Nah ini contoh yg sering saya ungkapkan "Fiqih selalu mencari kesalahan
orang lain" semua komentar AFR selalu tulisan orang lain adalah salah. Kalau
disuruh AFR yang menulis (sungguh sangat banyak manusia type sejenis ini di
dunia ini yang belum penuh meng-artikan uthlubul ilmi, wallahua'lam.
Sebaliknya kalau seseorang itu sudah menggabungkan FTT tidak lagi PERBEDAAN
yang ditonjolkan, tapi KEDAMAIAN yang disajikan. 

 

1.      Hidup dengan Agama (mostly Fiqih) hidup menjadi Terarah
2.      Hidup dengan Seni (mostly Tasauf) hidup menjadi Indah
3.      Hidup dengan Teknologi (mostly Tauhid) hidup menjadi Mudah

 

Dizaman Rasulullah ada juga kedua type manusia seperti diatas yang
berlawanan 180 derjad. Pertama Abu Lahab apapun yang diperbuat orang Islam
selalu ditentangnya, Subhanallah, Masyaallah. Dan yang kedua adalah Abu
Bakrin, beliaulah orang yang pertama kali mengakui Isra' & Mi'raj, maka
gelar beliau adalah Abu Bakar Siddiq.

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of AFR
Sent: Monday, March 09, 2009 1:51 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] LA .... ILLA Tinjauan dari Perfektive Bahasa Arab --?|

 

>> ... disini sudah mulai kelihatan menjadi kompleks

dalam hadist Qudsi ada terjemah yg sebutkan dgn gampangnya spt 
" ... Aku ini bagaimana sangka hambaKu, kalau hambaKu datang dgn berjalan
Aku akan hampiri dgn berlari, kalau dia dekatiku sejengkal, Aku akan dekati
sehasta ..."

dlm Qur'an sendiri byk ayat yg disiratkan bahwa Islam ini mudah, diturunkan
TIDAK untuk 
menyulitkan ummat manusia. walau ada ayat mutasyabihat (yg kurang tegas)
tapi lebih 
byk muhkamatnya (yg jelas, sederhana & mudah mengerti). 

sejauh saya baca tulisan Alkhoir ini, sering sekali beliau in curhat karena
menghadapi hal2
yg seharusnya sangat 4x sederhana sekali tapi komplek bagi dia. kalau pun
ingin belajar
dr kawan milis tentu dgn sangat mudah. tapi bukan itu tapi malah ingin
mengurai. urai-urai 
punya urai .. malah sering terjebak cara menafsirkan ala-ala beliau, tapi
gak jelas ...
---

so far as i know 
you don't realize what you don't realize


salam,
Fahru

  _____  

From: Alkhori M <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, March 8, 2009 9:21:36 PM
Subject: [is-lam] LA .... ILLA Tinjauan dari Perfektive Bahasa Arab

LA .... ILLA Tinjauan dari Perfektive Bahasa Arab,

 

Dalam bahasa arab, banyak pasangan kata-kata yang sudah baku, kalau kata INI
yang dipakai, kemudian adalah kata ITU yang akan mengikuti, dan itu juga
sama kejadianya dalam bahasa Indonesia, misalnya: WALAUPUN .. TAPI dll dll
dll. Contohnya (Walaupun sudah lama pacaran, tapi tidak jadi nikah juga;
Walaupun harganya mahal, tapi tidak enak rasanya; Walaupun tiap hari baca
posting IT, tapi masih gaptek juga; dll, dll, dll).

 

Kembali ke topik yaitu: LA .. ILLA (dan contoh lainya adalah: LAULA ..
LAMA). Tapi seperti biasanya posting email selalu diarahkan kepada Religius
Matter. Maka sambil mengenal kaedah bahasa arab, juga gradually kita coba
hubungkan kesoal agama. Please be patience "Al-Qur'an adalah untuk semua
ummat MANUSIA, juga untuk KITA dan juga untuk SAYA"

LA artinya TIDAK dan ILLA artinya KECUALI. Maka artinya menjadi:  (TIDAK
titik, titik, titik, titik KECUALI). Sekarang kita sisipkan kata yang
berhubungan dengan ajaran Islam dan yang sangat populer adalah dzikir yang
selalu diucapkan oleh mereka-mereka yang ber-TAQWA yaitu:

 

LA ILA (ha) ILLA ALLAH (hu), keterangan LA=tidak, ILA=tuhan, ILLA=kecuali,
AllAH=Allah. Maka terjemahan lengkapnya menjadi "Tidak ada tuhan, kecuali
Allah" dan dengan memakai ilmu tafsir yang sederhana (TERJEMAH berbeda
dengan TAFSIR). Dengan simplified TAFSIR bisa ditafsirkan sbb: "Tidak ada
tuhan yang patut disembah selain ALLAH" disini sudah mulai kelihatan menjadi
kompleks. Insyaallah bersambung, salam kompak selalu dari Qatar .

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

 

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke