Waduh mas, pas mbaca yg terakhir ini tiba-tiba tenggorokan kog jadi keselek
ya..:)
Coba saya bolak-balik kalimatnya pake logika amburadul yg nempel disaya ni:

"Islam tidak akan bisa dijalankan di luar Arab Saudi, jika fikih kaku".

Dus... muncul logika selipan,
"Islam pasti bisa dijalankan di Arab Saudi, krn FIKIH. (perkara kaku ataupun
tidak kaku, sdh tdk menjadi concern lagi)".
--> trus saya balik ke mata pelajaran sejarah, kenapa kog di tanah Arab
terjadi perpecahan dan konflik antar golongan.
--> trus kenapa Quran menyatakan Islam sudah sempurna, tanpa ada embel-embel
sempurna di arab tentunya.

Saya sendiri kalo disuruh njlentrehkan apa itu Islam pake bahasa sendiri ya
nyerah, nggak sanggup lah. Paling banter cuman bisa bilang itu agama alam
semesta, yg berlaku sejak awal penciptaan hingga akhir. Kenapa begitu? Ya
dari sononya memang sudah begitu.... Inipun juga masih tetep bingung sendiri
dan akhirnya copy paste aja dari 5 rukun-rukun Islam (5 yg dirukunkeun,
tidak terpecah, tidak terpisah, tidak jalan sendiri-sendiri antara:
syahadat, sholat, shaum, zakat, haji).

Gitu mas..

:)
Salam hangat

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of Harry Sufehmi
Sent: Saturday, February 28, 2009 8:44 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] Sosiologi Tidak Menilai & FTT, att. WLP, HS, BS dll


Kalau fikih itu kaku, maka Islam tidak akan bisa dijalankan di luar
Arab Saudi  :-)



Salam, HS


_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke