Ass. WW
Benar sekali ! Hari kiamat dirahasiakan kedatangannya. Sayangnya yang akan 
terjadi adalah almahamah al kubro atau huru hara besar dan bukan kiamat, 
jadi tidak termasuk yang dirahasiakan. Gejala akan adanya kenaikan muka 
air laut secara global di kurtub selatan, kutub utara dan Greenland adalah 
bukti nyata bagi akan terjadinya bagian terakhir rangkaian peristiwa 
almahamah. Siaran berita Metro Malam tadi malam semakin memperkuat gejala 
ini karena ternyata ditemukan sumber air panas di dasar laut di kawasan 
laut di sekitar kutub utara. Air panas yang mengalir dari dalam bumi 
seperti air yang keluar dari dalam dapur yang panas atau hangat. Dua tanur 
bumi sudah dinyalakan, satu adalah semburan lumpur panas Sidoarjo dan satu 
lagi di dasar laut di daerah kutub utara dan tentu anda ingat peristiwa 
sebelum banjir besar Nabi Nuh  dimana tanur bumi akan dinyalakan dahulu. 
Dengan demikian almahamah al kubro berada dalam jalur on the right track 
dan kami sedang usahakan mengetahui on the right schedulnya. 
Wassalam.
Djarot D

alamat email: [EMAIL PROTECTED]



"Agus Rasidi" <[EMAIL PROTECTED]> 
07/28/2008 03:07 PM
Please respond to
[email protected]


To
<[email protected]>
cc

Subject
Re: [Ar-Royyan-8008] Bolehkah Bersikap Santai Menghadapi Hari Kiamat?







Bila demikian keadaannya, bolehkah seorang muslim bersikap santai dan acuh 
 tak acuh terhadap peristiwa dahsyat Kiamat? Sudah barang tentu TIDAK…! 
Sebab  tidak seorangpun mengetahui kapan datangnya hari Kiamat. Jangankan 
sembarang  manusia, bahkan Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam 
sekalipun tidak tahu  persis hari, tanggal, bulan dan tahun bakal 
terjadinya hari  Kiamat.


يَسْأَلُكَ النَّاسُ عَنِ السَّاعَةِ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا  عِنْدَ 
اللَّهِ


”Manusia bertanya kepadamu tentang hari  berbangkit/hari Akhir/hari
Kiamat. Katakanlah, "Sesungguhnya pengetahuan  tentang hari itu hanya di 
sisi Allah.” (QS Al-Ahzab ayat 63)

wassalam
----- Original Message ----- 
From:  [EMAIL PROTECTED] 
To: [email protected] 
Sent: Monday, July 28, 2008 2:10 PM
Subject: Re: [Ar-Royyan-8008] Bolehkah  Bersikap Santai Menghadapi Hari 
Kiamat?


Ass. WW 
Tak lama lagi almahamah al kubro atau huru hara besar  sebagai solusi 
global warming akan terjadi. Kejadiannya tidak sedahsyat  kiamat, tapi 
 cukup menggemparkan. Setidaknya dengan melihat badai  halilintar yang 
merata di seluruh dunia, angin kencang di atas tanah Jawa yang  akan 
mencapai top speed 924 km/jam dan membuat apa saja yang dilewatinya 
menjadi debu, suara mengguntur dari dalam bumi yang akan diikuti gempa 14 
scala richter yang memindahkan 32 juta orang zalim di atas tanah Jawa ke 
alam  barzah dan membuat pulau Jawa terbagi 3, kematian masyarakat bagai 
buduk  kambing yang memindahkan 4.2 milyar manusia ke alam barzah dan 
kenaikan muka  air laut secara global setinggi 33 m akan membuat simulasi 
kiamat dalam skala  kecil terjadi.  Selama 3 bulan akan menjadi awal 
peralihan dari masa  raja-raja yang memaksakan kehendak berganti menjadi 
masa kekhalifahan dengan  manhaj kenabian yang akan berpusat di tanah 
Jawa. Sebuah peristiwa yang akan  membuat denyut kehidupan dunia berubah 
menyadarkan manusia supaya kembali ke  tujuan penciptaannya. Kami 
persilahkan anda yang mengaku sebagai manusia yang  beriman dan bertakwa 
kepada Allah SWT Tuhan seru sekalian alam mempersiapkan  diri. Waktu yang 
tersedia adalah kira-kira 3 minggu dari saat ini. 
Wassalam WW 
Djarot D   

alamat  email: [EMAIL PROTECTED] 



[EMAIL PROTECTED]  

07/28/2008 01:22 PM 
Please respond  to
[email protected]



To
[email protected],  "MILIS DKM AL IKHLAS" <[EMAIL PROTECTED]> 
cc

Subject
[Ar-Royyan-8008]  Bolehkah Bersikap Santai Menghadapi Hari  Kiamat?







Assalaamualaikum Warahmatullahi  Wabarakatuh

Semoga bisa menjadi bahan  penambah keTaqwaan kita semua
Amien

Wassalam,

Bolehkah Bersikap  Santai Menghadapi Hari Kiamat?


29 Jun  08 15:22 WIB


www.eramuslim.com


Oleh  Ihsan Tandjung


Ummat Islam sangat  disayang oleh Allah subhaanahu wa ta’aala sehingga
mereka tidak diizinkan  Allah subhaanahu wa ta’aala mengalami peristiwa
dahsyat hari Kiamat.  Beberapa saat menjelang Kiamat akan berlangsung
Allah subhaanahu wa ta’aala  bakal mengutus angin sejuk untuk mencabut
nyawa setiap orang yang memiliki  keimanan walau seberat biji atom agar
tidak perlu mengalami dahsyatnya  peristiwa Kiamat. 


ثُمَّ يُرْسِلُ  اللَّهُ رِيحًا بَارِدَةً مِنْ قِبَلِ الشَّأْمِ فَلَا 
يَبْقَى عَلَى وَجْهِ  الْأَرْضِ أَحَدٌ فِي
قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ خَيْرٍ أَوْ إِيمَانٍ  إِلَّا قَبَضَتْهُ 


Rasulullah  bersabda: “Kemudian Allah melepaskan angin dingin yang
berhembus dari Syam.  Maka tidak seorangpun dari manusia yang beriman
kecuali dicabut nyawanya.”  (HR Muslim 14/175) 


قَالَ رَسُولُ  اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ 
يَبْعَثُ رِيحًا مِنْ  الْيَمَنِ أَلْيَنَ مِنْ
الْحَرِيرِ فَلَا تَدَعُ أَحَدًا فِي قَلْبِهِ قَالَ  أَبُو عَلْقَمَةَ 
مِثْقَالُ حَبَّةٍ و قَالَ عَبْدُ الْعَزِيزِ
مِثْقَالُ  ذَرَّةٍ مِنْ إِيمَانٍ إِلَّا قَبَضَتْهُ 


”Sesungguhnya Allah subhaanahu wa ta’aala akan mengutus suatu  angin
yang lebih lembut dari sutera dari arah Yaman. Maka tidak  seorangpun
(karena angin tersebut) yang akan disisakan dari orang-orang  yang
masih ada iman walau seberat biji dzarrah (atom) kecuali akan  dicabut
ruhnya.” (HR Muslim 1098) 


Setelah semua orang beriman dicabut nyawanya dari muka bumi,  maka
tersisalah manusia-manusia paling jahat, paling kafir, paling  musyrik
di dunia. Atas mereka inilah Kiamat bakal terjadi. Sehingga  peristiwa
Kiamat menjadi azab mengerikan yang menimpa mereka sebelum azab  lebih
dahsyat yang menanti mereka di akhirat kelak. 


عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  قَالَ لَا تَقُومُ 
السَّاعَةُ إِلَّا عَلَى شِرَارِ  النَّاسِ


Nabi Muhammad shollallahu  ’alaih wa sallam bersabda: “Kiamat tidak
akan berlangsung kecuali menimpa  atas orang-orang yang paling jahat.”
(HR Muslim 5243)
… 


فَيَبْقَى شِرَارُ النَّاسِ فِي خِفَّةِ الطَّيْرِ  وَأَحْلَامِ السِّبَاعِ 
لَا يَعْرِفُونَ مَعْرُوفًا وَلَا
يُنْكِرُونَ  مُنْكَرًا فَيَتَمَثَّلُ لَهُمْ الشَّيْطَانُ فَيَقُولُ أَلَا 
تَسْتَجِيبُونَ  فَيَقُولُونَ فَمَا تَأْمُرُنَا
فَيَأْمُرُهُمْ بِعِبَادَةِ الْأَوْثَانِ  وَهُمْ فِي ذَلِكَ دَارٌّ 
رِزْقُهُمْ حَسَنٌ عَيْشُهُمْ ثُمَّ يُنْفَخُ فِي  الصُّورِ 


..." sehingga yang tersisa  hanya manusia jahat yang tidak memiliki
keimanan. Mereka tidak mengetahui  mana yang baik dan mana yang buruk
hingga syetan muncul dan berkata:  ”Mengapa kalian tidak memenuhi
seruanku saja?” Mereka menjawab: ”Apa yang  kalian perintahkan pada
kami?” Syetan memerintahkan kepada mereka untuk  menyembah berhala.
Maka merekapun mengikuti saran tersebut. Sedangkan  mereka berada dalam
kehidupan yang serba berkecukupan, kemudian ditiuplah  sangkakala (hari
kiamatpun datang).” (HR Muslim 14/175) 


(Embedded image moved to file:  pic19072.jpg)


Bila demikian  keadaannya, bolehkah seorang muslim bersikap santai dan
acuh tak acuh  terhadap peristiwa dahsyat Kiamat? Sudah barang tentu
TIDAK…! Sebab tidak  seorangpun mengetahui kapan datangnya hari Kiamat.
Jangankan sembarang  manusia, bahkan Nabi Muhammad shollallahu ’alaih
wa sallam sekalipun tidak  tahu persis hari, tanggal, bulan dan tahun
bakal terjadinya hari  Kiamat. 


يَسْأَلُكَ النَّاسُ عَنِ  السَّاعَةِ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ 
اللَّهِ


”Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit/hari  Akhir/hari
Kiamat. Katakanlah, "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari itu  hanya
di sisi Allah.” (QS Al-Ahzab ayat 63) 


Jadi kita tidak dibenarkan menyikapi hari Kiamat  dengan
bersantai-santai hanya mentang-mentang kita termasuk muslim  yang
dijamin tidak bakal mengalaminya. Padahal kita tidak tahu  persisnya
kapan hari itu akan tiba. Yang pasti, Allah subhaanahu wa  ta’aala
memerintahkan Nabi shollallahu ’alaih wa sallam untuk  mengkondisikan
ummatnya agar meyakini bahwa hari Kiamat sudah dekat  waktu
kedatanganannya. Walau kedatangannya tidak jelas, tapi ummat  diarahkan
untuk selalu standby menghadapinya dengan menghayati  bahwa
kedatangannya sudah dekat. Tidak ada satupun ayat maupun hadits  yang
membenarkan sikap menganggap bahwa Kiamat masih jauh. 


وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ السَّاعَةَ تَكُونُ  قَرِيبًا


“Dan tahukah kamu (hai  Muhammad), boleh jadi hari itu sudah dekat
waktunya.” (QS Al-Ahzab ayat  63) 


عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ  اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ 
بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ  كَهَاتَيْنِ
قَالَ وَضَمَّ السَّبَّابَةَ وَالْوُسْطَى (مسلم) 


Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu  ’anhu berkata:
Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: “Aku dan  hari kiamat
diutus (berdampingan) seperti ini.” Anas berkata:”Dan  beliau
menghimpun jari tengah dan jari telunjuknya.” (HR Muslim  14/193) 


Di samping itu, Nabi Muhammad  shollallahu ’alaih wa sallam
mengingatkan kita bahwa beberapa saat sebelum  tibanya hari Kiamat
dunia bakal diselimuti rangkaian fitnah yang begitu  dahsyat sehingga
menjadi laksana potongan malam yang gelap-gulita.  Sedemikian hebatnya
keadaan fitnah-fitnah saat itu sehingga akan banyak  dijumpai orang
yang begitu mudah berubah menjadi kafir padahal asalnya  beriman.
Bahkan perubahan dari iman menjadi kafir tersebut berlangsung  dalam
tempo yang sangat singkat. Tidak memerlukan proses dan waktu  yang
lama. 


إِنَّ بَيْنَ يَدَيْ  السَّاعَةِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ 
يُصْبِحُ الرَّجُلُ فِيهَا  مُؤْمِنًا
وَيُمْسِي كَافِرًا وَيُمْسِي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ  كَافِرًا 


”Sesungguhnya menjelang hari  Kiamat banyak fitnah bermunculan laksana
malam gelap. Pagi hari seseorang  beriman dan sore harinya kafir. Sore
hari beriman paginya kafir.” (HR Ibnu  Majah 11/455) 


Dunia yang kita hadapi  dewasa ini saja sudah terasa diwarnai begitu
banyak fitnah. Marilah kita  bersungguh-sungguh mempersiapkan diri
menghadapi bakal datangnya hari  dahsyat Kiamat. Marilah kita jauhi
sikap santai dan acuh tak acuh terhadap  fenomena hidup di Akhir Zaman
menjelang datangnya Kiamat. Marilah kita  tingkatkan pengetahuan dan
keyakinan kita akan tanda-tanda menjelang  datangnya Kiamat agar kita
dapat mengantisipasi dan menyesuaikan diri  dengan skenario ilahi yang
bakal –insyaAllah- pasti terjadi. Semoga Allah  subhaanahu wa ta’aala
memasukkan kita ke dalam golongan yang tidak salah  mensikapi segenap 
tanda demi tanda Akhir  Zaman yang kian membenarkan kenabian Rasulullah 
Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam. 
[attachment "pic19072.jpg" deleted by Djarot  Dwikarjanto/Wiratman & 
Associates] 
------------------------------------------------------------------
-  Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website  http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com - 


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG. 
Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.5.6/1574 - Release Date: 7/25/2008 
4:27 PM


Kirim email ke