2009/3/11 Bango Samparan <[email protected]>: > --- On Wed, 3/11/09, Agus Safudi <[email protected]> wrote: >> mas, kalo pake bunga tapi per bulan cuma di bawah 3%, >> sementara mudhorobah bisa 10% atau malah lebih kira2 gimana >> ya agar usahanya survive dan berkembang (sekedar pengalaman >> dan pahit). > > Ya memang bisa begitu mas. Menurut pengalaman saya, terkadang karena saat > akad tidak banyak dibahas benar detail operasionalnya. BTW, kalau toh lebih > mahal, wajar karena kalau rugi, si pemodal kan juga ikut menanggung kerugian.
Betul, jadi walaupun gagal sebetulnya kita tidak akan rugi sampai seperti riba. Urusannya selesai disitu. Kalau pada sistem riba, musti siap2 dikejar debt collector, hehe Jadi persentasenya besar itu karena ada faktor resiko ekstra. Plus, juga dulu itu bank syariah masih pada kecil2. Jadi biaya operasionalnya juga masih tinggi / belum bisa di spread ke banyak nasabah secara massal. Akibatnya ya per nasabah kena bagian yang lumayan. Sekarang sudah mulai ada bank syariah yang justru bagi hasilnya lebih besar daripada bunga bank yang paling tinggi sekalipun. Mudah2an menjelaskan. Salam, HS _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
