Mau ikutan ngaco dikit ahh.. GURU kog dilahirkan? boong tuh. GURU kog ikut pendidikan? boong tuh. GURU kog minta gaji? boong juga tuh.
Guru sejati ada disetiap diri, tapi petuah-petuahnya hanya sedikit orang yg mau dengerin. Padahal ajarannya gratis-tis gak pake biaya apalagi uang pangkal. :)) wassalam 2009/2/20 Alkhori M <[email protected]>: > Ilmu itu tidak mahal, tapi PENDIDIKAN adalah mahal. Akan berbeda artinya > kalau ditulis "Pendidikan MAHAL" bandingkan dengan statement "Pendidikan > Indonesia MAHAL" bandingkan lagi dengan statement "Pendidikan Indonesia Yang > MAHAL" ketiga itu akan berbeda artinya. > > > > Mana ada orang yang dilahirkan langsung jadi "Guru" . Adakah yang bisa > membantu untuk menjawab pertanyaan Agus Safudia untuk menerangkan "Guru > Dilahirkan" dalam artian profesi guru itu sangat sangat MULIA. > > > > Alkhori M > > Alkhor Community > > Qatar > > ________________________________ > > From: [email protected] [mailto:[email protected]] > On Behalf Of AFR > Sent: Friday, February 20, 2009 12:24 PM > To: [email protected]; [email protected] > Subject: Re: [is-lam] Bls: FiqihTasauf Biaya Pendidikan Indonesa Yg Mahal > > > > menjadi guru itu sebenarnya bukan pekerjaan tapi lebih pd panggilan jiwa. > > tidak semua org cerdik pandai bisa jadi guru, menghantarkan ilmu dgn sabar > > pd org yg mulanya tidak tahu sama sekali hingga pakar. > > > > ilmu itu mahal ..?? kalimat itu cocok buat industri dgn orientasi yg sangat > > spesifik. tapi kalo utk pendidikan kolektif, tidak seharusnya mahal. kalo > org > > Islam 'mengimani' ilmu itu mahal, percayalah org itu akan kikir ilmu. lurus > > dengan apa yg disebut dlm Qur'an, bhw bagi siapa saja yg berilmu akan > > cenderung kikir. > > > > > > a'udzubillahi min asyaithaani rajiim, > > > > Katakanlah: > > "Kalau seandainya kamu menguasai perbendaharaan-perbendaharaan > > rahmat Tuhanku, niscaya perbendaharaan itu kamu tahan, karena takut > > membelanjakannya." Dan adalah manusia itu sangat kikir. (al-Israa': 100) > > > > > > salam, > > Fahru > > ________________________________ > > From: Agus Safudi <[email protected]> > To: [email protected] > Sent: Friday, February 20, 2009 3:45:25 PM > Subject: [is-lam] Bls: FiqihTasauf Biaya Pendidikan Indonesa Yg Mahal > > Penjelasan sampeyan ini luarrrrr biasa bang Qhori,...maksud saya > rancunya.... "Guru bukanlah pekerjaan, tapi guru dilahirkan..". Beda profesi > dan pekerjaan kira2gimana seh?...Semestinya membedakan antara keadaan dan > kedudukan adalah tidak seperti itu. Yang namanya dilahirkan (keadaan) adalah > misalkan seseorang dilahirkan sebagai anak kongloimerat/anak president maka > itu keadaaan(dilahirkan)sedangkan seseorang menjadi Guru/Dosen adalah ada > unsur usaha dari ybs.dan itu ketika dicapai maka disebut kedudukan. Yang > namanya kedudukan ketika dicapai itu bisa dibilang profesi/pekerjaan dan > bukan dilahirkan langsung menjadi Guru..ini saja lah dulu yang kecil, gak > muter2ngawur terlalu luas..... > Warm regard, > a.s. > > > --- Pada Jum, 20/2/09, Alkhori M <[email protected]> menulis: > > Dari: Alkhori M <[email protected]> > Topik: [is-lam] FiqihTasauf Biaya Pendidikan Indonesa Yg Mahal > Kepada: [email protected] > Tanggal: Jumat, 20 Februari, 2009, 11:54 AM > > Biaya Pendidikan Memang Mahal, Kalau Perlu Uang Pangkal 100 Juta dan Kuliah > 50 Juta Pertahun. > > Supaya profesi Pendidik/ Dosen/ Guru dihargai dan yang menjadi "Guru" bukan > karena terpaksa karena tidak diterima ditempat lain akhirnya jadi "Guru" > sajalah. Phenomena ini sudah selayaknya diakhiri di Indonesia sehingga orang > menjadi bangga jika profesinya adalah "Guru". Agar ini bisa dicapai maka > selayaknya Uang Masuk adalah 100 juta dan Uang Kuliah 50 juta pertahun. Tapi > jangan kaget dulu, makanya makna biaya pendidikan 20% dari APBN janganlah > semu. Walau uang pangkal 100 juta dan uang kuliah 50 juta tapi yang > dilemparkan atau yang di-offer ke rakyat adalah… maaf cut dulu ada > panggilan, nanti disambung lagi, harap sabar !!! > > Alkhori M > > Alkhor Community > > Qatar > > Maaf tulisan diatas terputus, sekarang baru bisa dilanjutkan, tapi judulnya > saya ganti biar lebih menggigit tentu dengan diganti judul ada cakupan yang > lebih "Objective" yang ingin disharing bagaimana agar pendidikan Indonesia > tidak mempunyai dilema seperti judulnya yaitu: > > FiqihTasauf Biaya Pendidikan Indonesa Yg Mahal > > Tentu semua setuju kalau dituliskan bahwa "Profesi Guru/ Tenaga Pendidik > adalah profesi yang Sangat Sangat Mulia" tapi di Indonesia profesi guru > hanya dilihat sebelah mata. Untuk ini haruslah dibenahi, tapi "Allah tidak > akan mengubah nasib suatu kaum (guru) kalau guru sendiri tidak mau mengubah > nasibnya" Guru bukanlah pekerjaan, tapi guru dilahirkan. Tidak ada lagi > istilah klasik, karena tidak dapat kerja ditempat lain terpaksalah jadi > guru. Begitu lulus University yg pintar pintar bekerja di perusahaan yang > terkenal dengan gaji dan benefit yang super, sementara yg lulus pas-pas-an > tinggal di University untuk selanjutnya mengabdi di almamater due to no > alternative instead of dapur tak ber-asap okay-lah terima saja jadi tenaga > pengajar. Buktinya IKIP atau FKIP terpaksa dibubarkan. > > Bagaimana hal tersebut tidak boleh dan harus tidak ter-ulang lagi, "PROFESI > GURU DILAHIRKAN Dan guru harus SIAP mengubah nasib sendiri" Lihat lagi > "Tuhan Tidak Mengubah Nasib Suatu Bangsa Kalau Bangsa Itu Tidak Mengubah > Nasibnya Sendiri." Apa saja faktor untuk mengubah nasib guru? yang sangat > penting dan tidak termasuk didalamnya JANGAN DEMO masak guru DEMO, lucu > orang yang jadi panutan spt PGRI DEMO jadi dibawah ini bbrp bullet antara > lain agar bisa mengubah nasib GURU: > > 1. Sapu bersih/ say no to koruptor, berantas habis korupsi > > 2. Peraturan harus Transparant, bukan jebakan dan tidak ada celah > membuat orang lain jadi bisa dipersulit > > 3. Murahkan pendidikan yang mahal di Indonesia > > 4. Sederhanakan Kurikulum (ini yang dimaksud dg FiqhTasauf Pendidikan > Indonesia) > > 5. 20% APBN untuk pendidikan jangan SEMU > > 6. Orang orang tua diharapkan mundur dari membuat kebijakan pendidikan > nasional, tapi mereka bisa sebagai pengajar > > 7. UN ditiadakan dan Methode belajar mengajar diperbaiki ??? > > 8. Dll dll > > AD.1: SAPU BERSIH/ SAY NO TO KORUPTOR, BERANTAS HABIS KORUPSI > > Pemilu sdh dekat, pilihlah (CALEG/ CAPRES/ CAWAPRES) yang bersih NO KKN dan > mau memperhatikan pendidikan, tentu Guru bisa memilih dengan tepat. Contoh > kasus: BCA ketika menjadi pasien BPPN karena tidak mampu melunasi BLBI untuk > menyehatkan BCA maka disuntik dana Rp. 60 Triliun, tapi sewaktu dijual ke > asing hanya dihargai Rp. 10 triliun, menguap sebanyak Rp. 50 triliun, siapa > yang menikmati dana Rp. 50 triliun, tentu para koruptor. Banayk kasus kasus > korupsi lainya yang fantastik, yang mana kalau duit ini dialokasikan untuk > pendidikan nasional maka tidak saja pendidikan 12 tahun bisa gratis > diseluruh Indonesia tapi malahan unag masuk dan uang kuliah bisa sangat > murah di Indonesia. > > Insya Allah bersambung, salam kompak selalu dari Qatar. > > Alkhori M > > Alkhor Community > > Qatar > > _______________________________________________ > > Is-lam mailing list > > [email protected] > > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > > ________________________________ > > Dapatkan alamat Email baru Anda! > Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain! > > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
