menjadi guru itu sebenarnya bukan pekerjaan tapi lebih pd panggilan jiwa.
tidak semua org cerdik pandai bisa jadi guru, menghantarkan ilmu dgn sabar 
pd org yg mulanya tidak tahu sama sekali hingga pakar.

ilmu itu mahal ..?? kalimat itu cocok buat industri dgn orientasi yg sangat 
spesifik. tapi kalo utk pendidikan kolektif, tidak seharusnya mahal. kalo org 
Islam 'mengimani' ilmu itu mahal, percayalah org itu akan kikir ilmu. lurus 
dengan apa yg disebut dlm Qur'an, bhw bagi siapa saja yg berilmu akan 
cenderung kikir.


a'udzubillahi min asyaithaani rajiim,

Katakanlah: 
"Kalau seandainya kamu menguasai perbendaharaan-perbendaharaan 
rahmat Tuhanku, niscaya perbendaharaan itu kamu tahan, karena takut 
membelanjakannya." Dan adalah manusia itu sangat kikir. (al-Israa': 100)



salam,
Fahru

________________________________
From: Agus Safudi <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Friday, February 20, 2009 3:45:25 PM
Subject: [is-lam] Bls: FiqihTasauf Biaya Pendidikan Indonesa Yg Mahal


Penjelasan sampeyan ini luarrrrr biasa bang Qhori,...maksud saya rancunya.... 
"Guru bukanlah pekerjaan, tapi guru dilahirkan..". Beda profesi dan pekerjaan 
kira2gimana seh?...Semestinya membedakan antara keadaan dan kedudukan adalah 
tidak seperti itu. Yang namanya dilahirkan (keadaan) adalah misalkan seseorang 
dilahirkan sebagai anak kongloimerat/anak president maka itu 
keadaaan(dilahirkan)sedangkan seseorang menjadi Guru/Dosen adalah ada unsur 
usaha dari ybs.dan itu ketika dicapai maka disebut kedudukan. Yang namanya 
kedudukan ketika dicapai itu bisa dibilang profesi/pekerjaan dan bukan 
dilahirkan langsung menjadi Guru..ini saja lah dulu yang kecil, gak 
muter2ngawur terlalu luas.....
Warm regard,
a.s.


--- Pada Jum, 20/2/09, Alkhori M <[email protected]> menulis:

Dari: Alkhori M <[email protected]>
Topik: [is-lam] FiqihTasauf Biaya Pendidikan Indonesa Yg Mahal
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 20 Februari, 2009, 11:54 AM


Biaya Pendidikan Memang Mahal, Kalau Perlu Uang Pangkal 100 Juta dan Kuliah 
50Juta Pertahun.
Supaya profesi Pendidik/ Dosen/ Guru dihargai dan yang menjadi “Guru” bukan 
karena terpaksa karena tidak diterima ditempat lain akhirnya jadi “Guru” 
sajalah. Phenomena ini sudah selayaknya diakhiri di Indonesia sehingga orang 
menjadi bangga jika profesinya adalah “Guru”. Agar ini bisa dicapai maka 
selayaknya Uang Masuk adalah 100 juta dan Uang Kuliah 50 juta pertahun. Tapi 
jangan kaget dulu, makanya makna biaya pendidikan 20% dari APBN janganlah semu. 
Walau uang pangkal 100 juta dan uang kuliah 50 juta tapi yang dilemparkan atau 
yang di-offer ke rakyat adalah… maaf cut dulu ada panggilan, nanti disambung 
lagi, harap sabar !!!
Alkhori M
Alkhor Community
Qatar
Maaf tulisan diatas terputus, sekarang baru bisa dilanjutkan, tapi judulnya 
saya ganti biar lebih menggigittentu dengan diganti judul ada cakupan yang 
lebih“Objective”yang ingin disharing bagaimana agar pendidikan Indonesia tidak 
mempunyai dilema seperti judulnyayaitu: 
FiqihTasauf Biaya Pendidikan Indonesa Yg Mahal
Tentu semua setuju kalau dituliskan bahwa“Profesi Guru/ Tenaga Pendidik adalah 
profesi yang Sangat Sangat Mulia”tapi di Indonesia profesi guru hanya dilihat 
sebelah mata.Untuk ini haruslah dibenahi, tapi“Allah tidak akan mengubah nasib 
suatu kaum (guru) kalau guru sendiritidak mau mengubah nasibnya”Guru bukanlah 
pekerjaan, tapi guru dilahirkan. Tidak ada lagi istilah klasik, karena tidak 
dapat kerja ditempat lain terpaksalah jadi guru.Begitu lulus University yg 
pintar pintar bekerja di perusahaan yang terkenal dengan gaji dan benefit yang 
super, sementara yg lulus pas-pas-an tinggal di University untuk selanjutnya 
mengabdi di almamaterdue to no alternative instead of dapur tak ber-asap 
okay-lah terima saja jadi tenaga pengajar.Buktinya IKIP atau FKIP terpaksa 
dibubarkan.
Bagaimana hal tersebut tidak boleh dan harus tidakter-ulang lagi,“PROFESI GURU 
DILAHIRKAN Dan guru harus SIAP mengubah nasib sendiri”Lihat lagi“Tuhan Tidak 
Mengubah NasibSuatuBangsaKalau Bangsa Itu Tidak Mengubah Nasibnya Sendiri.”Apa 
saja faktor untuk mengubah nasib guru? yang sangat pentingdantidak termasuk 
didalamnyaJANGAN DEMOmasak guruDEMO, lucu orang yang jadi panutan sptPGRI 
DEMOjadi dibawah inibbrp bulletantara lain agar bisa mengubah nasib GURU:
1.     Sapu bersih/ say no to koruptor, berantas habis korupsi
2.     Peraturan harus Transparant, bukan jebakan dan tidak ada celah membuat 
orang lain jadi bisa dipersulit
3.      Murahkan pendidikan yang mahal di Indonesia
4.     SederhanakanKurikulum (ini yang dimaksud dg FiqhTasauf Pendidikan 
Indonesia)
5.     20% APBN untuk pendidikan jangan SEMU
6.     Orang orangtuadiharapkan mundur dari membuat kebijakanpendidikan 
nasional, tapi mereka bisa sebagai pengajar
7.     UN ditiadakan danMethode belajar mengajar diperbaiki???
8.     Dll dll
AD.1:SAPU BERSIH/ SAY NO TO KORUPTOR, BERANTAS HABIS KORUPSI
Pemilu sdh dekat, pilihlah(CALEG/ CAPRES/ CAWAPRES)yang bersihNO KKNdan mau 
memperhatikan pendidikan, tentu Guru bisa memilih dengan tepat.Contoh kasus: 
BCA ketika menjadi pasien BPPNkarena tidak mampu melunasi BLBI untuk 
menyehatkan BCA maka disuntik dana Rp.60 Triliun, tapi sewaktu dijual ke asing 
hanya dihargai Rp.10 triliun, menguap sebanyak Rp. 50 triliun, siapa yang 
menikmatidana Rp. 50 triliun, tentu para koruptor.Banayk kasus kasus korupsi 
lainya yang fantastik, yang mana kalau duit ini dialokasikan untuk 
pendidikannasional maka tidak saja pendidikan 12 tahun bisa gratis diseluruh 
Indonesia tapi malahan unag masuk dan uang kuliah bisa sangat murahdi Indonesia.
Insya Allah bersambung, salam kompak selalu dari Qatar.
Alkhori M
Alkhor Community
Qatar
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
 
________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda! 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke