Saya blom pernah baca data statistik kecelakaan lalulintas di DKI.
Namun dari sepanjang pengamatan kejadian langsung ataupun dari cerita
pengalaman orang lain maka dapat saya simpulkan bhw terjadinya kecelakaan
lebih didasarkan pada faktor human error, dan bukan oleh faktor
ketidaksempurnaan sarana lalulintas yg ada. Tidak pernah saya melihat ada
kejadian tabrakan gara-gara lampu tiba2 menjadi berwarna hijau semua dari
segala arah; ataupun gara-gara lampu lalin mati semua.

Yang menjadi masalah dominan terutama di DKI adalah kemacetan lalin, dan ini
tentu saja ada kaitan dgn faktor2 : kepadatan arus kendaraan, lebar jalan,
jenis aktifitas disepanjang badan jalan (pasar kaget atau pedagang kaki lima
misalnya), keberadaan fasilitas penyeberangan bagi pedestry, lokasi halte
utk kendaraan umum, lokasi lampu merah, letak rambu2 dan penunjuk jalan.
Tentunya faktor2 semacam ini sudah menjadi wilayah tanggung-jawab pengelola.
Namun sayang sekali hal tsb tak dikelola dgn serius bahkan justru
mengandalkan tenaga petugas/polisi lapangan yg jelas-jelas bisa error dan
emosional (polisi ternyata juga sebal kalo liat jalanan seringkali macet).

Faktor2 inilah yg menurut saya semakin meningkatkan human error para
pengemudi kendaraan (alertness menjadi rendah). Dulu saya sempat
underestimate dgn pengendara motor, tetapi sekarang pengendara mobil pun
jadi ikutan terimbas "ugal-ugalan" dlm menghadapi kemacetan ini. Sudah jelas
garis marka jalan hanya utk satu baris mobil tapi ada saja yg memaksakan
diri menjadi 2 baris akhirnya berderet sampai kebelakang. Karena pengendara
motor gak ada yg mau terima sedekah asap knalpot akhirnya bikin baris
ketiga... main potong zigzag yg penting bebas asap (padahal tetep macet2
juga).. jadilah padat merayap. 

Mungkin berdasarkan kondisi seperti ini maka kebijakan utk menyalakan lampu
di siang hari menjadi relevan. Pertama, motor terpaksa main potong; dan
kedua, mobil kalau tidak ikutan main potong krn kejar waktu ya si sopir
terpaksa asyik denger musik/radio ato baca koran ato ber-HP ria lantaran
nunggu antrian macet. Hampir semua menjadi saling menularkan rasa kurang
alert, tidak peka, bebal rasa. Dan akhirnya menimbulkan situasi rawan
kecelakaan.

Kalo jalanan sudah lancar dan tidak macet barangkali motor tak terlalu perlu
lagi menyalakan lampu disiang hari.

:)


-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Harry Sufehmi
Sent: 13 Oktober 2009 13:05
To: [email protected]
Subject: Re: [Is-lam] Denda 250.000 bagi Pengemudi Mobil tanpa
kelengkapanP3K

On 10/13/09, hamami <[email protected]> wrote:
> Nampaknya penjelasan mas HS ini yang paling serius.
> Sampai hari ini paling tidak hati kecil saya selalu mengatakan, semua
bentuk
> peraturan yang dikeluarkan oleh pihak2 berwenang, tujuannya baik.

Sebetulnya sih, tidak juga .... misalnya, ada beberapa regulasi
seputar pengolahan SDA yang sangat tidak menguntungkan rakyat.
Dan masih sangat banyak contoh lainnya.

Tapi, kebetulan dalam kasus ini (menyalakan lampu siang hari), saya
bisa sampaikan bahwa ini tujuannya baik dan sangat bermanfaat (baca:
bisa menyelamatkan banyak nyawa)


> Jadi banyak aturan2 itu dibuat hanya memberikan peluang lebih besar untuk
> para aparat tertentu mencari keuntungan. Please...deh, gimana ini? Siapa
> yang bertanggung jawab terhadap aturan itu.?

Yang bertanggung jawab terhadap aturan itu adalah aparat.

Tapi, yang bertanggung jawab atas nyawa Anda (dan penumpang yang Anda
bonceng) adalah Anda sendiri.

Mengikuti peraturan-peraturan yang baik seperti ini gunanya hanyalah
untuk Anda sendiri (*).

So, it's up to you.


Salam, HS


(*) Well, sebenarnya juga bisa sangat bermanfaat untuk orang lain --
kemarin kawan saya menyaksikan tabrakan antara 2 motor yang kurang
hati-hati. Cukup keras dan parah.

Tapi sialnya, salah satu dari motor tersebut kemudian terpental ke
arah mobilnya ... !

Tentu saja, kemudian dia (pengendara mobil) yang dituduh sebagai yang
menabrak motor tsb (baca: yang bersalah)

Kejadian yang sama juga sudah terjadi sekitar 4 kali dengan istri saya
-- dia sudah berhati-hati, namun malah dia yang DI tabrak oleh
kendaraan lainnya.
Pada satu kasus, dia malah sedang berhenti di lampu merah
persimpangan, ketika tiba-tiba ada sebuah motor yang menghantamnya
dengan keras dari belakang...






> Namun sayangnya sejauh ini peraturan2 yang ada itu tidak ada yang mengawal
> dalam pelaksanaannya. Lebih banyak diserahkan begitu saja pada kesadaran
> masyarakat untuk melaksanakannya.
>
> Kalaupun ada aparat yang ingin menegakkannya "biasanya" lebih pada sisi
> mencari keuntungan.
>
> Dengan hanya berharap kesadaran masyarakat untuk melaksanakan aturan2 itu
> saya sangat2 pesimis 1001% tidak akan jalan, kenyataan menunjukkan
demikian.
>
>
> Disisi lain peraturan dibuat, pelanggaranpun tidak ada sanksinya. Lagi2
> penegakan oleh aparatpun terkesan 'angin2an".
>
> Nampaknya dalam kurun waktu tertentu diperlukan otoretarian/tangan besi
> dalam penegakan peraturan.
>
>
>
> Coba kita perhatikan "adakah rambu2 dijalan itu dilaksanakan sebagaimana
> mestinya.?"
>
> Pelanggaran setiap saat terjadi, padahal aparat penegak hukumnya dalam hal
> ini POLISI ada disitu dan tahu, namun tetap membiarkannya.
>
> Contoh riil yang biasa kita lihat, dibawah tanda larangan berhenti (letter
> S) banyak angkot/kendaraan lainnya berhenti tanpa adanya tindakan dari
> petugas, batas kecepatan dijalan tol yang 60 - 80 km/jam, sementara truck2
> yang hanya 40 km/jam dibiarkan (yang mengakibatkan jalan tol sering macet)
> asal sang sopir memberikan upeti, ini bukan rahasia.
>
> Jadi banyak aturan2 itu dibuat hanya memberikan peluang lebih besar untuk
> para aparat tertentu mencari keuntungan. Please...deh, gimana ini? Siapa
> yang bertanggung jawab terhadap aturan itu.?
>
>
>
>
>
> -----Original Message-----
> From: Harry Sufehmi [mailto:[email protected]]
> Sent: Tuesday, October 13, 2009 12:06 AM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [Is-lam] Denda 250.000 bagi Pengemudi Mobil tanpa
> kelengkapanP3K
>
>
>
> Ini untuk menghindari kecelakaan karena motor berada di blank spot
>
> kendaraan lainnya, sehingga jadi tidak begitu kelihatan dan kena
>
> hantam.
>
>
>
> Tidak hanya motor sebetulnya, kadang2 pun saya kaget karena mendadak
>
> ada mobil di samping kiri / kanan saya.
>
> Ternyata, sebelumnya mobil saya tersebut berada di blank spot saya,
>
> sehingga tidak kelihatan.
>
>
>
> Hanya saja memang karena ukurannya yang lebih kecil, maka motor lebih
>
> sering tidak terlihat.
>
>
>
> Dengan menghidupkan lampu, maka motor menjadi lebih visible, dan
>
> kendaraan lainnya bisa memberi jalan jika diperlukan.
>
>
>
> Ada yang mungkin sudah nonton iklan Fresh Tea di TV ?
>
> Nah itu dia salah satu contoh kasus posisi motor blank spot - ditambah
>
> lagi motornya sangat ngebut, akhirnya nyaris ditabrak oleh mobilnya.
>
>
>
> Kalau di luar negeri, pengendara motor tidak hanya wajib menyalakan
>
> lampu -- tapi juga wajib mengenakan full-body suit.
>
> Mirip seperti yg balapan MotoGP itu. Ini karena memang kendaraan motor
>
> sangat tinggi resiko kecelakaannya - dan lebih cenderung fatal.
>
>
>
> Jadi, diluar negeri memang pihak berwenangnya sangat berusaha untuk
>
> meminimalkan potensi ini.
>
> Saya yang ujian untuk SIM mobil saja juga musti tahu hal-hal seperti
>
> ini; blank spot, hazard perception, dll.
>
> Memang mereka sudah sangat paham tentang besarnya peran pendidikan
>
> untuk membantu menekan peluang bertambahnya korban kecelakaan lalu
>
> lintas.
>
>
>
> Sudah banyak kawan & saudara saya yang mengalami kecelakaan motor. Ada
>
> yang sampai jadi cacat mental sampai sekarang. Ada yang tewas.
>
>
>
> Kalau saja mereka tahu informasi2 seperti ini sebelumnya, mungkin
>
> mereka bisa terhindar dari musibah-musibah tersebut.....
>
>
>
> Silakan sebarkan informasi ini. Mudah2an bisa menolong kawan /
>
> keluarga / orang-orang yang Anda sayangi.
>
>
>
>
>
> Salam, HS
>
>
>
>
>
> On 10/12/09, saidi <[email protected]> wrote:
>
>> Dan yang masih jadi pertanyaan saya mengenai peraturan lalu lintas ini
>
>> adalah Setiap pengendara sepeda motor wajib menyalakan lampu besar pada
>
>> siang hari...  Ini fungsinya sebagai apa ya ??? kalo malam hari kan udah
>
>> jelas...  kalo siang itu untuk apa ??  mungkin ada yang bisa bantu
> jelaskan
>
>> ?
>
>>
>
>> salam,
>
>> saidi
>
>>
>
>>
>
>> ----- Original Message -----
>
>> From: "si Nung" <[email protected]>
>
>> To: <[email protected]>; <[email protected]>
>
>> Sent: Monday, October 12, 2009 8:19 AM
>
>> Subject: Re: [Is-lam] Denda 250.000 bagi Pengemudi Mobil tanpa
>
>> kelengkapanP3K
>
>>
>
>>
>
>>> On 11 Oct 2009 at 9:51, Dewa Gede Permana wrote:
>
>>>
>
>>>> Komen saya : Apa kegunaan kotak P3K di mobil
>
>>>> pribadi? isinya apa aja? Perlu ada pelatihankah utk
>
>>>> trampil menggunakan P3K? ataukah setiap kendaraan
>
>>>> perlu disertifikasi P3K ?
>
>>>>
>
>>>> ATAU.. ini cara lain mendapatkan keuntungan dari
>
>>>> pengendara yg sebenarnya tak ada kaitan samasekali
>
>>>> dengan keamanan berkendara; bahkan membuka peluang
>
>>>> lebar-lebar utk lakukan pungutan liar oleh petugas
>
>>>> lalu lintas?
>
>>>>
>
>>>> Kenapa bukan perbaikan jalan ataupun tata jalan
>
>>>> raya yg dapat membangkitkan kesadaran tertib lalin
>
>>>> serta kelancaran arus lalin saja yg diutamakan?
>
>>>>
>
>>>> Kalo mobil sudah nabrak jegerrrr. lantas apa guna
>
>>>> yodium, perban ato tensoplas? Logisnya ya segera
>
>>>> panggil ambulan! Tapi jalanan macet sampai2 mobil
>
>>>> ambulan pun gak bisa lewat ???!
>
>>>>
>
>>>> Ada-ada aja celah nyari fulus tapi nggak ada timbal-baliknya ke
>
>>>> masyarakat
>
>>>> pengguna jalan, atas nama P3K pulak...! keren amir...
>
>>>
>
>>> fyi,
>
>>>
>
>>> alamat download
>
>>>
>
>>>
>
http://www.setneg.go.id/index.php?option=com_perundangan&id=2262&task=detail
> &catid=1&Itemid=42&tahun=2009
>
>>>
>
>>> Nomor : 22 TAHUN 2009
>
>>> Tentang : LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN
>
>>> Dokumen : UU 22 Tahun 2009.pdf
>
>>>
>
>>>
>
http://www.setneg.go.id/components/com_perundangan/docviewer.php?id=2262&fil
> ename=UU%2022%20Tahun%202009.pdf
>
>>>
>
>>> selain yg sudah disebut di atas, ada juga sanksi bagi
> pemerintah/pemda/tol
>
>>>
>
>>> [penyelenggara jalan]
>
>>> yg mengakibatkan kecelakaan di jalan
>
>>>
>
>>> sila baca mulai bab V [pasal 7 dst], ps 24, ps 273
>
>>>
>
>>> cmiiw
>
>>>
>
>>> sinung
>
>>>
>
>>> kutipan :
>
>>> Pasal 24
>
>>> (1) Penyelenggara Jalan wajib segera dan patut untuk
>
>>> memperbaiki Jalan yang rusak yang dapat
>
>>> mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas.
>
>>> (2) Dalam hal belum dapat dilakukan perbaikan Jalan yang
>
>>> rusak sebagaimana dimaksud pada ayat (1),
>
>>> penyelenggara Jalan wajib memberi tanda atau rambu
>
>>> pada Jalan yang rusak untuk mencegah terjadinya
>
>>> Kecelakaan Lalu Lintas.
>
>>>
>
>>> Pasal 273
>
>>> (1) Setiap penyelenggara Jalan yang tidak dengan segera dan
>
>>> patut memperbaiki Jalan yang rusak yang
>
>>> mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas sebagaimana
>
>>> dimaksud dalam Pasal 24 ayat (1) sehingga menimbulkan
>
>>> korban luka ringan dan/atau kerusakan Kendaraan
>
>>> dan/atau barang dipidana dengan penjara paling lama 6
>
>>> (enam) bulan atau denda paling banyak Rp12.000.000,00
>
>>> (dua belas juta rupiah).
>
>>> (2) Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat
>
>>> (1) mengakibatkan luka berat, pelaku dipidana dengan
>
>>> pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda
>
>>> paling banyak Rp24.000.000,00 (dua puluh empat juta
>
>>> rupiah).
>
>>> (3) Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat
>
>>> (1) mengakibatkan orang lain meninggal dunia, pelaku
>
>>> dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima)
>
>>> tahun atau denda paling banyak Rp120.000.000,00
>
>>> (seratus dua puluh juta rupiah).
>
>>> (4) Penyelenggara Jalan yang tidak memberi tanda atau
>
>>> rambu pada Jalan yang rusak dan belum diperbaiki
>
>>> sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat (2) dipidana
>
>>> dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan atau
>
>>> denda paling banyak Rp1.500.000,00 (satu juta lima
>
>>> ratus ribu rupiah).
>
>>>
>
>>>
>
>>> _______________________________________________
>
>>> Is-lam mailing list
>
>>> [email protected]
>
>>> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
>>>
>
>>>
>
>>
>
>>
>
>>
>
>> _______________________________________________
>
>> Is-lam mailing list
>
>> [email protected]
>
>> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
>>
>
>
>
> --
>
> Sent from my mobile device
>
> _______________________________________________
>
> Is-lam mailing list
>
> [email protected]
>
> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
>
>
>
>
> __________ NOD32 4474 (20091001) Information __________
>
>
>
> This message was checked by NOD32 antivirus system.
>
> http://www.eset.com
>
>
>
>
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke