Mas Syarif Hidayat,
Pertanyaanya cukup menarik, saya copas lagi pertanyaan sampeyan: Apakah mas Alkhori membenarkan ajaran agama kristen, yahudi dan lain-lain memiliki nilai kebenaran yang sama dengan Islam? Bila ada yang menanyakan kepada saya. Saya jawab tidak. Wah ini berat sekali untuk menjawabnya, saya tidak mau jadi Fir'aun. Karena sebagai kodrat seorang manusia saya itu main core adalah sebagai PEMAKAI/ PENGGUNA sebuah AGAMA tapi bukan menentukan SAH atau TIDAK SAH sebuah agama. Lain halnya kalau ada orang yang berani-berani mengaku sebagai rasul baru (padahal rasul baru tidak ada lagi, mengaku rasul saja tidak mungkin apalagi mau jadi Fir'aun). Inilah kesalahan umum orang ber-agama, padahal mereka sebagai pengguna/ pemakai tapi sudah berubah menjadi rasul malahan tuhan dengan beraninya memberikan penilaian terhadap agama lain yang bukan agamanya. Hingga saat ini dan detik ini, saya masih meyakini agama yang saya anut adalah THE BEST, kalau ditanyakan soal agama yang lain, tanyakan saja pada penganutnya, jangan ditanyakan pada saya, maaf karena saya penganut "uthlubul ilmi minal mahdi ilal lahdi yaitu hingga nanti jika saya mati, saya belum bisa menilai agama orang lain, tapi satu hal yang terus saya lakukan saya terus perdalami agama yang saya yakini dan juga saya bandingi dengan agama-agama yang lain karena saya juga pelajari ilmu perbandingan agama. Dengan mempelajari ilmu perbandingan agama bukan bermaksud untuk mencari kejelekan agama lain, tapi untuk mengetahui mengapa ada beberapa agama samawi di dunia ini. Itulah jawaban yang bisa saya berikan, apakah bisa terjawab hanya tuhan yang tahu. Salam kompak selalu dari Qatar. (nb SAH=BENAR). Alkhori M Alkhor Community Qatar -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Syarif Hidayat Sent: Friday, April 17, 2009 11:37 AM To: [email protected] Subject: [is-lam] Herman, Copas Tempo, oleh Goenawan Muhamad Saya mau tanya sama Mas Alkhori. Apakah mas Alkhori membenarkan ajaran agama kristen, yahudi dan lain-lain memiliki nilai kebenaran yang sama dengan Islam? Bila ada yang menanyakan kepada saya. Saya jawab tidak. Sekarang giliran anda? Sekedar catatan. Pluralitas dan pluralisme adalah 2 hal yang berbeda. Walau Muhamad SAW mengakui pluralitas, tetapi Muhamad SAW tidak menganut paham pluralisme. Jika anda mengatakan Muhamad SAW menganut Pluralisme maka demikian anda harus memberikan bukti ilmiah. Jangan cuma kesimpulan-kesimpulan tanpa bukti.Silahkan lanjutkan.
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
