Seorang rekan bertanya melalui JAPRI copas . sudah saya cari QS. Maryam,
tapi tidak ditemukan Khataman Nabiyin, mungkin bukan QS. Maryam atau salah
tulis apa?

Pertanyaan beliau sangat baik sekali dan beliau juga bertanya dengan JAPRI
adalah SANTUN sekali, menunjuk behaviour yang baik. Beliau bertanya Japri
ibarat memakai pribahasa restoran MINANG sbb "Kalau Anda Puas Beritahukan
Kawan, Tapi Kalau Anda Tidak Puas Beritahukan Kami" itulah biasa terdapat
pada restorant minang.

 

Karena pertanyaanya perlu untuk diketahui PUBLIK, maka maaf kalau saya jawab
di JALUM.

Jawaban saya: Khamtaman Nabiyin vs. Ahmadiyah memang bisa ditemukan
jawabanya di QS. Maryam. Terima kasih atas pertanyaanya, semoga bisa
terjawab. Salam kompak selalu, Trim's.

 

Selanjutnya terlepas dari pertanyaan japri diatas, ada yang sangat menarik
jika ingin mempelajari Al-qur'an yaitu sbb:

Al-qur'an sbagai ilmu atau al-qur'an sebagai maksud al-qur'an diturunkan ke
bumi allah ini dengan perantara jibril ke rasulullah hingga sampai ditangan
kita.

 

AL-QUR'AN SEBAGAI ILMU:

Inilah al-qur'an dibuat sebagai rujukan oleh para orientalis, maka al-qur'an
hanya terlihat sebagai susunan huruf huruf yang hanya bisa diterjemahkan
sesuai latar belakang seseorang. Dan untuk itu tentu tidak bisa ditemukan
jawaban tentang khataman nabiyin vs. ahmadiyah, tapi lain halnya jika

 

AL-QURAN SEBAGAI MAKSUD AL-QUR'AN DITURUNKAN KE BUMI:

KITAB (AL QUR'AN) INI TIDAK ADA KERAGUAN PADANYA; PETUNJUK BAGI MEREKA YANG
BERTAKWA, Jadi disini tidak cukup jika anda hanya seorang Islam saja. Disini
jelas jika hanya bermodalkan bahwa anda adalah seorang Muslim lantas anda
sudah bisa menggunakan al-qur'an sebagai petunjuk JELAS JELAS TIDAK BISA.
Al-qur'an adalah petunjuk orang yang MUTTAQIN. Jika anda telah menjadi orang
bertaqwa maka barulah al-Qur'an menjelma menjadi Petunjuk. Bagaimana
mencapai Muttaqin, pelajarilah Islam secara KAMIL, bagaimana maksud KAMIL
pelajarilah Islam secara FTT yang sesuai dengan Al-Qur'an dan Hadits.
Makanya seseorang yang Muttaqin sangat sesuai dengan Tasauf yaitu "Ajari Apa
Yang Kamu Ketahui, Maka Allah Akan Mengajari Apa-Apa Yang Belum Kamu
Ketahui" mengapa bisa terjadi demikian, karena al-qur'an adalah petunjuk
bagi mereka yang Muttaqin bukan para orientalis yang menggunakan al-qur'an
hanya sebagai ilmu. Insya Allah kalau kita telaah al-qur'an sebagai orang
yang muttaqin akan diperoleh jawaban Khataman Nabiyin Vs. Ahmadiyah.

Salam kompak selalu.

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke