Makanya ketimbang menggelontorkan Rp 6,7 trilyun ke Bank Century yang tidak
tentu rimbanya, ada baiknya pemerintah meminjamkan Rp 2 trilyun untuk memodali
industri mobil nasional yang BEP dalam waktu 4-5 tahun dan membuka banyak
lapangan kerja.
===
Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
http://media-islam.or.id
Milis Ekonomi Nasional: [email protected]
Belajar Islam via SMS:
http://media-islam.or.id/2008/01/14/dakwah-syiar-islam-lewat-sms-mobile-phone
--- Pada Sel, 6/4/10, andryansyah rivai <[email protected]> menulis:
Dari: andryansyah rivai <[email protected]>
Judul: Re: [Is-lam] helm SNI aman....
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 6 April, 2010, 12:36 AM
Nah, soal usulan itu baru masuk akal. Saya ini masih nunggu kancil bisa untuk
umum, kok gak muncul juga, ada apa dengan pemerintah negeri ini???
From: A Nizami <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tue, April 6, 2010 12:41:57 PM
Subject: Re: [Is-lam] helm SNI aman....
Sebetulnya sepeda motor meski pakai helm SNI, dsb, tetap saja tidak aman. Jika
keserempet jatuh, kemudian ada kendaraan entah dari belakang atau dari depan
yang menggilas, umumnya korban tewas seketika.
Ada baiknya pemerintah mendukung industri mobil lokal yang harganya mulai dari
Rp 24 juta dengan konsumsi BBM sampai 1:40 (1 liter bisa 40 km). Ini selain
menghemat BBM, terjangkau oleh rakyat, membuka lapangan kerja, juga lebih aman
bagi rakyat ketimbang sepeda motor. Karena kecil (sekitar 1/3 Innova) harusnya
tidak terlalu memenuhi jalan.
http://infoindonesia.wordpress.com/2009/02/06/mobil-nasional-gea-buatan-inka-seharga-rp-50-juta/
===
Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
http://media-islam.or.id
Milis Ekonomi Nasional: [email protected]
Belajar Islam via SMS:
http://media-islam.or.id/2008/01/14/dakwah-syiar-islam-lewat-sms-mobile-phone
--- Pada Sen, 5/4/10, andryansyah rivai <[email protected]> menulis:
Dari: andryansyah rivai <[email protected]>
Judul: Re: [Is-lam] Bls: helm SNI aman....
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 5 April, 2010, 9:55 PM
SNI itu apa sih, kok kalau diikuti malah tidak standar logikanya.
Kalau harus pakai helm yang sudah SNI, mengapa persyaratan naik motor tidak ada
standarnya (atau sudah ada?), misal harus
pakai sepatu yang ujungnya tahan benturan dengan beban setengah ton misalnya,
harus pakai sarung tangan yang tahan
goresan dengan kekuatan tertentu, harus pakai pelindung lutut dan sebagainya.
Terus motornya juga harus standar SNI, karena kalau tidak, bisa membahayakan
keselamatan.
Penerapan standar kok dipilih-pilih, ada apa????
-----Berikut adalah Lampiran dalam Pesan-----
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
Apa dia selingkuh? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers.
http://id.answers.yahoo.com_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam