Sosiologi Tidak Menilai & Fiqih, Tasauf & Tauhid (FTT).
 
Pada sebuah tulisan, memang dihindari yg terlalu panjang, maka dicobalah
untuk dipersingkat dengan harapan, tidak hilang main konsept, tapi
kadang-kadang menciptakan confusing sehingga munculah tanggapan yg premature
dan tidak matching sama sekali. 
Selanjutnya Koncep "Sosiologi Tidak Menilai" saya pikir semua sudah mengerti
maksudnya, 
Tapi konsep FTT perlu diperdetail kelihatanya:

*       Fiqih adalah kaku, rentangnya adalah "SALAH & BENAR serta BAIK &
BURUK"  kegiatan Fiqih mencari kesalahan
*       Tasauf cakupan ruangnya adalah "AKHLAK MULIA & KEINDAHAN DALAM
MENUJU KEDAMAIAN"
*       Tauhid adalah hubungan pengaruh VERTIKAL TERHADAP DIRI MANUSIA, ILMU
TAUHID INI TIDAK PUNYA MASALAH, TAPI YG MEMPELAJARINYA BISA BERMASALAH
*       
Akan dicoba diperhalus satu persatu dari ke-3 konsep diatas dan diharapkan
diantara: Wong Lim Pok, Harry Sufehmi dan Bango Samparan, dll dan siapa yang
sudah duluan paham dan mengerti bisa di cascade informasi ini bagi yang
masih penasaran:

*       Fiqih adalah KAKU, rentangnya adalah "SALAH & BENAR serta BAIK &
BURUK"  kegiatan Fiqih mencari KESALAHAN.
        
Sebenarnya Fiqih itu adalah bidang yang menyangkut hukum Islam buat ummat
Islam yang terdiri dari yaitu: Haram (tidak boleh/ SALAH), Sunnat, Makruh
dan Halal (boleh/ BENAR). Makanya rentang Fiqih saya tuliskan SALAH & BENAR.
Diharapkan Fiqih rentangnya SALAH & BENAR sudah terjawab. Bagaimana pula
dengan BAIK dan BURUK. Sewaktu para Fuqaha (misalnya MUI) dalam ber-IJTIHAD
tentu akan mempertimbangkan pengaruhnya pada ummat Islam, pengaruhnya itu
dipertimbangkan apakah banyak BAIK-nya atau lebih banyak BURUK-nya. Sewaktu
sidang istimbath maka dipertimbangkanlah tentang pengaruh Fatwa MUI pada
ummat banyak BAIK-nya atau banyak BURUK-nya. Sekarang bisa ditambahkan yaitu
FIQIH itu rentangnya adalah "SALAH, BENAR, BAIK dan BURUK"  Alhamdulillah
semoga hingga setakat ini semuanya bisa dipahami dengan jelas, maka bisa
dituliskan:
*       Fiqih rentangnya adalah "SALAH & BENAR serta BAIK & BURUK" (tapi
masih ada yg belum diterangkan yaitu Fiqih KAKU dan kegiatan Fiqih mencari
KESALAHAN)
Sekian dulu, apakah yang dituliskan diatas, masih ada komentar? Ini terpaksa
harus ditulis yang detail agar bisa jelas. Khusus untuk Wong Lim Pok,
pertanyaan kapan Tasauf dikenal dll, insya Allah kalau bi-iznillah akan
dijawab.

Akhirul kalam, Wa Iyakun Shawaaban Faminallah, Wa Iyakun Khatha Aan Faminii
Wa Minasyaithan, Astaghfirullah & Subhanallaah. Salam kompak selalu dari
Qatar.

Alkhori M
Alkhor Community
Qatar

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke