls:FiqihTasauf 
Biaya Pendidikan Indonesa Yg Mahal


  Ikutan nimbrung dikit, ah..

   

  Mas Fahru,

  Pernyataan sampeyan kalau guru itu bukan pekerjaan melainkan panggilan jiwa, 
itu nampaknya sangat2 klise. 

  Dijaman dulu, he.he.he.meskipun tidak dulu sekali pernyataan itu mungkin ada 
"sedikit" benarnya. 

  Karena pada kenyataannya, dijaman saya dulu paling tidak (karena saya bagian 
dari guru) profesi sebagai guru itu sering dijadikan sandaran "pekerjaan" 
paling akhir manakala tidak dapat bekerja disektor lain. Sehingga benar 
manakala ada orang yang berkeinginan jadi guru saat itu, lebih pada panggilan 
jiwa.

  Namun sekarang hal itu sudah jauh berubah, karena profesi guru saat ini 
banyak sudah menjadi incaran. Sehingga yang ada pekerjaan/profesi sebagai guru 
statusnya sudah hampir sama dengan jenis pekerjaan lainnya. Yang menuntut 
professionalme,  dan kalau sudah bicara pfofesionalisme tidak terlepas dari 
masalah "bayaran".

   

  Wassalam

  Hmm   

   


------------------------------------------------------------------------------

  From: AFR [mailto:[email protected]] 
  Sent: Friday, February 20, 2009 4:24 PM
  To: [email protected]; [email protected]
  Subject: [***SPAM*** Score/Req: 05.00/05.00] Re: [is-lam] Bls: FiqihTasauf 
Biaya Pendidikan Indonesa Yg Mahal

   

  menjadi guru itu sebenarnya bukan pekerjaan tapi lebih pd panggilan jiwa.

  tidak semua org cerdik pandai bisa jadi guru, menghantarkan ilmu dgn sabar 

  pd org yg mulanya tidak tahu sama sekali hingga pakar.

   

  ilmu itu mahal ..?? kalimat itu cocok buat industri dgn orientasi yg sangat 

  spesifik. tapi kalo utk pendidikan kolektif, tidak seharusnya mahal. kalo org 

  Islam 'mengimani' ilmu itu mahal, percayalah org itu akan kikir ilmu. lurus 

  dengan apa yg disebut dlm Qur'an, bhw bagi siapa saja yg berilmu akan 

  cenderung kikir.

   

   

  a'udzubillahi min asyaithaani rajiim,

   

  Katakanlah: 

  "Kalau seandainya kamu menguasai perbendaharaan-perbendaharaan 

  rahmat Tuhanku, niscaya perbendaharaan itu kamu tahan, karena takut 

  membelanjakannya." Dan adalah manusia itu sangat kikir. (al-Israa': 100)

   

   

  salam,

  Fahru


------------------------------------------------------------------------------

  From: Agus Safudi <[email protected]>
  To: [email protected]
  Sent: Friday, February 20, 2009 3:45:25 PM
  Subject: [is-lam] Bls: FiqihTasauf Biaya Pendidikan Indonesa Yg Mahal

        Penjelasan sampeyan ini luarrrrr biasa bang Qhori,...maksud saya 
rancunya.... "Guru bukanlah pekerjaan, tapi guru dilahirkan..". Beda profesi 
dan pekerjaan kira2gimana seh?...Semestinya membedakan antara keadaan dan 
kedudukan adalah tidak seperti itu. Yang namanya dilahirkan (keadaan) adalah 
misalkan seseorang dilahirkan sebagai anak kongloimerat/anak president maka itu 
keadaaan(dilahirkan)sedangkan seseorang menjadi Guru/Dosen adalah ada unsur 
usaha dari ybs.dan itu ketika dicapai maka disebut kedudukan. Yang namanya 
kedudukan ketika dicapai itu bisa dibilang profesi/pekerjaan dan bukan 
dilahirkan langsung menjadi Guru..ini saja lah dulu yang kecil, gak 
muter2ngawur terlalu luas.....
        Warm regard,
        a.s.


        --- Pada Jum, 20/2/09, Alkhori M <[email protected]> menulis:

        Dari: Alkhori M <[email protected]>
        Topik: [is-lam] FiqihTasauf Biaya Pendidikan Indonesa Yg Mahal
        Kepada: [email protected]
        Tanggal: Jumat, 20 Februari, 2009, 11:54 AM

        Biaya Pendidikan Memang Mahal, Kalau Perlu Uang Pangkal 100 Juta dan 
Kuliah 50 Juta Pertahun.

        Supaya profesi Pendidik/ Dosen/ Guru dihargai dan yang menjadi "Guru" 
bukan karena terpaksa karena tidak diterima ditempat lain akhirnya jadi "Guru" 
sajalah. Phenomena ini sudah selayaknya diakhiri di Indonesia sehingga orang 
menjadi bangga jika profesinya adalah "Guru". Agar ini bisa dicapai maka 
selayaknya Uang Masuk adalah 100 juta dan Uang Kuliah 50 juta pertahun. Tapi 
jangan kaget dulu, makanya makna biaya pendidikan 20% dari APBN janganlah semu. 
Walau uang pangkal 100 juta dan uang kuliah 50 juta tapi yang dilemparkan atau 
yang di-offer ke rakyat adalah. maaf cut dulu ada panggilan, nanti disambung 
lagi, harap sabar !!!

        Alkhori M

        Alkhor Community

        Qatar

        Maaf tulisan diatas terputus, sekarang baru bisa dilanjutkan, tapi 
judulnya saya ganti biar lebih menggigit tentu dengan diganti judul ada cakupan 
yang lebih "Objective" yang ingin disharing bagaimana agar pendidikan Indonesia 
tidak mempunyai dilema seperti judulnya yaitu: 

        FiqihTasauf Biaya Pendidikan Indonesa Yg Mahal

        Tentu semua setuju kalau dituliskan bahwa "Profesi Guru/ Tenaga 
Pendidik adalah profesi yang Sangat Sangat Mulia" tapi di Indonesia profesi 
guru hanya dilihat sebelah mata. Untuk ini haruslah dibenahi, tapi "Allah tidak 
akan mengubah nasib suatu kaum (guru) kalau guru sendiri tidak mau mengubah 
nasibnya" Guru bukanlah pekerjaan, tapi guru dilahirkan. Tidak ada lagi istilah 
klasik, karena tidak dapat kerja ditempat lain terpaksalah jadi guru. Begitu 
lulus University yg pintar pintar bekerja di perusahaan yang terkenal dengan 
gaji dan benefit yang super, sementara yg lulus pas-pas-an tinggal di 
University untuk selanjutnya mengabdi di almamater due to no alternative 
instead of dapur tak ber-asap okay-lah terima saja jadi tenaga pengajar. 
Buktinya IKIP atau FKIP terpaksa dibubarkan.

        Bagaimana hal tersebut tidak boleh dan harus tidak ter-ulang lagi, 
"PROFESI GURU DILAHIRKAN Dan guru harus SIAP mengubah nasib sendiri" Lihat lagi 
"Tuhan Tidak Mengubah Nasib Suatu Bangsa Kalau Bangsa Itu Tidak Mengubah 
Nasibnya Sendiri." Apa saja faktor untuk mengubah nasib guru?  yang sangat 
penting dan tidak termasuk didalamnya JANGAN DEMO masak guru DEMO, lucu orang 
yang jadi panutan spt PGRI DEMO jadi dibawah ini bbrp bullet antara lain agar 
bisa mengubah nasib GURU:

        1.      Sapu bersih/ say no to koruptor, berantas habis korupsi

        2.      Peraturan harus Transparant, bukan jebakan dan tidak ada celah 
membuat orang lain jadi bisa dipersulit

        3.      Murahkan pendidikan yang mahal di Indonesia

        4.      Sederhanakan Kurikulum (ini yang dimaksud dg FiqhTasauf 
Pendidikan Indonesia)

        5.      20% APBN untuk pendidikan jangan SEMU

        6.      Orang orang tua diharapkan mundur dari membuat kebijakan 
pendidikan nasional, tapi mereka bisa sebagai pengajar

        7.      UN ditiadakan dan Methode belajar mengajar diperbaiki ???

        8.      Dll dll

        AD.1: SAPU BERSIH/ SAY NO TO KORUPTOR, BERANTAS HABIS KORUPSI

        Pemilu sdh dekat, pilihlah (CALEG/ CAPRES/ CAWAPRES) yang bersih NO KKN 
dan mau memperhatikan pendidikan, tentu Guru bisa memilih dengan tepat. Contoh 
kasus: BCA ketika menjadi pasien BPPN karena tidak mampu melunasi BLBI untuk 
menyehatkan BCA maka disuntik dana Rp. 60 Triliun, tapi sewaktu dijual ke asing 
hanya dihargai Rp. 10 triliun, menguap sebanyak Rp. 50 triliun, siapa yang 
menikmati dana Rp. 50 triliun, tentu para koruptor. Banayk kasus kasus korupsi 
lainya yang fantastik, yang mana kalau duit ini dialokasikan untuk pendidikan 
nasional maka tidak saja pendidikan 12 tahun bisa gratis diseluruh Indonesia 
tapi malahan unag masuk dan uang kuliah bisa sangat murah di Indonesia.

        Insya Allah bersambung, salam kompak selalu dari Qatar.

        Alkhori M

        Alkhor Community

        Qatar

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
  http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam 

   


------------------------------------------------------------------------------

  Dapatkan alamat Email baru Anda! 
  Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!




  __________ NOD32 3787 (20090121) Information __________

  This message was checked by NOD32 antivirus system.
  http://www.eset.com



------------------------------------------------------------------------------


  _______________________________________________
  Is-lam mailing list
  [email protected]
  http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke